| Lantaran perbaikan jalan yang dilakukan Pemkab Karawang lambat, warga memperbaiki jembatan secara swadaya. |
H Sodikin, tokoh masyarakat Desa Bayurlor mengatakan bahwa jembatan tersebut sangat vital bagi masyarakt Desa Bayur Lor, Sukamulya dan desa-desa sekitarnya karena jembatan tersebut menjadi pintu jalan menuju ke jalur utama Karawang-Cilamaya, sementara bagi desa-desa yang ada di sebelah selatan dan timur Desa Bayur Lor, jembatan tersebut merupakan akses menuju kantor Kecamatan Cilamaya Kulon. "Dengan pembiaran kerusakan jembatan tersebut kendaraan roda empat tidak bisa melintasi jembatan tersebut, sehingga mengganggu lalulintas dan usaha angkutan, secara ekonomi kerusakan jembatan ini juga merugikan masyarakat secara luas, terlebih sebentar lagi akan menghadapi musim panen raya," paparnya.
Menurut H Safrudin, untuk memperbaiki jembatan tersebut, ia secara sukarela menyumbang batang pohon kelapa untuk digunakan sebagai penutup lubang jembatan. "Kalau tidak ada kesadaran seperti itu, mobil tidak bisa lewat, sementara nunggu untuk perbaikan yang dilakukan oleh pemerintah desa atau kabupaten entah kapan waktunya, maka dengan upaya masyarakat yang dilakukan secara swadaya ini, jembatan ini bisa dilintasi kendaraan roda empat, meskipun bersifat sementara," jelas tokoh masyarakat Desa Sukamulya ini.
Pantauan RAKA hingga sore kemarin, jembatan Desa Bayur Lor sudah mulai bisa dilewati oleh kendaraan roda 4. Meskipun sudah bisa dilewati, para sopir diminta berhati-hati karena batang pohon kelapa yang disusun di atas lubang jembatan yang ambrol tersebut posisinya tidak rata dengan material jembatan yang ada. Selain itu, di sisi badan jembatan yang ditambal dengan batang pohon kelapa juga masih ada yang menganga. (awi)
Jumat, September 16, 2011
Radar Karawang





0 komentar:
Poskan Komentar
Silahkan beri komentar