SELAMAT DATANG DIBLOG HARIAN RADAR KARAWANG, KORAN TERBESAR DI KABUPATEN KARAWANG, SUBANG, PURWAKARTA DAN SEKITARNYA..

16 September 2011

Heryawan: Tak Ada Sukses Tanpa Pendidikan

GUBERNUR Jawa Barat, Ahmad Heryawan mengatakan peran pendidik sangat menentukan masa depan suatu bangsa. Bahkan, sumber kemakmuran sebuah bangsa adalah pengetahuan. 
“Dan pengetahuan tersebut tidak dapat diperoleh tanpa pendidikan, tidak ada orang sukses dan berkarya tanpa sentuhan pendidik. Bapak dan ibu guru pun dalam kategori agama maupun kenegaraan memiliki status dan kedudukan yang sangat tinggi, tanpa guru tidak akan ada kemajuan," ujar Heryawan di Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.
Ia mengatakan, guru sebagai pengukir kemajuan peradaban di muka bumi, guru merupakan umat  manusia yang dapat menghadirkan nasehat kepada anak didik untuk menatap masa depan dengan sebaik-baiknya.
"Seperti itulah fungsi bapak dan ibu guru, sehingga perhatian pemerintah kepada para pendidik akan semakin baik, saat perhatian pemerintah belum sampai, janganlah sampai mengganggu keikhlasan para guru dalam mendidik para anak didik penerus bangsa," jelasnya.
Ia mengatakan, masa depan harus diperhatikan dengan baik sebagai bagian dari rancangan umur sejarah bukan  umur biologis yang sangat terbatas.  "Apabila ingin mengukir masa depan, ukirlah dengan umur sejarah bukan dengan umur biologis, sehingga apabila miliki generasi k edepan, generasi tersebut akan menjadi bagian dari umur sejarah," pungkasnya. (rk)

2 komentar:

Anonim mengatakan...

Ng0m0ng sih gampang,perhatikan jg nasib guru2 swasta,buruh pabrik aja gajih y 1,2jt/bln kami guru swasta cuman dgaji 200rbu/bln itu pun klau bos y lancar

Anonim mengatakan...

bahkan guru sekolah swasta di bawah naungan diknas di cilamaya mulai dari juli s/d september 2011 belum dapat angpau (maaf sya sebut angpau karena jumlahnya alakadarnya) gara-gara si komo lewat eeh...maksud saya gara-gara si BOS tak kunjung turun...guru oh guru angpaumu tak seharum pengabdianmu... bahkan guru sekolah swasta di bawah naungan diknas di cilamaya mulai dari juli s/d september 2011 belum dapat angpau (maaf sya sebut angpau karena jumlahnya alakadarnya) gara-gara si komo lewat eeh...maksud saya gara-gara si BOS tak kunjung turun...guru oh guru angpaumu tak seharum pengabdianmu...

Poskan Komentar

Silahkan beri komentar

 
Tentang Kami | Info Iklan | Ketentuan Layanan