<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671</id><updated>2012-02-02T21:34:18.173+07:00</updated><category term='Karawang Kota'/><category term='Cikampek'/><category term='Cilamaya'/><category term='Pangkalan'/><category term='Gen-X'/><category term='Bisnis'/><category term='Purwakarta'/><category term='Subang'/><category term='Plered'/><category term='Dengklok'/><title type='text'>Radar Karawang News</title><subtitle type='html'>Koranna Urang Karawang, Subang, Purwakarta dan sekitarnya...</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>16532</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-1232864356546584128</id><published>2011-09-16T05:29:00.001+07:00</published><updated>2011-09-16T05:29:57.892+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Karawang Kota'/><title type='text'>Karawang 378 Tahun, Kemiskinan Terus Membelenggu, Realisasi Pembangunan Masih Lambat</title><content type='html'>&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp;"Dari analisis indikator dan variabel peyusun IKM yang mempunyai indikasi kesehatan paling buruk di Jawa Barat adalah Kabupaten Karawang, Majalengka, Subang, Sukabumi, Garut, dan Kabupaten Cirebon.. " &lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-0s6gcqRjzks/TnJ8NA1ghlI/AAAAAAAAEqI/wh6w-Zvek7g/s1600/miskin.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="164" src="http://2.bp.blogspot.com/-0s6gcqRjzks/TnJ8NA1ghlI/AAAAAAAAEqI/wh6w-Zvek7g/s320/miskin.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;MISKIN: Kampung Cijambe, Telukjambe Barat &lt;br /&gt;salah satu potret kemiskinan di Karawang. &lt;br /&gt;Padahal, lokasi kampung ini hanya 1 km dari kawasan industri KIIC. &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;KARAWANG, RAKA- Pemkab Karawang hingga memasuki triwulan ketiga, atau tepat diusia daerah lumbung padi Jawa Barat ini menginjak tahun ke 378, menurut politisi dari PKB, HM. Solihin, belum ada gebrakan yang cukup membanggakan. Karena dari sekian program yang berjalan, menurutnya, sebagian kecil tindaklanjut program sebelumnya yang telah dirintis pemerintahan kemarin. Malah terkait penanggulangan kemiskinan, sebut dia, belum dianggap berhasil jika sekadar membanggakan keberhasilan penyaluran raskin.&lt;br /&gt;"Sebaiknya Pemkab memfokuskan orientasi pembangunan, terutama untuk meningkatkan PAD kepada 3 sektor. Yaitu, pertanian, kelautan, dan pariwisata. Ini potensi Karawang yang sangat mungkin masih bisa dikembangkan guna mendongkrak pendapatan bagi kas daerah. Kalau mau jujur, ketiga potensi tersebut masih terkesan hanya sebatas seremonial. Belum mengarah ke upaya lebih serius. Apalagi di antara sektor-sektor itu pada kenyataannya selalu sering memunculkan permasalahan," ujar Solihin.&lt;br /&gt;Mengomentari penyerapan belanja tidak langsung atau belanja publik yang diklaim Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) telah terealisasi Rp 720 miliar dari target Rp 1,052 triliun, Solihin merasa perlu mempertanyakannya. Sebab berdasarkan angka persentase, pos belanja pembangunan bagi kepentingan masyarakat ini berarti telah mencapai 60 persen. Secara kasat mata, diketahui Solihin, hingga kini belum ada realisasi pembangunan yang sedang ditunggu masyarakat secara optimal.&lt;br /&gt;"Sebaliknya, saya lebih melihat bahwa realisasi pembangunan belum nampak. Jadi darimana angka penyerapan sampai 60 persen itu? Bukan hanya saya, masyarakat sendiri pasti akan bilang kalau pembangunan di Karawang terlambat. Keterlambatan ini saya kira lebih kepada lemahnya manajemen di level 1 dan 2. Yakni, bupati dan para kepala OPD. Karena pada era pemerintahan Dadang S. Muchtar birokrasinya masih tetap orang-orang ini. Uang atau anggaran yang dimiliki kas daerah juga tidak jauh beda, bahkan sekarang naik menjadi Rp 1,9 triliun dari sebelumnya Rp 1,7 triliun. Tapi hasilnya masih morat-morit," nilai Solihin.&lt;br /&gt;Sehingga ia berani menyebut, kondisi demikian terjadi akibat salah urus. Solusi yang ditawarkan dia, sebaiknya bupati segera melakukan evaluasi kinerja terhadap dinas, badan, atau kantor (OPD) dengan mengoptimalkan peran dan fungsi Inspektorat agar kesalahan ini tidak terulang kedua kalinya. Bagi OPD yang berprestasi, maka bupati berkewajiban memberikan reward atau penghargaan. Sedangkan yang prestasinya buruk, hemat Solihin, bupati tidak boleh ragu untuk mengambil tindakan mengganti pejabat bersangkutan.&lt;br /&gt;"Hal lain yang perlu dilakukan, bupati agar dapat menempatkan orang (pegawai -red) sesuai dengan keahliannya. Makanya perlu dibuatkan job analisis. Sehingga siapa mengerjakan apa, hasilnya seperti apa, akan mudah diukur. Besarnya potensi Karawang, baik potensi SDM maupun SDA (sumber daya alam -red) harus diimbangi profesionalitas para pelaksana kebijakan. Setelah itu, outputnya masyarakat Karawang bisa menikmati pembangunan dengan baik," saran Solihin. &lt;br /&gt;Kesehatan Paling Buruk&lt;br /&gt;Sementara itu, keberadaan industri dan pertanian yang mendominasi aktivitas ekonomi warga belum banyak membantu Kabupaten Karawang bebas dari belenggu kemiskinan. Faktor budaya dan "miskin warisan" membentuk pola kemiskinan kultural dan natural yang terus berlangsung. Jumlah rumah tangga miskin di daerah ini masih tinggi. Selain terbentuk karena proses alami, angka kemiskinan di Karawang sulit ditekan karena faktor budaya. Kondisi ekonomi sejumlah keluarga tak lekas membaik meski telah beberapa kali mendapat bimbingan dan stimulus dari pemerintah.&lt;br /&gt;Ada keluarga yang menerima beberapa jenis bantuan kredit, bantuan teknologi tepat guna, bantuan langsung tunai, sekaligus jaminan kesehatan masyarakat miskin beberapa tahun berturut-turut. Namun, mereka tetap miskin, ingin selalu mendapat bantuan, dan tidak mengelola sebagian penghasilannya untuk keperluan produktif.&lt;br /&gt;Sejumlah keluarga mewarisi kemiskinan orangtuanya. Akibat keterbatasan ekonomi, anak-anak mereka putus sekolah, sulit mencari pekerjaan, dan akhirnya jatuh pada lubang yang sama. Mereka umumnya tinggal di desa-desa di pesisir utara Karawang. Ironi&lt;br /&gt;Tingginya angka kemiskinan di Karawang adalah ironi. Dengan luas sawah mencapai 52 persen dari total wilayah dan 87 persen di antaranya berpengairan teknis, Karawang mampu memproduksi lebih dari 1,137 juta ton gabah kering panen atau 636.978 ton beras per tahun. Jumlah itu menyumbang sekitar 11,08 persen bagi produksi Jabar.&lt;br /&gt;Sektor industri juga terus tumbuh sejak ditetapkan sebagai wilayah pengembangan industri tahun 1989. Kini terdapat sekitar 500 perusahaan yang tersebar di sejumlah kawasan industri di Karawang dan menyerap seperempat angkatan kerja dari total sekitar 800.000 orang.&lt;br /&gt;Dibandingkan dengan kabupaten lain di Jawa Barat, kabupaten/kota di Jawa Barat memang sebagian besar tergolong dalam klasifikasi menengah tinggi, yaitu sebanyak 14 kabupaten/kota dari 22 kabupaten kota yang ada atau sekitar 67 %. Sedangkan sisanya sebanyak 7 kabupaten / kota berada pada klasifikasi menengah rendah. Meskipun tidak ada kabupaten / kota yang tergolong berderajat kemiskinan tinggi, akan tetapi juga tidak ada satupun kabupaten/kota yang berderajat kemiskinan rendah. Dengan komposisi seperti itu bisa dikatakan bahwa tingkat kemiskinan kabupaten/kota di Jawa Barat secara relatif hampir sama.&lt;br /&gt;Dari nilai IKM kabupaten/kota di Jawa Barat, masih terindikasikan bahwa daerah perdesaan yang direpresentasikan oleh daerah kabupaten masih menjadi konsentrasi penduduk miskin. Kenyataan tersebut terlihat dari mayoritas kabupaten yang berada pada klasifikasi menengah tinggi. Dari 16 kabupaten di Jawa Barat, hanya 3 kabupaten yang berada pada klasifikasi menengah rendah. Itupun dengan catatan untuk Kabupaten Bogor dan Kabupaten Ciamis mempunyai nilai yang hanya 0,1 di bawah klasifikasi menengah tinggi, yaitu mempunyai nilai indeks 25,9. Satu kabupaten lainnya dalam klasifikasi ini yaitu Kabupaten Bekasi dengan nilai indeks 22,4.&lt;br /&gt;Sebaliknya untuk daerah-daerah dengan predikat kota mayoritas berada pada klasifikasi menengah rendah. Hanya Kota Bogor yang berada pada klasifikasi menengah tinggi dengan nilai indeks 27,1.&lt;br /&gt;Dari analisis indikator dan variabel peyusun IKM dapat dilihat untuk indikator kesehatan kabupaten / kota yang mempunyai indikasi kesehatan paling buruk di Jawa Barat adalah Kabupaten Majalengka, Kabupaten Karawang, Kabupaten Subang, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Garut, dan Kabupaten Cirebon. Untuk variabel Penduduk Meninggal Sebelum Usia 40, Kabupaten Garut, Kabupaten Sukabumi, dan Kabupaten Karawang mempunyai persentase yang paling besar, yaitu masing-masing sebesar 27,9 % untuk Kabupaten Garut dan 22,7 % untuk Kabupaten Sukabumi dan Karawang. Sedangkan untuk variabel Balita Berstatus Gizi Kurang, Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Subang merupakan kabupaten yang mempunyai persentase bayi berstatus gizi kurang paling besar, yaitu sebesar 37,3 % dan 34,8 %.&lt;br /&gt;Berdasarkan penelaahan terhadap nilai indeks kemiskinan manusia di atas, kabupaten/kota di Jawa Barat bisa melihat tingkat kemiskinan di daerahnya masing-masing relative. Disamping itu, juga bisa melihat pada variabel apa daerah tersebut mempunyai nilai yang sangat rendah sehingga perlu perbaikan yang mendesak.&lt;br /&gt;Memang, IKM hanya salah satu bentuk simplipikasi dari berbagai dimensi kemiskinan yang sangat kompleks. Meskipun demikian, hasil dari IKM ini semoga bisa menjadi indikasi atau gambaran awal bagi daerah dengan harapan masing-masing daerah bisa melakukan instropeksi untuk selanjutnya bisa menjadi motivasi untuk bekerja lebih keras dalam mengentaskan masalah kemiskinan ini. (vins/raka)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-1232864356546584128?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/1232864356546584128/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/karawang-378-tahun-kemiskinan-terus.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/1232864356546584128'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/1232864356546584128'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/karawang-378-tahun-kemiskinan-terus.html' title='Karawang 378 Tahun, Kemiskinan Terus Membelenggu, Realisasi Pembangunan Masih Lambat'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-0s6gcqRjzks/TnJ8NA1ghlI/AAAAAAAAEqI/wh6w-Zvek7g/s72-c/miskin.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-6091540936606550101</id><published>2011-09-16T05:27:00.001+07:00</published><updated>2011-09-16T05:27:00.326+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Karawang Kota'/><title type='text'>Bupati: Karawang Percontohan Raskin</title><content type='html'>KARAWANG, RAKA - Mewakili Gubernur Jawa Barat, Kepala Bakorwil wilayah Karawang-Purwakarta, H. Ruhiyat, mengingatkan aparatur Pemkab di sini agar lebih meningkatkan kinerja dalam melayani rakyat. Selain itu, pertanian yang menjadi sektor unggulan di Kabupaten Karawang tetap dipertahankan. Pertumbuhan penduduk yang kian cepat seiring meningkatnya urbanisasi ke provinsi ini, kata dia, tidak lantas predikat lumbung padi bagi Karawang bergeser akibat area pertanian teknis tergusur.&lt;br /&gt;"Pertanian harus didorong disamping perlu terus menumbuhkan ekonomi kerakyatan pada sektor lain. Dan pertumbuhan industrialisasi yang memanfaatkan lahan-lahan non produktif menjadi sektor lain yang harus mampu turut menyejahterakan masyarakat. Hanya saja, bagi Pemkab Karawang tidak boleh mengijinkan lahan pertanian berubah fungsi," wanti-wanti Ruhiyat saat memberikan sambutan atas nama Pemprov Jawa Barat di hadapan rapat paripurna DPRD istimewa dalam rangka HUT Kabupaten Karawang ke 378, Rabu (14/9) pagi.&lt;br /&gt;Menyinggung program prioritas pemerintah, Ruhiyat juga menggarisbawahi agar pelayanan pendidikan terus menjadi perhatian serius, termasuk keterlibatan kaum perempuan dalam pembangunan. "Pemkab tidak boleh kenal lelah bekerja. Ikuti aturan yang berlaku demi mewujudkan perubahan yang makin baik. Pertahankan dan tingkatkan prestasi yang telah diraih Kabupaten Karawang selama ini," tandasnya.&lt;br /&gt;Sebelumnya pada kesempatan sama, Bupati Ade Swara mengemukakan, bahwa prioritas pembangunan Kabupaten Karawang tahun 2011 untuk pendidikan mendapatkan alokasi anggaran terbesar mencapai Rp 856,67 miliar, atau 43,32 persen. Sedangkan anggaran bidang kesehatan Rp 112,09 miliar, atau 12,12 persen. Bidang ekonomi mencapai Rp 75,313 miliar, atau 8,14 persen. Sedangkan bidang infrastruktur pos anggarannya diberikan Rp 250,70 miliar atau 27,11 persen.&lt;br /&gt;"Kesejahteraan seluruh rakyat Kabupaten Karawang merupakan titik akhir yang dituju dalam setiap program pembangunan yang akan dilaksanakan. Guna mencapai tujuan tersebut, pemerintah daerah pada tahun ini telah menetapkan kebijakan penanggulangan kemiskinan yang diwujudkan melalui strategi penanggulangan kemiskinan daerah. Keberhasilan program-program ini di antaranya dapat terlihat dari keberhasilan penanganan program beras untuk keluarga miskin atau raskin. Dimana pemerintah pusat akhirnya menetapkan Kabupaten Karawang sebagai pilot project program nasional fortifikasi raskin," beber bupati.&lt;br /&gt;Di sisi lain, lanjut bupati, upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat juga diimplementasikan melalui berbagai kebijakan lintas sektor, khususnya di sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi kerakyatan. Di bidang pendidikan, sebut bupati, Pemkab terus mempertahankan keberadaan program 'decentralized based education' (DBE) 1, 2, 3 guna peningkatan kualitas pengajaran peserta didik, mutu pendidik, dan tenaga kependidikan, serta penguatan life skills bagi siswa SD, SMP, dan SMA.&lt;br /&gt;"Pemkab juga mempertahankan pemberian sumbsidi biaya operasional pendidikan dari SD hingga SMA. Pemberian beasiswa, penguatan akuntabilitas pengelola keuangan sekolah, serta menjaring partisipasi masyarakat maupun sektor swasta di bidang pendidikan melalui program corporate social responsibility (CSR). Dari program CSR tersebut pada tahun 2011 ini, telah terbangun SMP Terpadu Al-Hasanat ElTahfid di Kecamatan Jatisari. Termasuk gedung baru SDN Karangligar II dan SDN Cilamaya Wetan VIII," ungkap bupati.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;Di usia yang ke-378, lanjut bupati, Kabupaten Karawang telah pula menjalin kesepakatan dengan pihak Askes terkait program JPKMM, Jamkesmas, dan Jamkesda dalam upaya menjamin peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Serta menyelenggarakan program rintisan universal coverage hingga Jampersal. Ini, kata bupati, merupakan jaminan persalinan bagi ibu hamil yang akan melahirkan. Sedangkan terkait sanitasi lingkungan bagi masyarakat di sekitar daerah aliran sungai (DAS) Citarum besertan saluran irigasi Tarum Timur, menurutnya, telah dibentuk kelembagaan sanitasi terpadu berbasis masyarakat.&lt;br /&gt;"Keberhasilan lainnya adalah ditetapkannya Kabupaten Karawang sebagai pilot project kabupaten/kota layak anak. Dimana lapang karangpawitan ditetapkan sebagai pusat kegiatan anak. Selain itu, telah terdapat dua unit selter di dua kecamatan yang diperuntukan bagi pengurangan pekerja anak. Hal lainnya, untuk mengakselerasi pembangunan, Pemkab berupaya menyediakan infrastturkut penunjang bagi kegiatan perekonomian daerah. Infrastruktur penunjang tersebut beberapa di antaranya telah dan sedang dalam proses pembangunan. Yaitu pelestrarian dan pengembangan situs cagar budaya seperti Candi Jiwa maupun Candi Belandongan. Begitu pun pembangunan jembatan Sukaharja dan jembatan Batujaya penghubung lintas Pantura Jakarta, Bekasi, Karawang, dan Subang," urai bupati.&lt;br /&gt;Upaya untuk terus meningkatkan kondusifitas iklim investasi dan perkembangan industri daerah, lanjut bupati, dilakukan melalui penyusunan rencana tata ruang wilayah yang tepat serta penyediaan peningkatan kualitas sarana prasaranan investasi. Dengan demikian, sebutnya, perkembangan dunia investasi dan industri dapat semakin terjamin tanpa mengganggu stabilitas bagi perkembangan sektor pertanian daerah. Salah satunya, kata bupati, dengan membentuk lembaga khusus yang menangani penanaman modal dan pelayanan perijinan untuk kemudahan investasi. Dengan harapan, pembentukan lembaga operasionalnya dapat berlangsung pada tahun 2012.&lt;br /&gt;"Sedangkan dalam aspek ketenagakerjaan, hingga semester pertama tahun 2011 Pemkab telah berhasil menempatkan 17.814 orang tenaga kerja dari 26.798 pencari kerja yang terdaftar di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Selain itu, Pemkab juga telah memberangkatkan 3.786 orang tenaga kerja Indonesia asal Karawang ke sejumlah daerah di Timur Tengah hingga Asia Pasifik. Sejak tahun 2011 Pemkab sudah pula menertibkan Perda nomor 1 tahun 2011 tentang penyelenggaraan tenaga kerja yang antara lain mengatur komposisi tenaga kerja sebanyak 60 persen tenaga kerja asli Karawang, dan 40 persen lainnya dari luar daerah," ucap bupati lagi. (vins)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-6091540936606550101?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/6091540936606550101/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/bupati-karawang-percontohan-raskin.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/6091540936606550101'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/6091540936606550101'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/bupati-karawang-percontohan-raskin.html' title='Bupati: Karawang Percontohan Raskin'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-3242855915503308491</id><published>2011-09-16T05:25:00.001+07:00</published><updated>2011-09-16T05:25:40.969+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Karawang Kota'/><title type='text'>Heryawan: Tak Ada Sukses Tanpa Pendidikan</title><content type='html'>GUBERNUR Jawa Barat, Ahmad Heryawan mengatakan peran pendidik sangat menentukan masa depan suatu bangsa. Bahkan, sumber kemakmuran sebuah bangsa adalah pengetahuan.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;“Dan pengetahuan tersebut tidak dapat diperoleh tanpa pendidikan, tidak ada orang sukses dan berkarya tanpa sentuhan pendidik. Bapak dan ibu guru pun dalam kategori agama maupun kenegaraan memiliki status dan kedudukan yang sangat tinggi, tanpa guru tidak akan ada kemajuan," ujar Heryawan di Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.&lt;br /&gt;Ia mengatakan, guru sebagai pengukir kemajuan peradaban di muka bumi, guru merupakan umat&amp;nbsp; manusia yang dapat menghadirkan nasehat kepada anak didik untuk menatap masa depan dengan sebaik-baiknya.&lt;br /&gt;"Seperti itulah fungsi bapak dan ibu guru, sehingga perhatian pemerintah kepada para pendidik akan semakin baik, saat perhatian pemerintah belum sampai, janganlah sampai mengganggu keikhlasan para guru dalam mendidik para anak didik penerus bangsa," jelasnya.&lt;br /&gt;Ia mengatakan, masa depan harus diperhatikan dengan baik sebagai bagian dari rancangan umur sejarah bukan&amp;nbsp; umur biologis yang sangat terbatas.&amp;nbsp; "Apabila ingin mengukir masa depan, ukirlah dengan umur sejarah bukan dengan umur biologis, sehingga apabila miliki generasi k edepan, generasi tersebut akan menjadi bagian dari umur sejarah," pungkasnya. (rk)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-3242855915503308491?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/3242855915503308491/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/heryawan-tak-ada-sukses-tanpa.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/3242855915503308491'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/3242855915503308491'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/heryawan-tak-ada-sukses-tanpa.html' title='Heryawan: Tak Ada Sukses Tanpa Pendidikan'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-7816376523944357467</id><published>2011-09-16T05:24:00.001+07:00</published><updated>2011-09-16T05:24:57.154+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Karawang Kota'/><title type='text'>Pengadilan Belanda Menangkan Keluarga Korban Rawagede</title><content type='html'>DEN HAAG,RAKA- Pengadilan sipil Belanda di Den Haag hari Rabu kemarin memenangkan gugatan para janda yang anggota keluarnya menjadi korban pembunuhan massal di Rawagede, Kecamatan Rawamerta oleh pasukan Belanda pada 9 Desember 1947 lalu.&lt;br /&gt;Hakim memerintahkan pemerintah Belanda untuk membayar kompensasi terhadap para janda tersebut dengan segera. Mengenai aturan soal pembayaran kompensasi kepada para janda tersebut , kata hakim, didasarkan pada undang-undang yang berlaku di Belanda. &lt;br /&gt;Hakim juga menyatakan, tidak rasional alasan yang disampaikan pemerintah Belanda bahwa gugatan ini sudah kadaluarsa. Sebelumnya pemerintah Belanda telah menyampaikan pernyataan penyesalannya terhadap pembunuhan 431 penduduk Rawagede. Dengan adanya gugatan ini, Belanda melakukan perlawanan dengan menyatakan kasus ini sudah kadaluarsa.&lt;br /&gt;Dalam putusannya, hakim menyatakan, pengadilan menolak tuntutan serupa dari para korban lainnya. Namun dari putusan ini, membuka peluang bagi para korban lainnya untuk melakukan tuntutan kepada pemerintah Belanda. Selama korban atau keluarga korban masih hidup. Persidangan dimulai sekitar pukul 8 pagi waktu Den Haag dan berlangsung sekitar satu jam. (rk)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-7816376523944357467?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/7816376523944357467/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/pengadilan-belanda-menangkan-keluarga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/7816376523944357467'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/7816376523944357467'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/pengadilan-belanda-menangkan-keluarga.html' title='Pengadilan Belanda Menangkan Keluarga Korban Rawagede'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-1869046701912575373</id><published>2011-09-16T05:23:00.001+07:00</published><updated>2011-09-16T05:23:49.367+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Karawang Kota'/><title type='text'>Awas, Krisis Pangan Mengancam</title><content type='html'>JAKARTA, RAKA - Wakil Ketua Komisi IV DPR, Herman Khaeron mengatakan Pemerintah perlu mewaspadai terjadinya kemarau panjang. Pasalnya, kemarau ini mengakibatkan lahan pertanian di daerah-daerah terancam gagal panen yang bisa mengarah pada krisis pangan.&lt;br /&gt;"Kemarau panjang yang terjadi hampir di seluruh Indonesia mengakibatkan kekeringan dan berdampak terhadap produk pertanian. Ini perlu perencanaan terpadu dan pemetaan ulang dalam rangka memenuhi kebutuhan air di sektor pertanian," kata Herman di Jakarta, Rabu (14/9).&lt;br /&gt;Menurut Herman, dua kementrian yang punya otoritas dalam sektor pertanian ini adalah Kementrian Pekerjaan Umum (PU) dan Kementrian Pertanian. Karenanya dua kementrian ini kata dia, harus membangun waduk dan embun. "Kebutuhan dibangunnya waduk dan embung mendesak untuk segera dilaksanakan," ucapnya.&lt;br /&gt;Selain mendesak membangun embung, Ketua DPP Partai Demokrat ini juga meminta dilakukan perbaikan jaringan irigasi baik primer, sekunder dan tersier dalam rangka mengantisipasi kekeringan karena kemarau panjang. "Jika kekeringan ini terus berlanjut dan berulang, kedepannya dikhawatirkan akan mengganggu produksi pangan dan bisa akan menjadi krisis pangan," tukasnya. &lt;br /&gt;Terkait itu, Guru Besar Pertanian Universitas Lampung Bustanul Arifin mengatakan akibat kemarau berkepanjangan produksi padi tahun 2011 yang dicanangkan terancam gagal tercapai. Sebab luas lahan pertanian yang mengalami kekeringan di sentra-sentra produksi padi di Indonesia begitu banyak.&lt;br /&gt;Dia menambahkan, pemerintah tidak akan mencapai target produksi tahun 2011 sebesar 70,6 juta ton Gabah Kering Giling (GKG). "Produksi padi tahun 2011 tidak akan capai target. Apalagi saat ini lahan pertanian yang mengalami kekeringan, para petani sulit untuk berproduksi," ujarnya.&lt;br /&gt;Menurutnya, Kementerian Pertanian tidak perlu terus menyatakan bahwa target produksi akan tercapai. Jika produksi tercapai, pemerintah tentu tidak akan membuka kran impor beras bagi Perum Bulog. "Kementan selalu berpatokan pada data Badan Pusat Statistik yang menyatakan produksi Aram II Kementan, 2,4% dari produksi tahun 2010. Saya justru ragukan perhitungan yang dilakukan BPS," ungkapnya.&lt;br /&gt;Bustanul menolak jika dikatakan, ketidaktercapaian target produksi karena musim kemarau berkepanjangan. Pasalnya, kemarau saat ini sebenarnya tidak begitu mengkhawatirkan sehingga bisa diantisipasi. "Para petani saat ini berjuang menyelamatkan pertaniannya melalui percepatan panen. Pemerintah seharusnya segera membantu upaya petani tersebut," ujarnya. (raka)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-1869046701912575373?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/1869046701912575373/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/awas-krisis-pangan-mengancam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/1869046701912575373'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/1869046701912575373'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/awas-krisis-pangan-mengancam.html' title='Awas, Krisis Pangan Mengancam'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-1532550544658222916</id><published>2011-09-16T05:22:00.001+07:00</published><updated>2011-09-16T05:22:13.604+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dengklok'/><title type='text'>Kades Karyamakmur Siap Dilaporkan ke Kejari</title><content type='html'>&lt;i&gt;-Kades : Penggunaan Dasomas Sudah Berjalan Sesuai Musyawarah&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BATUJAYA, RAKA - Kepala Desa (Kades) Karyamakmur, Paung, menyatakan dugaan penyalahgunaan wewenang dan pelanggaran kode etik sebagai pemimpin pemerintahan desa perlu diklarifikasi lebih lanjut. Kendati demikian, Kades tidak merasa gentar dengan dugaan yang dialamatkan pada dirinya oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Laskar Karawang terkait pelaksanaan program Dana Sosial Masyarakat (Dasomas).&lt;br /&gt;Bahkan, Kades mengaku siap memberikan pembuktian pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang, saat pengaduan secara tertulis resmi dilayangkan oleh aktivis perwakilan LSM Laskar, Kamis (15/9) hari ini. "Kita siap untuk mengklarifikasi dugaan tersebut di depan hukum. Sebab, saya pribadi sesama warga negara memiliki hak atas asas praduga tidak bersalah ketika pengaduan dilayangkan secara resmi menuju Kejari," ungkap Kades kepada RAKA, kemarin.&lt;br /&gt;Soal rencana LSM, lanjut Paung, pihaknya merasa tidak keberatan bila harus berstatus sebagai terlapor di Kejari Karawang atas dugaan penyalahgunaan program Dasomas. Sebab, secara administrasi Kades mengklaim penggunaan program Dasomas sudah berjalan sesuai hasil musyawarah bersama unsur yang dilibatkan dalam pembentukan program bantuan sosial tersebut. "Untuk itu saya meminta klarifikasi terkait dugaan tersebut. Tapi, saya pribadi tidak akan merasa berat dan lekas memohon pada LSM untuk menghentikan langkahnya mengungkap dugaan berdasarkan temuan hasil investigasi di lapangan," ungkapnya.&lt;br /&gt;Sebelumnya, LSM Laskar Karawang menilai Kades Karyamakmur telah menunggangi program Dasomas. "Kita sudah sampaikan secara lisan pada pihak Kejari. Kamis pekan ini, kita sudah rencanakan untuk melaporkan Kades secara tertulis atas nama sesama lembaga kepada pihak Kejari. Untuk itu, hari ini (kemarin) kita sampaikan surat tembusan pada pihak BPD setempat agar bisa kooperatif membantu kami dan Kejari menggungkap temuan bukti dan fakta terkait beberapa pelanggaran aturan dan kode etik yang dilakukan oleh Kadesnya," kata Ketua LSM Laskar Batujaya, Nanang kepada RAKA, usai menyerahkan surat tembusan kepada pihak BPD di kantor Desa Karyamakmur.&lt;br /&gt;Satu contoh kasus, jelasnya, LSM ini telah menyampaikan secara lisan pada Kejari soal program Dasomas. Terutama soal pemanfaatan program Dasomas bukan sebagai dana simpan pinjam khusus bagi kepala desa. Apalagi, anggaran dasomas terkumpul dengan menunggangi program beras miskin. "Bukti yang kita miliki berupa rekening perbankan atas nama Dasomas Desa Karyamakmur yang dirilis dengan seijin bagian hukum di wilayah setempat," ungkapnya.&lt;br /&gt;Bukti tersebut, jelasnya, akan segera diserahkan hari ini ke Kejari. Agar diketahui, bukti hasil kroscek di masyarakat selama Dasomas dilaksanakan Pemerintah Desa Karyamakmur telah memiliki anggaran sosial yang terkumpul dari penjualan raskin sebesar Rp 35 Juta. Hingga bulan Agustus 2011, jumlah anggaran yang terkumpul justru hanya ternilai sebesar Rp. 9 juta. Namun, Kades membantah terkait nominal angaran yang terkumpul sebagaimana diperlihatkan LSM Laskar sebagai bukti dugaan tersebut. Soal rekening perbankan atas nama Dasomas Desa Karyamakmur, Kades menyatakan anggaran Dasomas yang terkumpul per bulan September 2011 baru dirilis pada akhir bulan. "Rekening yang mereka perlihatkan masih pada bulan Agustus 2011. Untuk bulan ini, belum ada rilisan dari panitia Dasomas karena evaluasi digelar satu bulan sekali," bantahnya. (get)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-1532550544658222916?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/1532550544658222916/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/kades-karyamakmur-siap-dilaporkan-ke.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/1532550544658222916'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/1532550544658222916'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/kades-karyamakmur-siap-dilaporkan-ke.html' title='Kades Karyamakmur Siap Dilaporkan ke Kejari'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-7236165352370953906</id><published>2011-09-16T05:21:00.001+07:00</published><updated>2011-09-16T05:21:38.128+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dengklok'/><title type='text'>PKL Dengklok Utara Terancam Gulung Tikar</title><content type='html'>RENGASDENGKLOK, RAKA - Perusahaan Jasa Tirta (PJT) didampingi pemerintah desa berencana menggelar pertemuan bersama masyarakat di wilayah utara Kecamatan Rengasdengklok, menyusul persiapan untuk kegiatan pengerukan irigasi.&lt;br /&gt;Pertemuan tersebut, menurut informasi salah satu pedagang kaki lima (PKL) yang menolak disebutkan identitasnya, khusus melibatkan warga lokal selaku PKL di sepanjang bantaran irigasi di Desa Rengasdengklok Utara. Pertemuan antara PJT, pemerintah desa (Pemdes) dan PKL rencananya dilaksanakan besok (hari ini). "Untuk tempatnya di ruang pertemuan kantor desa. Barangkali saja ada kompensasi dari pihak PJT untuk PKL yang terancam menerima dampak kegiatan pengerukan. Pastinya, selama pengerukan irigasi berjalan, otomatis para PKL tidak bisa berjualan. Karena belum ada wacana PJT untuk melakukan pengalihan," jelasnya kepada RAKA, kemarin.&lt;br /&gt;Ia mengatakan, rencana kegiatan pengerukan irigasi melalui pihak PJT sudah disampaikan beberapa waktu sebelumnya kepada PKL. Saat itu, ungkapnya, PKL yang berderet di sepanjang bantaran irigasi, menurut informasi telah diminta membongkar lapak dagangannya sendiri supaya steril untuk dilintasi alat berat pengerukan. "Saat itu, tembusan secara lisan dari pihak PJT meminta PKL untuk gulung tikar hanya sementara waktu. Katanya setelah pengerukan rampung, PJT memperbolehkan PKL kembali beraktivitas seperti biasa," jelasnya.&lt;br /&gt;Hanya saja, ungkapnya, PJT melalui pihak desa saat pertemuan minggon desa memberikan penawaran kepada PKL berupa SIPLS (Surat Ijin Penggunaan Lahan Sementara) untuk penggunaan lahan milik pengairan setelah pengerukan selesai dikerjakan," celotehnya.&lt;br /&gt;Kepala Dusun (Kadus) Jati, Desa Rengasdengklok Utara, membenarkan rencana pertemuan antara PJT, pemdes dan PKL digelar, Kamis (15/9) hari ini. Hanya saja, Kadus sebagai perwakilan daerah sasaran kegiatan mengaku tidak terlibat untuk kesepahaman yang dibentuk antara PKL dan PJT. Karena itu, Kadus menolak berkomentar ketika disinggung soal SIPLS di bawah naungan PJT disinyalir sebagai bentuk penawaran pada PKL saat pertemuan nanti. "Justru saya baru tahu ada rencana pertemuan antara kedua belah pihak (PKL dan PJT) saat minggon kemarin. Makanya, saya sendiri belum tahu kalau SIPLS itu bayar atau tidak. Besok baru bisa diketahui setelah pertemuan nanti," ungkapnya.&lt;br /&gt;Sementara itu, beberapa narasumber merasa prihatin bila terbitnya SIPLS tersebut dijadikan kedok untuk melakukan jual beli atau sewa lahan milik negara untuk PKL di tanggul irigasi. Artinya, adanya jual beli atau semacamnya justru merugikan pedagang yang membeli lahan. Sebab secara resmi lahan di bantaran sungai tersebut tetap milik pemerintah. "Kalau sampai terbitnya SIPLS terjadi praktek jual beli, hal semacam itu dilakukan di bawah tangan dan tidak resmi. Mestinya kades dan camat mengawasi secara ketat sehingga hal yang dicemaskan seperti ini tidak terjadi sejak awal. Kasihan nanti para PKL," kata Nana Permana.&lt;br /&gt;Sesuai PP No 35/1991, kata Nana, disebutkan bahwa sungai dikuasai oleh negara, yang pelaksanaannya dilakukan oleh pemerintah. Garis sempadan sungai bertanggul ditetapkan dengan batas lebar sekurang-kurangnya lima meter di sebelah luar sepanjang kaki tanggul. "Jadi tidak ada bahasa kalau lahan tanggul-tanggul irigasi itu milik perorangan mengatasnamakan institusi tertentu. kalau ada itu oknum namanya," jelasnya. (get)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-7236165352370953906?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/7236165352370953906/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/pkl-dengklok-utara-terancam-gulung.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/7236165352370953906'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/7236165352370953906'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/pkl-dengklok-utara-terancam-gulung.html' title='PKL Dengklok Utara Terancam Gulung Tikar'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-3933766701934167845</id><published>2011-09-16T05:20:00.001+07:00</published><updated>2011-09-16T05:20:38.649+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cilamaya'/><title type='text'>Petani Blokir Mobil Petugas Uji Seismik, Pihak Pertamina Dinilai Tak Transparan Soal Ganti Rugi</title><content type='html'>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-EE6wpJEtfHo/TnJ6JF2cvdI/AAAAAAAAEqE/Zl3Ckee3qV0/s1600/HL.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://2.bp.blogspot.com/-EE6wpJEtfHo/TnJ6JF2cvdI/AAAAAAAAEqE/Zl3Ckee3qV0/s320/HL.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Para petani juga mencabut kabel yang berada di lahan mereka.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;CILAMAYA KULON, RAKA - Ratusan petani dari Desa Pasirjaya dan Sukajaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, melakukan aksi memblokir truk angkutan pekerja survei seismik Pertamina yang akan melakukan peledakan di area pesawahan desa tersebut. Aksi blokir tersebut terjadi karena para petani merasa dilecehkan.&lt;br /&gt;Hingga proses peledakan seismik, petani merasa tidak pernah diberi informasi terlebih dulu. Akibat pemblokiran tersebut, sopir dan sejumlah pekerja uji seismik Pertamina terpaksa pulang kembali dan tidak bisa melanjutkan pekerjaanya. &lt;br /&gt;Salah seorang petani yang enggan disebutkan namanya mengaku sangat kecewa dengan ulah pekerja seismik yang telah menginjak-injak tanaman padi miliknya yang sudah berumur lebih dari dua bulan. "Seharusnya mereka memberi tahu terlebih dulu sebelum dilakukan aksi peledakan yang merusak tanaman padi kami," kata dia.&lt;br /&gt;Petani lainnya yang juga identitasnya tak disebutkan mengatakan bahwa pihak Pertamina juga tidak transparan dalam memberikan informasi yang sebenarnya tentang berapa besaran ganti rugi yang akan diberikan kepada petani. "Mereka selalu mengatakan harga ganti rugi sesuai dengan indeks harga yang ditetapkan oleh Dinas Pertanian, tapi berapa besarannya tidak dikasih tahu, jadi kan ngambang," ujarnya dengan nada tinggi.&lt;br /&gt;Nurjaya, petani lainnya menambahkan bahwa selain ganti rugi kerusakan tanaman padi, seharusnya juga pihak pelaksana uji seismik Pertamina mengganti kerugian akibat kerusakan lahan yang telah diledakkan. "Pengalaman kami, satu lubang titik tembak seismik, berdampak pada tidak tumbuhnya tanaman padi selama tiga tahunan, diameter kerusakan dalam satu titik tembak mencapai 10 meter. Kerugian itu juga seharusnya diganti dong, pengalaman kami butuh lima sak semen untuk nutup lobang titik tembak yang selalu mengeluarkan zat yang mematikan tanaman," jelasnya.&lt;br /&gt;Sementara itu, Ketua Gapoktan Bahari Pasirjaya Ahmad Bakri mengatakan bahwa ia telah meminta penjelasan kepada Humas Seismik Pertamina tentang besaran ganti rugi tersebut. "Info yang kami terima adalah, asumsi produksi per hektar sebanyak 10 ton, jadi kalau 10 ton dengan harga Rp 40 juta, dibagi 10.000 meter, maka per meternya kena angka Rp 4.000 rupiah," katanya.&lt;br /&gt;Para petani berharap agar pihak pelaksana uji seismik Pertamina transparan dalam menentukan ganti rugi kepada petani, tidak seperti survei sebelumnya yang dianggap tidak manusiawi.&lt;br /&gt;Sementara, sekitar pukul 18.40 Wib, RAKA menerima pesan singkat dari salah seorang petani yang menginformasikan hasil pertemuan lanjutan yang dilaksanakan kemarin sekitar pukul 14.00 Wib di kantor Desa Pasirjaya. Berikut isi pesan singkat tersebut: "Hasil klarifikasi tim humas seismik yang diwakili oleh Yudi dengan masyarakat petani Desa Pasirjaya dan Desa Sukajaya pada pukul 14.00 petani menolak seismik serta meminta agar kabel dan patok-patok yang terpasang segera dicabut kembali, karena khawatir pada pertanian. Petani juga merasa kecewa karena tidak adanya transpararansi baik dari Pertamina maupun pemerintah desa," demikian isi SMS tersebut.&lt;br /&gt;Saat dihubungi, pesawat ponsel Humas Seismik Pertamina AS Rizal bernada tidak aktif dan hanya terdengar suara operator yang menyebutkan bahwa nomor telepon yang dihubungi berada di luar jangkauan. (awi)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-3933766701934167845?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/3933766701934167845/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/petani-blokir-mobil-petugas-uji-seismik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/3933766701934167845'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/3933766701934167845'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/petani-blokir-mobil-petugas-uji-seismik.html' title='Petani Blokir Mobil Petugas Uji Seismik, Pihak Pertamina Dinilai Tak Transparan Soal Ganti Rugi'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-EE6wpJEtfHo/TnJ6JF2cvdI/AAAAAAAAEqE/Zl3Ckee3qV0/s72-c/HL.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-3141501031537866697</id><published>2011-09-16T05:19:00.001+07:00</published><updated>2011-09-16T05:19:07.483+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cilamaya'/><title type='text'>Warga Perbaiki Jembatan Sendiri</title><content type='html'>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-f4jCTC7CKCk/TnJ5xHChIJI/AAAAAAAAEqA/1lkI8sLFZig/s1600/bawah+HL.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-f4jCTC7CKCk/TnJ5xHChIJI/AAAAAAAAEqA/1lkI8sLFZig/s1600/bawah+HL.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Lantaran perbaikan jalan yang dilakukan &lt;br /&gt;Pemkab Karawang lambat, warga memperbaiki jembatan secara swadaya.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;CILAMAYA KULON RAKA - Kesal lantaran tak kunjung diperbaiki Pemkab Karawang, warga memperbaiki jembatan Desa Bayur Lor, Kecamatan Cilamaya Kulon, dengan dana sendiri.&lt;br /&gt;H Sodikin, tokoh masyarakat Desa Bayurlor mengatakan bahwa jembatan tersebut sangat vital bagi masyarakt Desa Bayur Lor, Sukamulya dan desa-desa sekitarnya karena jembatan tersebut menjadi pintu jalan menuju ke jalur utama Karawang-Cilamaya, sementara bagi desa-desa yang ada di sebelah selatan dan timur Desa Bayur Lor, jembatan tersebut merupakan akses menuju kantor Kecamatan Cilamaya Kulon. "Dengan pembiaran kerusakan jembatan tersebut kendaraan roda empat tidak bisa melintasi jembatan tersebut, sehingga mengganggu lalulintas dan usaha angkutan, secara ekonomi kerusakan jembatan ini juga merugikan masyarakat secara luas, terlebih sebentar lagi akan menghadapi musim panen raya," paparnya.&lt;br /&gt;Menurut H Safrudin, untuk memperbaiki jembatan tersebut, ia secara sukarela menyumbang batang pohon kelapa untuk digunakan sebagai penutup lubang jembatan. "Kalau tidak ada kesadaran seperti itu, mobil tidak bisa lewat, sementara nunggu untuk perbaikan yang dilakukan oleh pemerintah desa atau kabupaten entah kapan waktunya, maka dengan upaya masyarakat&amp;nbsp; yang dilakukan secara swadaya ini, jembatan ini bisa dilintasi kendaraan roda empat, meskipun bersifat sementara," jelas tokoh masyarakat Desa Sukamulya ini.&lt;br /&gt;Pantauan RAKA hingga sore kemarin, jembatan Desa Bayur Lor sudah mulai bisa dilewati oleh kendaraan roda 4. Meskipun sudah bisa dilewati, para sopir diminta berhati-hati karena batang pohon kelapa yang disusun di atas lubang jembatan yang ambrol tersebut posisinya tidak rata dengan material jembatan yang ada. Selain itu, di sisi badan jembatan yang ditambal dengan batang pohon kelapa juga masih ada yang menganga. (awi)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-3141501031537866697?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/3141501031537866697/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/warga-perbaiki-jembatan-sendiri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/3141501031537866697'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/3141501031537866697'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/warga-perbaiki-jembatan-sendiri.html' title='Warga Perbaiki Jembatan Sendiri'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-f4jCTC7CKCk/TnJ5xHChIJI/AAAAAAAAEqA/1lkI8sLFZig/s72-c/bawah+HL.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-4302992832227429461</id><published>2011-09-16T05:17:00.001+07:00</published><updated>2011-09-16T05:17:39.137+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cilamaya'/><title type='text'>Uang Hajatan Dibawa Kabur</title><content type='html'>CILAMAYA WETAN, RAKA - Salah seorang pimpinan grup organ tunggal asal Dusun Rawabebek, Desa Rawagempol Kulon, Kecamatan Cilamaya Wetan, dikabarkan menggondol uang hajatan dan&amp;nbsp;&amp;nbsp; menelantarkan artis dan panjaknya ketika manggung di Desa Pakisjaya, Kecamatan Pakisjaya, Senin (12/9). Akibatnya, panjak dan artisnya terlantar dan nyaris tak bisa pulang.&lt;br /&gt;Menurut Bambang, salah seorang pemain musik asal Desa Cikalong, Kecamatan Cilamaya Wetan, akibat perbuatan pimpinan organ tunggal&amp;nbsp; tersebut, sohibul hajat, para musisi, penyanyi, pengusaha rias, pengusaha sound system dan pengusaha panggung semuanya harus menanggung kerugian. "Untungnya ada yang berbaik hati untuk mengantarkan pulang," katanya.&lt;br /&gt;Diteruskannya, bahwa selain kerugian itu, sohibul hajat juga merasa dibohongi karena sebelumnya ada perjanjian akan mendatangkan Dian Sastra, artis organ tunggal kenamaan asal Indramayu dan pengadaan daging sapi. "Uang untuk keduanya sudah diterima, namun begitu pelaksanaan ternyata Dian Sastra dan pengadaan daging sapi tidak dipenuhi. Sementara kerugian para panjak dan artis adalah penelantaran setelah manjak dan tidak ada pembayaran setelah manjak, jumlah personil panjak, artis organ tunggal, operator sound system, tukang panggung jumlahnya mencapai 50 orang," sesalnya.&lt;br /&gt;Lebih lanjut Bambang menjelaskan bahwa saat ini ia dan kawan-kawan sudah mengejar pelaku, beberapa upaya telah dilakukan seperti menghubungi nomor ponsel pelaku yang sudah tidak aktif lagi. "Saya dan kawan-kawan musisi menyayangkan perbuatan tersebut yang merugikan orang banyak, padahal dia sendiri berasal dari kalangan seniman," ujarnya.&lt;br /&gt;Hal senada juga dikatakan Cakil, panjak organ tunggal lainnya, bahwa akibat kejadian tersebut kerugian lainnya juga dialami oleh para musisi. Jadwal manggung yang saat ini padat terganggu dan beberapa panggungan lain dibatalkan karena waktunya tersita untuk ngurusi persoalan ini. "Kami masih beritikad baik, jika pelaku tidak memperbaiki kelakuannya, maka kami akan gunakan hak kami sebagai masyarakat untuk menggunakan jalur hukum," ancamnya. (awi)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-4302992832227429461?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/4302992832227429461/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/uang-hajatan-dibawa-kabur.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/4302992832227429461'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/4302992832227429461'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/uang-hajatan-dibawa-kabur.html' title='Uang Hajatan Dibawa Kabur'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-1200651861065530107</id><published>2011-09-16T05:16:00.001+07:00</published><updated>2011-09-16T05:16:51.982+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pangkalan'/><title type='text'>HUT Karawang, Pemkab Dihadiahi Keranda Mayat. Bentuk Kekecewaan Terhadap Kinerja Bupati</title><content type='html'>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-5Y9WAfume48/TnJ5LGEZYSI/AAAAAAAAEp8/MuKbrUudBlA/s1600/HL.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="256" src="http://1.bp.blogspot.com/-5Y9WAfume48/TnJ5LGEZYSI/AAAAAAAAEp8/MuKbrUudBlA/s320/HL.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;KADO ISTIMEWA : Keranda mayat bertuliskan Pemkab Karawang &lt;br /&gt;buah karya warga Desa Tamanmekar, &lt;br /&gt;Yanto, merupakan kado istimewa buat Bupati Karawang &lt;br /&gt;dalam hari jadi Karawang ke-378. Keranda tersebut merupakan &lt;br /&gt;simbol matinya kepedulian pemerintah terhadap rakyatnya.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;PANGKALAN, RAKA - Kekecewaan masyarakat atas buruknya manajemen jalan raya Badami–Loji (Tegalwaru) bukan hanya dirasakan oleh pengguna jalan raya saja, namun hal tersebut juga dirasakan lebih menyiksa penduduk yang bermukim di pinggir jalan.&lt;br /&gt;Meski setiap hari mereka dipaksa merasakan sebaran debu yang semakin pekat, kerikil dan batu tajam, serta dalamnya lubang akibat kepentingan bisnis pengusaha di Kecamatan Pangkalan dan Kecamatan Tegalwaru. Namun, tidak semua warga berani mengilustrasikan atau mengekspresikan kekecewaan ini. Sebab terkadang rasa takut melanggar lebih dominan dibanding penderitaan yang dirasakan akibat hancurnya jalan tersebut. Alhasil, kehidupan masyarakat Pangkalan dan Tegalwaru bagai menelan buah simalakama selama 24 jam.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;Salah satu warga Desa Tamanmekar, Kecamatan Pangkalan, Yanto, mengekpresikan kekecewaan ini dengan membuat keranda yang bertuliskan Pemkab Karawang. saat ditemui di rumahnya, kemarin, Yanto, menjelaskan maksud dan tujuan pembuatan keranda tersebut dengan gamlang bahwa pembuatan keranda ini merupakan kekecewaan yang tidak berujung, sebab dalam mengungkapkan kekecewaan ini sudah dengan berbagai cara dan berbagai kasus yang selalu merugikan masyarakat. Terlebih sebelumnya Yanto merasa kecewa terhadap keputusan pemerintah dalam menindak tegas PT. KPSS yang katanya akan menutup perusahaan tersebut dengan alasan telah banyak mencemari, dan merugikan masyarakat di sekitarnya. Akan tetapi sampai saat ini perusahaan ini tetap beroperasi. "Katanya pemerintah mempertimbangkan karyawan yang bekerja di perusahaan tersebut akan dikemanakan, padahal jika dihitung secara matematik saja, jika perusahaan tersebut berdiri ini akan tetap lebih banyak yang dirugikannya. Hal ini gambaran bahwa pemerintah saat ini tidak punya ketegasan sama sekali dalam bertindak," tuturnya.&lt;br /&gt;Sementara itu, persoalan KPSS terus beroperasi dan terus mengeluarkan polusi disambung makin buruknya atau hancurnya jalan hingga rumah Yanto yang seyogyanya sebagai tempat istirahat setelah melakukan aktivitas, malah menjadi penampungan abu, di depan oleh abu jalan raya, di belakang oleh polusi PT. KPSS. Mungkin jika saja pemerintah ada kepedulian terhadap masyarakatnya, mungkin bisa mengarahkan perusahaan yang ada agar melakukan penyiraman jalan paling sedikit satu hari sekali, dan mustahil perusahaan tidak mau. &lt;br /&gt;Dalam ceritanya, pemuda inipun mempunyai rumah di Desa Cintalanggeung, menurutnya nasibnya lebih parah dimana jalan kampung dimasuki kendaraan yang tak wajar. Selain melebihi kapasitas atau kelas jalan, muatannya pun selalu melebihi dari ketentuan yang disepakati antara Bupati Karawang dengan perusahaan. "Perusahaan sudah melanggar kesepakatan antara Bupati dengan perusahaan yang ada di jalur Badami-Tegalwaru yang jelas melanggar aturan," tuturnya.&lt;br /&gt;Pembuatan keranda ini ternyata mempunyai dukungan dari masyarakat lainnya, terutama di kalangan muda dan keluarganya. Dalam aksi inipun ia tetap berharap ada respon dari pemerintah jika memang belum dapat memperbaiki jalan, kebijakan yang membuat jalan rusak distop, bukan hanya janji dengan mengeluarkan kesepakatan atau perjanjian saja. "Padahal Pelanggaran dan kenakalan perusahaan ini sudah jelas melecehkan pemerintah dan mengorbankan rakyat secara keseluruhan," tandasnya.&lt;br /&gt;Salah satu contoh, angkutan yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan di jalur Badami-Loji hasil kesepakatan perusahaan dan Bupati Karawang Tanggal 14 April 2011. Sampai saat ini masih terus berlanjut dan seperti tidak ada tindakan atau sanksi dari pihak Pemerintah seperti yang diungkapkan oleh Abdulloh SPd, MPd saat ditemui di rumahnya. Ia mengatakan, pelanggaran kesepakatan sampai kini masih terus belangsung. "Dan kalaupun kami sudah memberitahukan pada pihak pemerintah, masih tetap saja tidak ada sanksi pada perusahaan pelanggar," tandasnya.&lt;br /&gt;Abdulloh pun meperlihatkan berkas pemberitahuan yang diberikan, diantaranya tanggal 21 Juni 2011, diterima oleh Kadishub ke Dishubkominfo melaporkan kejadian pelanggaraan–pelanggaran kesepakatan yang dilakukan oleh mobil-mobil perusahaan yang beroperasi di wilayah jalur Badami-Loji yang bertonase melebihi kapasitas, beroperasi di hari Minggu dan hari libur di jalur&amp;nbsp; Badami-Loji. Terlebih dalam pembicaraannya menggaris bawahi, katanya batuan Kars yang ada di Desa Tamansari, Tamanmekar, Kecamatan Pangkalan, kelas I yang tidak boleh ditambang, tapi pada kenyataanya masih terus ditambang. (ark)&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-1200651861065530107?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/1200651861065530107/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/hut-karawang-pemkab-dihadiahi-keranda.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/1200651861065530107'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/1200651861065530107'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/hut-karawang-pemkab-dihadiahi-keranda.html' title='HUT Karawang, Pemkab Dihadiahi Keranda Mayat. Bentuk Kekecewaan Terhadap Kinerja Bupati'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-5Y9WAfume48/TnJ5LGEZYSI/AAAAAAAAEp8/MuKbrUudBlA/s72-c/HL.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-2789768708133424967</id><published>2011-09-16T05:15:00.001+07:00</published><updated>2011-09-16T05:15:04.306+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pangkalan'/><title type='text'>Warga Serbu Mobil Tangki Air Bersih PDAM</title><content type='html'>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-a7szjKhLsQY/TnJ40jmNeHI/AAAAAAAAEp4/CoVKxZV91Tk/s1600/BAWAH+HL.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="256" src="http://3.bp.blogspot.com/-a7szjKhLsQY/TnJ40jmNeHI/AAAAAAAAEp4/CoVKxZV91Tk/s320/BAWAH+HL.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Warga Berbondong-bondong &lt;br /&gt;mengambil air bersih yang disalurkan oleh PDAM, kemarin.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;PANGKALAN, RAKA - Mengantisipasi kekeringan yang terus meluas hingga di beberapa titik atau desa di Kecamatan Tegalwaru dan Kecamatan Pangkalan, terpaksa harus didrop oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Karawang dan sebagiannya masih bisa mencari di dekat pemukiman warga.&lt;br /&gt;Direktur PDAM Karawang, Yogi S, melalui Pimpinan PDAM cabang Pangkalan, Abdul Karim SE, mengintruksikan agar senantiasa membantu warga Kecamatan Pangkalan dan Tegalwaru, terlebih daerah yang belum terlayani oleh PDAM itu sendiri. Dan bantuan tersebut diprioritaskan pada pemukiman masyarakat yang memang sudah mengalami krisis air. Saat dikonfirmasi di tempat distribusi air tepatnya di Kampung Palasari, Desa Kutalanggeung, Kecamatan Tegalwaru, Abdul mengatakan, bantuan ini sudah dilaksanakan sejak Jumat (9/9) kemarin, namun dengan keterbatasan kendaraan operasional, sampai saat ini pihaknya baru dibantu dengan dua unit kendaraan tangki. "Jika masih ada pemukiman yang belum terlayani, kami secara lembaga mohon maaf, namun kamipun akan terus berusaha bahkan dari hari ini atau efektif besok Kamis (15/9) kendaraan operasional tangki tersebut disimpan di kantor cabang Pangkalan," tuturnya.&lt;br /&gt;Seperti diharapkan dapat melayani secara menyeluruh yang tentunya dengan skala prioritas, atau untuk lebih efektif lagi untuk membantu masyarakat di Tegalwaru, pihaknya akan menggunakan air yang terdekat, seperti mata air Cikahuripan yang ada di Desa Cintawargi, Kecamatan Tegalwaru, selain airnya lebih murni dibanding dengan yang di kota juga akan lebih efektif dan efisien. &lt;br /&gt;Pimpinan cabang inipun dalam operasionalnya dibantu oleh staf dan ahli tekniknya, salah satunya Endang. Saat dikonfirmasi menyampaikan desa yang telah mendapatkan bantuan air bersih ini diantaranya Desa Cintawargi, Cintalanggeung, Kutalanggeung, dan akan dilanjut Desa Cintaasih, Kecamatan Pangkalan, dan distribusi ini langsung ke dusun yang ditunjukan oleh warga atau aparatnya. "Sebab dalam satu desa itu belum tentu kritis semua, salah satu contoh mata Air Cikahuripan ada di Desa Cintawargi tapi tetap dusun lain kritis, sementara dari desa luar sendiri banyak yang sampai ke mata air, hanya saja bersifat masing-masing, maka dengan adanya kendaraan operasional pengambilan tersebut tidak masing-masing bahkan masyarakat tidak harus mengeluarkan dana operasioanal atau membeli," tandasnya.&lt;br /&gt;Adapun alasan masyarakat tidak dipungut bayaran, kalaupun PDAM ini merupakan perusahaan tapi ada dalam naungan pemerintah, hingga Warga yang sudah mengalami kesulitan diberbagai aspek ini, idealnya, memang tidak lagi dibuat pusing hanya karena kebutuhan air bersih, yang justru ini menjadi kewajiban pemerintah untuk menyediakan dan menyiapkannya.&lt;br /&gt;Kenapa dikatakan hal ini menjadi kewajiban pemerintah? Sebab sesungguhnya pemerintah dalam hal ini pemda sudah mempunyai satu institusi resmi untuk mengelola hal ihwal penyedian air bersih, yakni PDAM. &lt;br /&gt;Dengan adanya bantuan air bersih ini masyarakat merasa tertolong seperti yang dikatakan Rohman (49), saat menerima air bersih di Kampung Palasari, selain ucapan terimakasih pada pemerintah yang telah memberikan bantuan air bersih, mengatakan, kemarau&amp;nbsp; yang berkepanjangan sekarang ini ternyata sudah berdampak terhadapnya dan warga lainnya, dan tak hanya di sini saja di wilayah-wilayah tertentu, faktanya sudah mengalami krisis air lebih dari dirinya. "Kalau saja kemarau ini terus berlanjut, risiko&amp;nbsp; lebih parah sudah di depan mata," tuturnya.&lt;br /&gt;Pada kesempatan inipun Rohman menegaskan, terlebih kondisi ini dari tahun ketahun semakin parah setelah adanya penambangan batu di daerahnya yang dilakukan oleh PT. Atlasindo Utama, bukan hanya saja kesulitan air di waktu kemarau ini, tapi mungkin ke depan warganya yang ada di sini akan mengalami krisis pangan, sebab mata air dari Gunung Cintalanggeung yang saat ini terus dihancurkan mata airnya mengairi sawah seluas 173 hektare. "Sementara daerah ini airnya tidak dapat disuplay oleh daerah lain, kecuali oleh mata air dari gunung tersebut," ungkapnya. (ark)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-2789768708133424967?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/2789768708133424967/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/warga-serbu-mobil-tangki-air-bersih.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/2789768708133424967'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/2789768708133424967'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/warga-serbu-mobil-tangki-air-bersih.html' title='Warga Serbu Mobil Tangki Air Bersih PDAM'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-a7szjKhLsQY/TnJ40jmNeHI/AAAAAAAAEp4/CoVKxZV91Tk/s72-c/BAWAH+HL.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-4816512707759697136</id><published>2011-09-16T05:13:00.001+07:00</published><updated>2011-09-16T05:13:10.742+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cikampek'/><title type='text'>PBB : Bubarkan LSM/Ormas 'Nakal', Sering Mengintimidasi Muspida Hingga Lembaga Swasta</title><content type='html'>CIKAMPEK, RAKA - Wakil Ketua Pemuda Bulan Bintang, Andri Kurniawan, meminta pemerintah daerah dalam hal ini Kesbangpolimas untuk menindak tegas organisasi kemasyarakatan (ormas) ataupun lembaga swadaya masyarakat (LSM) 'nakal' yang sering melakukan intimidasi terhadap jajaran muspida, muspika dan pemerintah desa maupun lembaga swasta. &lt;br /&gt;Bila perlu, dikatakan Andri, organisasi tersebut dibubarkan. Karena tindakan tersebut telah keluar dari tupoksi LSM sebagai sosial kontrol. Dia juga sering menemukan adanya LSM yang melakukan tindakan intimidasi terhadap pemerintah baik di tingkat kabupaten, kecamatan maupun tingkat desa. Sasaran yang sering dijadikan objek oleh mereka, terhadap pembangunan proyek yang dibiayai oleh pemerintah. Hal tersebut tidak jarang menghambat pembangungan dan yang dirugikan adalah masyarakat. "Saya pernah menerima pengaduan bahwa proyek jalan di daerah Kutawaluya sempat tersendat oleh tindakan-tindakan intimidasi LSM tersebut. Apa jadinya jika kondisi seperti itu?" keluhnya pada RAKA, Rabu (14/9) kemarin.&lt;br /&gt;Tidak hanya itu, lanjut dia, proyek bantuan untuk pertanian pun tidak luput dari intimidasi LSM yang mementingkan kepentingan sendiri. Seperti bantuan dari Pemerintah Pusat ataupun program untuk pertanian yang menggunakan anggaran dari pemerintah. "&lt;br /&gt;Program-program pemerintah seperti itu sarat akan intimidasi dari LSM. Sementara bantuan seperti itu, UPTD-UPTD pertanian selaku leading sektornya hanya mengkoordinir dan memantau pelaksanaan kerja saja, tidak sepeser pun uang bantuan tersebut mampir ke tangan UPTD. "Rekening yang digunakan pun rekening kelompok pertanian yang mendapatkan bantuan," paparnya.&lt;br /&gt;Tidak hanya oknum LSM, Andri menyebutkan, oknum yang mengaku wartawan juga tidak jarang sering menghambat pembangunan di Karawang. Biasanya, mereka datang dengan modus untuk melakukan konfirmasi, tapi ujung-ujungnya sering terjadi unsur pemerasan. "Mengingat hal ini, saya minta PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) selaku yang menaungi jurnalis untuk lebih inten lagi untuk menginventarisir data wartawan, antara wartawan yang legal dan tidaknya. Karena, persoalan ini cukup meresahkan di masyarakat," ujarnya.&lt;br /&gt;Andri mengkhawatirkan, dengan adanya oknum yang mengaku wartawan, yang melakukan tindakan tidak terhormat seperti itu, membuat imej baik jurnalis menjadi tercoreng. "Sementara berita dari para jurnalis merupakan sebuah kebutuhan masyarakat, sebagai sosial kontrol untuk menyampaikan informasi pada masyarakat. Saya berkeyakinan, kalau teman-teman jurnalis yang legal, tidak akan melakukan tindakan di luar kode etiknya. Saya pernah baca statmen PWI di Radar, bahwa masyarakat jangan segan untuk mempolisikan oknum yang mengaku wartawan jika melakukan intimidasi ataupun pemerasan," pungkasnya.(asy)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-4816512707759697136?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/4816512707759697136/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/pbb-bubarkan-lsmormas-nakal-sering.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/4816512707759697136'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/4816512707759697136'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/pbb-bubarkan-lsmormas-nakal-sering.html' title='PBB : Bubarkan LSM/Ormas &apos;Nakal&apos;, Sering Mengintimidasi Muspida Hingga Lembaga Swasta'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-930525934382758319</id><published>2011-09-16T05:12:00.001+07:00</published><updated>2011-09-16T05:12:21.327+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cikampek'/><title type='text'>Pergantian Kepsek Terganjal Mutasi Pejabat?</title><content type='html'>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-l58alfbvBQw/TnJ4L70t_bI/AAAAAAAAEp0/LZbOPu4n5cc/s1600/BAWAH+HL.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://4.bp.blogspot.com/-l58alfbvBQw/TnJ4L70t_bI/AAAAAAAAEp0/LZbOPu4n5cc/s320/BAWAH+HL.JPG" width="239" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Toto suharto&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;KOTABARU, RAKA - Kepala UPTD Pendidikan TK/SD Kecamatan Kotabaru, Drs Toto Suharto, mengatakan, program periodisasi jabatan kepala sekolah (kepsek) Sekolah Dasar (SD) masih tetap berjalan dan tidak akan dihapus. Pada Oktober sampai Desember mendatang, ada dua kepsek yang akan sudah habis masa jabatannya.&lt;br /&gt;Hanya saja, lanjut dia, kepastian pergantian kepala sekolah tersebut belum bisa dipastikan. Pasalnya, untuk kepsek yang sudah habis masa jabatannya per Juli lalu, sampai saat ini belum diberikan SK baru dan masih menjabat sebagai kepsek. Dia tidak mengetahui secara pasti mengenai keterlambatan pengeluaran SK tersebut. "Yang saya dengar, kepala sekolah yang kena periodisasi per bulan Juli lalu, sampai saat ini belum keluar SK-nya, di Kotabaru ada atau tidaknya saya kurang hafal. Soalnya saya baru menjabat kepala di sini. Tapi, untuk Oktober sampai Desember nanti, di sini ada dua orang yang terkena periodisasi," katanya saat ditemui RAKA kemarin dikantornya.&lt;br /&gt;Hanya saja, terus Toto, dia belum bisa menyebutkan kepsek yang akan habis masa jabatannya tersebut. Menurut dia, kebijakan periodisasi berbeda dengan pensiun, selama SK periodisasi belum keluar, jabatan kepsek masih tetap dipegang. "Kalau memang di Kotabaru ada kepala sekolah yang memang sudah habis masa jabatannya Juli kemarin, dan sekarang masih menjabat kepala sekolah, saya kira itu tidak masalah. Karena periodisasi ini berbeda dengan pensiun. Selama SK belum keluar, masih bisa menjabat," terang pria yang sebelumnya bertugas di Kantor Disdikpora Karawang ini.&lt;br /&gt;Toto memastikan, bahwa kebijakan periodisasi kepsek tersebut tidak akan dihapus dan akan tetap dijalankan. Kemungkinan keterlambatan penerbitan SK tersebut karena adanya mutasi. "Memang periodiasi ini kan sejak pemerintahan yang lalu, tapi sekarang saya kira periodisasi tidak akan dihapus dan kembali ke aturan lama. Periodisasi tetap berlaku. Hanya saja mungkin, ada keterlambatan penerbitan SK, mungkin karena ada pergantian pejabat kemarin," ujarnya.&lt;br /&gt;Sementara itu, salah seorang guru yang enggan disebutkan namanya mengatakan, periodisasi harus tetap dilaksanakan. Karena dengan adanya periodisasi kepsek tersebut ada regenarasi kepemimpinan. "Saya berharap kalau ada kepala sekolah yang sudah habis masa jabatannya, segera angkat kepala sekolah yang baru, karena ini sudah aturan. Periodisasi ini sangat bagus dilakukan dalam pendidikan," pungkasnya.(asy)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-930525934382758319?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/930525934382758319/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/pergantian-kepsek-terganjal-mutasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/930525934382758319'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/930525934382758319'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/pergantian-kepsek-terganjal-mutasi.html' title='Pergantian Kepsek Terganjal Mutasi Pejabat?'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-l58alfbvBQw/TnJ4L70t_bI/AAAAAAAAEp0/LZbOPu4n5cc/s72-c/BAWAH+HL.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-2689731296625933895</id><published>2011-09-16T05:10:00.001+07:00</published><updated>2011-09-16T05:10:43.794+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cikampek'/><title type='text'>Sampah di sekolah, Desa Gintungkerta   Bantah Tak Bertindak</title><content type='html'>KLARI, RAKA - Kaur Pemerintahan Desa Gintungkerta, Kecamatan Klari, Taufik Yulianto, mengatakan, Pemerintah Desa Gintungkerta tidak tinggal diam mengatasi persoalan sampah di depan SDN Gintungkerta 1. Desa sudah melayangkan surat pembuatan bak sampah baru ke Dinas Cipta Karya, dan desa juga sedang berupaya mencari lokasi untuk dijadikan tempat pembuangan sampah.&lt;br /&gt;Menurut Taufik, ada dua tempat yang menjadi pertimbangannya untuk dijadikan tempat pembuangan sampah. Pertama di bundaran jalan raya Klari, kedua di pinggir jalan tol Karawang Timur. Kedua lokasi tersebut sedang dipertimbangkan aspek kelayakan serta perizinan untuk dijadikan tempat pembuangan sampah. "Kalau di bunderan atau belokan saya kira bagus, kewenangan tempatnya juga bisa ke kabupaten. Tinggal nanti warga di sekitarnya mau gak dibuat tempat sampah. Kalau di jalan yang mau ke tol, sebetulnya lebih strategis, soalnya jauh dari pemukiman. Hanya saja, kewenangannya, kewenangan jasa raharja, kemungkinan tembusnya lebih sulit, walaupun kami yakin bisa mengupayakan," terang pria yang juga Plt Sekdes Gintungkerta ini, saat ditemui RAKA, Selasa (13/9) kemarin.&lt;br /&gt;Mengenai tempat sampah di depan SDN Gintungkerta, jelas Taufik, itu sudah ada sejak lama. Entah karena telat pengangkutannya, sehingga sampah menumpuk dan menimbulkan bau. Pihak sekolah lalu mengajukan keberatan dan minta dipindahkan. "Memang ironis di depan sekolah banyak sampah. Beberapa waktu lalu kami sudah berkumpul membicarakan masalah ini, dengan komiter, pak lurah juga ada. Celakanya, sebelum kami menyiapkan lokasi baru, bak sampah yang ada di depan sekolah dibongkar. Pembongkaran tersebut sudah koordinasi dengan pak lurah atau tidak saya kurang tahu," paparnya. &lt;br /&gt;Walaupun bak sampah tersebut sudah dibongkar, terus dia, tidak lantas menyelesaikan masalah. Masih banyak masyarakat yang tetap membuang sampah di tempat tersebut. Menurutnya yang membuang sampah bukan hanya masyarakat terdekat, tapi masyarakat yang jauh pun ikut membuang di sana. "Celakanya, setelah bak sampah dibongkar, Cipta Karya enggan mengambilnya, mungkin dianggap sampah liar. Tapi, kepala desa langsung turun tangan. Menggunakan anggaranya sendiri, dia meminta Cipta Karya untuk mengangkutnya dan dia juga meminta RT setempat untuk mengantisipasi warga untuk membuat sampah di sana. Jadi, kami tidak tinggal diam. Kami sedang berupaya mencari tempat yang pas. Surat juga sudah kami sampaikan ke Cipta Karya, tapi sampai sekarang belum ada tanggapan," pungkasnya.(asy)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-2689731296625933895?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/2689731296625933895/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/sampah-di-sekolah-desa-gintungkerta_16.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/2689731296625933895'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/2689731296625933895'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/sampah-di-sekolah-desa-gintungkerta_16.html' title='Sampah di sekolah, Desa Gintungkerta   Bantah Tak Bertindak'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-9173223022131967246</id><published>2011-09-16T05:09:00.002+07:00</published><updated>2011-09-16T05:09:55.156+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cikampek'/><title type='text'>Pelajar Tidak Tahu Sejarah Karawang</title><content type='html'>CIKAMPEK, RAKA - Setiap tanggal 14 September, selalu diperingati sebagai hari jadi Kabupaten Karawang. Namun, tidak sedikit masyarakat bahkan pelajar yang tahu tentang sejarah Karawang, bahkan mereka banyak yang tidak tahu 14 September merupakan hari jadi Kabupaten Karawang.&lt;br /&gt;Salah seorang pelajar SMA di Cikampek, Nani (16) mengatakan, dia tidak tahu kalau kemarin merupakan hari jadi Kabupaten Karawang yang ke 378. Selama ini dia tidak tahu, dan tidak pernah mendengar tentang sejarah Karawang. "Saya tidak tahu kalau sekarang hari jadi Karawang, apalagi jumlahnya. Jadi, jangankan mau memperingati, tahu juga tidak. Soalnya saya gak pernah baca-baca sejarah Karawang," katanya saat ditanya RAKA, Rabu (14/9) kemarin.&lt;br /&gt;Hal senada juga dikemukakan oleh salah seorang pelajar SMP di Klari, Agus (13), setiap tahun dia tidak pernah memperingati ataupun merayakan hari jadi Karawang. Karena selama ini dia tidak pernah diberitahu kalau 14 September merupakan hari jadi Karawang. "Saya tidak tahu kalau sekarang ulang tahun Karawang. Di sekolah jarang diajarkan tentang Karawang secara mendetil, jadi saya tidak tahu," ujarnya.&lt;br /&gt;Sementara itu, salah seorang aktivis pemuda, M Sugilar, mengatakan, ironis jika kalangan pelajar di Karawang tidak tahu sejarah tentang Karawang. Pelajar lebih hafal atau tahu mengenai sejarah luar Karawang, apalagi tentang tokoh-tokoh luar. "Sebut saja atlet sepakbola seperti Ronaldo, tentunya mereka akan lebih tahu. Ini ironis, kalau pelajar kita tidak tahu tentang sejarah daerahnya sendiri. Karena pendalaman sejarah sangat penting. Jangan sampai sejarah Karawang ini dilupakan oleh generasi muda kita," paparnya.&lt;br /&gt;Dia berharap, sejarah Karawang bisa masuk dalam kurikulum di sekolah. Agar pendalaman sejarah Karawang ini bisa diketahui dan dikaji oleh pelajar. "sehingga generasi muda kita tidak akan ketinggalan mengenai materi sejarah Karawang. Mudah-mudahan, materi sejarah Karawang ini bisa masuk ke sekolah, terutama sejarah SD. Sejarah ini harus ditanamkan sejak dini. Agar mereka paham sejarah daerahnya sendiri. Sehingga ketika dewasa kelak, mereka paham mengenai daerah tempat kelahirannya," pungkasnya.(asy)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-9173223022131967246?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/9173223022131967246/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/pelajar-tidak-tahu-sejarah-karawang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/9173223022131967246'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/9173223022131967246'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/pelajar-tidak-tahu-sejarah-karawang.html' title='Pelajar Tidak Tahu Sejarah Karawang'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-5138692331932867552</id><published>2011-09-16T05:08:00.003+07:00</published><updated>2011-09-16T05:08:56.773+07:00</updated><title type='text'>Panitia Pilkades Dilarang Curang</title><content type='html'>PURWAKARTA, RAKA - Asisten Daerah I Kabupaten Purwakarta Dwi Sutrisno mengingatkan agar panitia pemilihan kepala desa (pilkades) di 8 desa yang akan menggelar pemilihan kepala desa Desember mendatang diminta tetap menjunjung tinggi netralitas saat melaksnakan tugas sebagai penyelenggara.&lt;br /&gt;Sebab, selama ini sering terdengar kabar bila oknum panitia Pilkades kerap serta ikut mendukung salah satu calon bahkan hingga berbuat melawan hukum untuk memenangkan para calon jagoannya. Sebagai penyelenggara pesta demokrasi, Dwi menegaskan, mereka harus netral. Dan jika itu sampai terjadi (ikut mendukung) apalagi terbukti melakukan kesalahan, panitia pilkades secara ketentuan bisa terancam hukuman. "Panitia pilkades kami minta harus netral dan tidak memihak calon tertentu, sebab jika terbukti mereka bisa terancam hukuman," jelas Dwi saat di temui Radar, kemarin.&lt;br /&gt;Selain Netral, mantan &lt;br /&gt;kepala Dinas Lingkungan Hidup itu meminta panitia pilkades ikut mengantisipasi serta menjaga keamanan baik sebelum pilkades hingga pelaksanan. Sementara terkait bakal calon, Dwi pun berharap agar para calon yang nantinya tampil dalam pilkades di 8 desa itu dapat ikut meredam serta melarang para pendukungnya untuk melakukan perbuatan yang dapat menimbulkan terjadinya keributan. &lt;br /&gt;Selama ini, Ujar Dwi, hal seperti itu juga kerap terjadi saat pelaksanaan pilkades dilaksanakan. "Jadi setiap calon kepala desa harus sama-sama menjaga keamanan," imbuh dia. &lt;br /&gt;Setiap calon yang akan bersaing harus memiliki sikap legowo bila mengalami kekalahan ataupun kemenangan dalam pesta demokrasi tersebut. "Setiap pemilihan juga ada kalah dan menang, jadi mereka pun harus siap menerima hal itu. Jangan sampai karena kalah, malah mencari kesalahan lawan apalagi sampai memprovokasi massa," harap Dwi.&lt;br /&gt;Sementara itu, tahapan pilkades di 8 desa telah disosialisasikan Pemkab Purwakarta ke tingkat kecamatan dan desa. Sesuai tahapan itu pula, dijadwalkan pesta demokrasi di tingkat desa ini bakal digelar secara serentak pada bulan Desember mendatang.&lt;br /&gt;Kedelapan desa ini, seperti Desa Jatimekar dan Mekargalih. Kedua desa ini berada di Kecamatan Jatiluhur. Selain itu, pilkades juga dilaksanakan di Desa Cianting Kecamatan Sukatani serta Desa Liunggunung dan Desa Linggarsari. Kedua desa itu berada di Kecamatan Plered. Sementara dua desa lain seperti Desa Cipindey dan Desa Cibingbin berda di Kecamatan Bojong. Terakhir, pesta demokrasi tingkat desa itu juga akan dilaksanakan di Desa Sukajadi Kecamatan Pondoksalam. &lt;br /&gt;Terkait hal itu, Kabag Pemdes Pemkab Purwakarta Totong Hidayat mengungkapkan, kendati penerimaan bakal calon kepala desa belum dibuka panitia, namun diakuinya di sejumlah desa, nama-nama bakal calon sudah bermunculan. Pihaknya, lanjut Totong, juga telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait pelaksanaan kades tersebut. "Dan kita pun sudah memetakan wilayah yang dinilai rawan konflik pilkades, kendati ia berharap konflik itu tidak sampai terjadi," ujar Totong. (ton)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-5138692331932867552?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/5138692331932867552/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/panitia-pilkades-dilarang-curang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/5138692331932867552'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/5138692331932867552'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/panitia-pilkades-dilarang-curang.html' title='Panitia Pilkades Dilarang Curang'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-6158513495365192526</id><published>2011-09-16T05:08:00.001+07:00</published><updated>2011-09-16T05:08:24.946+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Purwakarta'/><title type='text'>Perbup Baca Tulis Quran Diterbitkan</title><content type='html'>PURWAKARTA, RAKA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta menerbitkan Perbup No 25 tahun 2011 tentang Baca Tulis Al Quran. Perbup yang kemudian masuk muatan kurikulum daerah tersebut berlaku sejak tahun ajaran 2011 ini. &lt;br /&gt;Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi mengatakan, gagasan pemikiran tentang baca tulis Al Quran yang dituangkan menjadi perbup dan masuk kurikulum daerah itu sebagai upaya membentuk pembangunan manusia yang berpondasi agama. "Sehingga, hal prinsip membangun dasar hidup manusia ini tidak kemudian kulturnya ditinggalkan dan terganti oleh pelajaran lain yang dianggap wajib," kata Bupati Dedi di Pendopo Pemkab Purwakarta, Rabu (14/9), di hadapan seratusan guru SD/SMP/SMA sederajat.&lt;br /&gt;Ditambahkannya, diakui atau tidak, setiap orang tua mengharapkan anaknya ingin bisa mengaji. Tapi, kendala terjadi bahwa setiap setiap orang tua tidak bisa mengajarkan itu kepada anaknya karena beberapa faktor. "Maka yang terjadi, anak-anak ini kemudian belajar di masjid, mushola, atau madrasah. Untuk itu, diterbitkannya Perbup Baca Tulis Al Quran ini sekaligus mengembangkan pembelajaran yang berkesinambungan di tingkat sekolah," katanya.&lt;br /&gt;Disebut berkesinambungan, bupati menjelaskan, karena perbup baca tulis Al Quran tersebut kemudian akan masuk evaluasi belajar dalam rapor siswa di tingkat sekolah dari mulai jenjang SD/SMP/SMA sederajat. "Teknisnya, kewajiban baca tulis Al Quran ini akan ada evaluasi (ujian) lewat tes baca tulis. Penilaiannya bisa dilakukan oleh guru atau ustadz di sekitar lingkungan sekolah," papar bupati seraya menyebut standarasiasi evaluasi hasil baca tulis itu akan disesuaikan dengan tingkatan hasil tes itu sendiri kemudian.&lt;br /&gt;Kecuali itu, lanjut bupati, ke depan pemerintah daerah juga bakal meluncurkan program kurikulum daerah lainnya, yakni tentang budi pekerti. "Tahapan selanjutnya, kita akan masukan tentang budi pekerti sebagai pengembangan ahlak selain mewujudkan manusia yang seutuhnya lewat pendidikan," tutur Dedi Mulyadi.&lt;br /&gt;Bupati menyebut, metodologi berpikir tentang baca tulis Al Quran dan budi pekerti mungkin berbeda dengan kabupaten lain. Tapi, kata dia, pengembangan belajar dengan menegaskan pondasi agama itu memang tidak cukup diukur secara formal melainkan diukur pula dengan aspek lain, seperti ngawengku diri. "Kita kembalikan pendidikan kepada wadahnya lagi dengan ketekunan. Dan mudah-mudahan tidak jadi beban di sekolah melainkan jadi ihtiar untuk mewujudkan anak bisa membaca Quran bagi pengembangan ahlaknya. Mari kita belajarkan bersama makna qurani pada anak-anak kita, sehingga esensinya diterapkan dalam kehidupan mereka seharia-hari," terang bupati. &lt;br /&gt;Satu orang guru dari SMP Darangdan, Neni, dalam dialog terbuka dengan bupati, menyampaikan, perbup baca tulis Al Quran merupakan semangat positif dalam pembelajaran anak menggali pengetahuan tentang keagamaan. "Ini motivasi bagi dunia pendidikan. Terlebih, dari pengalaman di lapangan diketahui masih banyak anak yang belum sama sekali baca tulis Al Quran," jelasnya, sambil mengatakan pembuktian banyak anak yang belum bisa baca tulis Al Quran itu diketahui dalam tes masuk di sekolahnya dengan jumlah survei pada 160 anak. "Ada sebanyak 30 anak yang tidak bisa baca tulis Al Quran waktu itu," ungkapnya. (rif)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-6158513495365192526?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/6158513495365192526/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/perbup-baca-tulis-quran-diterbitkan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/6158513495365192526'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/6158513495365192526'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/perbup-baca-tulis-quran-diterbitkan.html' title='Perbup Baca Tulis Quran Diterbitkan'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-140886189324545182</id><published>2011-09-16T05:07:00.001+07:00</published><updated>2011-09-16T05:07:39.550+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Purwakarta'/><title type='text'>Kemarau Picu Wabah Diare</title><content type='html'>PURWAKARTA, RAKA - Wabah diare mulai mengancam warga Purwakarta. Sebab musim kemarau panjang yang sampai saat ini terjadi bisa memicu munculnya penyakit tersebut. Selain itu, penyakit lain seperti demam berdarah, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan penyakit kulit merupakan penyakit yang bisa muncul seiring musim kemarau saat ini. &lt;br /&gt;Mengantisipasi hal itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta telah mengistruksikan agar seluruh Pusksemas dan Pustu di seluruh wilayah Purwakarta terus memberikan penyuluhan serta segera melakukan tindakan bila gejala penyakit itu muncul di masyarakat. "Sampai saat ini memang masih normal, kami belum menerima laporan adanya penyakit sebagai dampak kemarau panjang yang terjadi saat ini," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta dr Ane saat ditemui Radar, di halaman pendopo Pemkab Purwakarta, kemarin.&lt;br /&gt;Namun jelas Ane, dari jumlah Puskesmas di Kabupaten Purwakarta sebanyak 20 Puskemas, 50 Puskesmas pembantu 50 dan Pos Kesehatan Desa berjumlah 14 sudah mendapat intruksi akan hal itu. Bahkan, intruksi yang dilakukan itu telah jauh sebelumnya dilakukan. "Para petugas kami juga kini terus memberikan penyuluhan sekaligus memberikan tindakan jika ada masyarakat yang terjangkit penyakit, umumnya penyakit yang biasa muncul saat musim kemarau ini," katanya. &lt;br /&gt;Namun demikian, kewaspadaan dini atau selalu menjaga kesehatan merupakan yang terpenting yang perlu di lakukan masyarakat agar terhidar dari penyakit tersebut. "Ancaman terbesar yakni penyakit diare, umumnya penyakit ini yang bisa muncul selain sejumlah penyakit lainnya," jelasnya.&lt;br /&gt;Sementara itu, kesulitan air di Kecamatan Plered makin meluas. Sebelumnya sempat diberitakan satu Desa yakni Desa Rawasari. Namun kesulitan air kini mulai meluas ke beberapa desa lain. Sekretaris Camat Plered Asep Gumelar mengatakan, Desa Citeko, Desa Citeko Kaler, Linggarsari dan Liunggunung juga sudah mengalami kesulitan air.&lt;br /&gt;Namun kesulitan air terparah, ujar Asep, masih terjadi di Desa Rawasari. Banyak sumur warga di wilayah itu yang sudah kekeringan. Sehingga warga di wilayah itu terpaksa meminta air ke tetangga atau kerabat terdekat untuk keperluan sehari-hari. "Namun untuk Desa Rawasari saat ini memang sudah ada bantuan dari perusahaan air di wilayah itu dengan membuat pompa jetpum di tiap RT, tapi jumlahnya masih terbatas," kata Asep. &lt;br /&gt;Kesulitan air yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Plered ini sudah terjadi pada 4 bulan ke belakang. Asep menambahkan, terkait distribusi air PDAM, dinilai juga belum mampu menjangkau seluruh desa, terutama desa yang telah mengalami kesulitan air ini. (ton)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-140886189324545182?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/140886189324545182/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/kemarau-picu-wabah-diare.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/140886189324545182'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/140886189324545182'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/kemarau-picu-wabah-diare.html' title='Kemarau Picu Wabah Diare'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-7942012908408339457</id><published>2011-09-16T05:06:00.001+07:00</published><updated>2011-09-16T05:06:40.896+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Purwakarta'/><title type='text'>Kuota Haji Ditambah</title><content type='html'>PURWAKARTA, RAKA - Kuota haji 2011 Kabupaten Purwakarta mengalami peningkatan. Bila pada 2009 kursi haji itu sebanyak 699, namun tahun ini mencapai 703 kursi. Demikian disampaikan Kepala Kementrian Agama Kabupaten Purwakarta, Ahmad Sanukri, kepada Radar, Rabu (14/9). "Sehingga ada kenaikan kuota dari tahun sebelumnya," jelas Ahmad.&lt;br /&gt;Menurutnya, saat ini tahapan persiapan keberangkatan haji tersebut diantaranya rampung dilaksanakan pada sektor paspor dan pelunasan. Sementara penetapan kloter masih menunggu konfirmasi pusat. "Belum ada penetapan kloter berapa untuk Purwakarta. Tapi, masalah pelunasan dan paspor sudah diberesi," ungkap dia.&lt;br /&gt;Secara nasional, Ahmad menjelaskan, keberangkatan haji 2011 diagendakan bulan Oktober mendatang. Kendati begitu, keberangkatan untuk Purwakarta sendiri masih belum ditetapkan. "Kemungkinan masalah jadwal keberangkatan untuk Purwakarta pun pada Oktober," paparnya. &lt;br /&gt;Satu calon jamaah haji di Purwakarta, N Suryana, ditemui Radar membenarkan mendapatkan informasi bahwa jadwal keberangkatan haji tahun ini diagendakan Oktober. Bahkan, ujar Suryana, dirinya sendiri dalam tahapan itu sudah mengagendakan acara selamatan di kediamannya pada Sabtu (17/9) pekan ini. "Dari informasi terkahir yang saya terima memang keberangkatan haji dijadwalkan bulan Oktober. Untuk pelunasan dan paspor sendiri sudah ditempuh calon jamaah," katanya. (rif)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-7942012908408339457?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/7942012908408339457/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/kuota-haji-ditambah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/7942012908408339457'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/7942012908408339457'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/kuota-haji-ditambah.html' title='Kuota Haji Ditambah'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-8600046125918651365</id><published>2011-09-16T05:04:00.001+07:00</published><updated>2011-09-16T05:04:35.130+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Purwakarta'/><title type='text'>DPRD Tolak Tukar Guling Gedung SD</title><content type='html'>PURWAKARTA, RAKA - Rencana keputusan mengenai tukar guling (ruislag) tanah SDN di Gang Turi Purwakarta direkomendasi segera dibatalkan. Alasannya, kegiatan ruislag tersebut berada di objek tanah atas milik negara.&lt;br /&gt;Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Purwakarta Hari Kristiawan kepada Radar, Rabu (14/9), mengatakan bahwa pihaknya akan merekomendasikan pada bagian hukum dan perundang-undangan untuk membatalkan rencana tersebut. Rekomendasi tersebut akan pula diserahkan pada Bupati Purwakarta untuk ditindaklanjuti. "Berita acara dibuat akan diserahkan pada Bupati Purwakarta untuk pembatalan rencana ruislag," katanya.&lt;br /&gt;Sebaliknya, politisi dari Fraksi PAN ini mempertanyakan terkait rencana ruislag oleh pihak tertentu pada tanah negara yang terletak tidak jauh dari pusat belanja modern dan perbankan di Kota Purwakarta tersebut. "Justru saya yang balik bertanya, sebenarnya apa motif dari rencana ruislag di atas tanah negara itu," tandas Hari Kristiawan.&lt;br /&gt;Kecuali itu, Komisi I sepakat bahwa rencana ruislag tetap harus dibatalkan demi hukum. Kepada pihak sekolah, Hari pun meminta agar kembali mengkaji apa yang direncanakan tersebut. "Agar dikaji kembali perencanaannya oleh pihak kepala sekolah dan komite. Jangan langsung mengamini," jelasnya.&lt;br /&gt;Dihubungi lewat sambungan telepon, Kepala Bagian Hukum Setda Pemkab Purwakarta M Riva'i, menjelaskan bahwa sesuai aturan berlaku status tanah atas milik negara tidak bisa ditukar guling. "Apakah rencana itu dilakukan bagi kepentingan umum atau bagaiamana. Kalau tidak, ruslah tanah tersebut tidak bisa dilakukan," tutur M Riva'i. Dikatakan, Bagian Hukum Setda Pemkab Purwakarta juga siap menerima rekomendasi pembatalan ruislag dari Komisi I untuk dipelajari dan ditindaklanjuti. "Kami pahami esensi dari Komisi I. Karenanya, kita akan tunggu rekomendasi tersebut terlampir di meja kami," ungkapnya. (rif)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-8600046125918651365?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/8600046125918651365/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/dprd-tolak-tukar-guling-gedung-sd.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/8600046125918651365'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/8600046125918651365'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/dprd-tolak-tukar-guling-gedung-sd.html' title='DPRD Tolak Tukar Guling Gedung SD'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-1829982036251453558</id><published>2011-09-16T05:03:00.001+07:00</published><updated>2011-09-16T05:03:16.982+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Purwakarta'/><title type='text'>Fraksi PKB Dukung Langkah Bupati</title><content type='html'>PURWAKARTA, RAKA - Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) DPRD Purwakarta merespon positif penerbitan Peraturan Bupati (Perbup) tentang Baca Tulis Al Quran. FPKB menilai Perbup No 25 Tahun 2011 itu merupakan keseriusan pemerintah daerah membentuk karakter Kabupaten Purwakarta yang Islami.&lt;br /&gt;"FPKB merespon positif gagasan pemikiran ini. Artinya, ada keinginan dari pemerintah untuk membangun pondasi keagamaan bagi warga di kabupaten santri ini," jelas Ketua FPKB DPRD Purwakarta Hidayat, kemarin.&lt;br /&gt;Selanjutnya, menurut Hidayat, FPKB sendiri akan berpartisipasi mendorong pelaksanaan aturan baca tulis Al Quran itu berlangsung sebagaimana mestinya di tingkat satuan pendidikan. Kecuali itu, penguatan di lapangan pada tingkatan sektor tokoh agama dan tempat ibadah yang dijadikan referensi pelaksanaan perbup tersebut pun bakal turut dioptimalkan. "Tentunya, partisipasi FPKB akan mengawal pelaksanaan perbup berlangsung sebagaimana mestinya. FPKB juga akan berkoordinasi dalam kaitan ini," jelas Hidayat. &lt;br /&gt;FPKB menyatakan senada bahwa kaitan perbub ini akan membangun manusia yang berahlak dan memiliki pondasi keagamaan. Bahkan, kata Hidayat, terbitnya perbup pula dapat menguatkan sektor penerapan makna qurani dalam perspektif kehidupan para generasi penerus di Purwakarta. (rif)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-1829982036251453558?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/1829982036251453558/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/fraksi-pkb-dukung-langkah-bupati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/1829982036251453558'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/1829982036251453558'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/fraksi-pkb-dukung-langkah-bupati.html' title='Fraksi PKB Dukung Langkah Bupati'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-2224322566612869272</id><published>2011-09-16T05:02:00.005+07:00</published><updated>2011-09-16T05:02:36.170+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Purwakarta'/><title type='text'>Kurikulum Baca Tulis Al Quran Ditanggapi Beragam</title><content type='html'>PURWAKARTA, RAKA - Tahun ini, Pemkab Purwakarta mulai menerapkan kurikulum pendidikan baru yakni baca tulis Al Quran bagi seluruh jenjang pendidikan mulai SD hingga jenjang SMA.&lt;br /&gt;Namun kurikulum baru yang dimaksudkan agar setiap siswa bisa membaca dan menulis Al Quran ternyata mendapat tanggapan dari para guru.&lt;br /&gt;Sebagian menilai menilai kurkulum baru ini akan menambah mata pelajaran siswa. Sementara, sebagian guru menyambut positif diterapkannya kurikulum ini. Sebab kurkulum itu dinilai baik, terutama bagi pengenalan Al Quran sejak kecil. Seperti yang diungkapkan salah seorang guru di sela acara peluncuran Peraturan Bupati tentang kurikulum Baca dan Tulis Al Quran di Aula Pendopo Pemkab Purwakarta, Rabu (14/9).&lt;br /&gt;Menurutnya, kurkulum itu selain mendidik anak untuk bisa membaca serta menulis Al Quran, setiap siswa juga diharapkan dapat meningkatkan pendidikan moral. "Saya rasa baik, sebab dengan kurikulum ini si anak bisa lebih fokus lagi untuk belajar Al Quran. Dan kita harap Insya Allah setiap siswa juga akan mendapatkan pendidikan moral," kata Siti Maemunah, duru SD 4 Bunder Jatiluhur.&lt;br /&gt;Guru sekolah dasar itu menambahkan, penerapan kurikulum ini juga bukan merupakan kendala bagi sekolah. Kurikulum ini pun bisa langsung diterapkan. Sebab bagi dia, secara umum pelajaran baca tulis Al Quran sudah diterapkan oleh pihak sekolah. "Saya rasa tidak ada persoalan jika pun harus langsung diterapkan. Apalagi kurikulum ini sebenarnya bukan hal baru. Namun dengan baca tulis dan Al Quran di masukan ke dalam kurikulum, malah si anak akan bisa lebih fokus lagi menerima pelajaran tersebut," tegasnya.&lt;br /&gt;Di tempat sama, hal berbeda justru dikatakan salah seorang guru SMK yang enggan dikoran namanya. Sebab dengan kurikulum baru itu akan menambah mata pelajaran siswa di sekolah. Padahal saat ini, setiap siswa di SMK rata-rata menerima sebanyak 18 mata pelajaran secara keseluruhan.&lt;br /&gt;Belum lagi, beberapa kurikulum bermuatan lokal lain itu seperti pendidikan lingkungan hidup dan kurikulum berkarakter juga telah diterima.&lt;br /&gt;Sehingga, kurkulum baru itu malah bisa mempengaruhi siswa untuk mempelajari pejaran utama yang bersifat kejuruan. "Kalau diterapkan di tingkat SD mungkin saja dan lebih baik. Tapi bagi siswa SMK, saya anggap malah akan menambah pelajaran," ujar dia.&lt;br /&gt;Kendati demikian, secara tidak langsung ia pun setuju walaupun diusulkan seharunya kurikulum baru ini terapkan bagi siswa untuk jenjang SD hingga SLTP saja. (ton)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-2224322566612869272?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/2224322566612869272/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/kurikulum-baca-tulis-al-quran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/2224322566612869272'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/2224322566612869272'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/kurikulum-baca-tulis-al-quran.html' title='Kurikulum Baca Tulis Al Quran Ditanggapi Beragam'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-1579474568709815834</id><published>2011-09-16T05:02:00.001+07:00</published><updated>2011-09-16T05:02:05.649+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Purwakarta'/><title type='text'>Zakat untuk Bantu Pedagang</title><content type='html'>PURWAKARTA, RAKA - Zakat, infak dan shadaqah adalah sarana yang efektif mengentaskan kemiskinan, bila dikelola dengan benar. Demikian visi Yayasan Al Falah Purwakarta seperti diungkapkan Ketua Badan Pelaksana Yayasan, Kurdi Latif saat dihubungi Radar, kemarin.&lt;br /&gt;Menurutnya, dengan visi yayasan tersebut pihak yayasan terus berusaha mengoptimalkan program yayasan, sehingga berjalan sebagaimana mestinya. Seperti, berjuang menggali dan menyiapkan dana untuk masyarakat kecil, khususnya pedagang dengan sasaran pemberian modal usaha.&amp;nbsp; Tahun 2011 ini Yayasan telah menganggarkan untuk 20 orang pendaftar penerima modal. Masing-masing pedagang akan mendapatkan bantuan Rp 400 ribu dengan total bantuan Rp 8 juta. Sedangkan sisa dari dana yang telah dikeluarkan tersebut akan diberikan modal tambahan kepada 197 pedagang yang telah terdaftar di Yayasan. "Di tahun anggaran 2011 Yayasan Al-Falah meng-anggarkan sebanyak 20 pendaftar baru yang akan mendapatkan modal, sedangkan untuk pedagang lama akan diberikan kenaikan modal sebesar Rp 100 ribu," ujarnya.&lt;br /&gt;Di luar dugaan jumlah pendaftar baru pada tahun 2011 yang sebelumnya telah dianggarkan sebanyak 20 pedagang, namun jumlah yang datang melebihi dari perkiraan sebelumnya yaitu sebesar 59 orang. Dari jumlah itu, akhirnya Yayasan harus menyiapkan dana sebesar kebutuhan jumlah pendaftar yang ada. "Karena peran aktif dari masyarakat yang mengeluarkan zakat dan shadaqah tinggi akhirnya pada tahun 2011 ini di Yayasan terdaftar sekitar 243 pedagang kecil yang menyerap modal usaha sebesar Rp 107.600.00. &lt;br /&gt;Dengan telah terbantunya ratusan pedagang kecil di Kabupaten Purwakarta tersebut Yayasan Al-Falah merasa bersyukur bahwa usaha mereka membantu masyarakat kecil terasa manfaatnya. "Kami para pengurus Yayasan Al-Falah hanya bisa bersyukur kepada Allah SWT, karena pengumpulan zakat ini bisa terasa manfaatnya,” pungkas Lutfi.&lt;br /&gt;Diketahui, pembagian zakat dilaksanakan pada Minggu (11/9), bertempat di kediaman H Soebardjono SH dihadiri oleh para muzaki, amilin dan mustahik zakat, yang dihadiri oleh unsur muspika Kecamatan Purwakarta. Pada kesempatan itu, Lembaga Amil Zakat, Infak dan Shadaqah (Lazis) mengimbau pedagang penerima modal bisa memanfaatkan untuk usaha yang lebih produktif, baik usaha dagang atau lainnya, tapi bukan untuk kebutuhan konsumtif. &lt;br /&gt;Selain agar dana yang telah diberikan tersebut untuk usaha, Ketua Lazis juga berharap agar kedepannya para amilin dan mustahik mampu mencari muzaki baru, karena menurutnya dana yang tersedia sangat terbatas. “Untuk mencari muzaki baru di daerahnya masing-masing untuk diberikan proposal dari Lazis Al-Falah dalam rangka mengembangkan para muzakinya ke seluruh daerah Kecamatan Purwakarta,” katanya. (rif)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-1579474568709815834?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/1579474568709815834/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/zakat-untuk-bantu-pedagang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/1579474568709815834'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/1579474568709815834'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/zakat-untuk-bantu-pedagang.html' title='Zakat untuk Bantu Pedagang'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-3425037782896607896</id><published>2011-09-16T05:01:00.000+07:00</published><updated>2011-09-16T05:01:22.682+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis'/><title type='text'>Isuzu Bidik Pasar Industri Pertanian</title><content type='html'>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-n3l3IzZ7uO8/TnJ1kiUt4KI/AAAAAAAAEpw/dx31AHw7Tks/s1600/HL.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://3.bp.blogspot.com/-n3l3IzZ7uO8/TnJ1kiUt4KI/AAAAAAAAEpw/dx31AHw7Tks/s320/HL.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;ISUZU Astra Motor Indonesia (IAMI),&lt;br /&gt;agen tunggal pemegang merek (ATPM) Isuzu di Indonesia, &lt;br /&gt;meluncurkan truck ukuran medium guna merebut &lt;br /&gt;pangsa pasar industri dan pertanian di Karawang.&amp;nbsp; &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;KARAWANG,RAKA - Ketatnya persaingan di bisnis otomotif acap kali membuat para pelaku pasar di bisnis itu melakukan terobosan baru, tanpa terkecuali Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI), agen tunggal pemegang merek (ATPM) Isuzu di Indonesia. Untuk merebut pasar pabrikan itu melakukan ekspansi dengan meluncurkan truck ukuran medium ke pasar.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;"Kami optimistis penjualan medium truck ini bisa berkontribusi di market share commercial vehicle di Karawang. Secara pasar Karawang merupakan kota yang pas untuk jualan kami. Karawang sebagai kota Industri dan kota pertanian membutuhkan mobil jenis ini,” kata Sales Head Isuzu Karawang, Renny Fitrianingrum, kemarin.&lt;br /&gt;Tambah Renny, untuk tahap awal, ada 2 varian yang disiapkan Isuzu Indonesia, tipe FRR 190PS/4x2 dan FVZ 285PS/ 6x4 dari rencana&amp;nbsp; 5 varian dengan total 10 model. Tipe pertama, lebih difokuskan untuk konsumen perusahaan yang membutuhkan kendaraan dengan tenaga besar namun rendah dalam biaya operasi. Target pasarnya di wilayah kota besar seperti Jakarta dan Surabaya untuk kebutuhan usaha pengiriman barang atau logistik, tidak kecuali Karawang yang mulai banyak jasa sejenis itu hadir disini. &lt;br /&gt;"Sedangkan tipe kedua lebih difokuskan untuk kebutuhan kendaraan niaga high performance khususnya untuk sektor pertambangan dan konstruksi dengan target pasarnya di wilayah Karawang yang banyak dibutuhkan perusahaan Industri besar di Karawang," imbuh Renny. &lt;br /&gt;Sementara itu, agar lebih menarik para calon konsumen untuk membeli Isuzu Elf digelar program Isuzu Suka Suka. Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) memberikan banyak sekali hadiah kepada para pembeli Isuzu Elf selama September 2011. “Setiap pembelian 1 Isuzu Elf tipe apa saja (NHR/NKR 55 CC, NHR/NKR 55 CO/Microbus, NKR 55 CO LWB, NKR 55 L 6 ban, NKR 71 STD/HD), maka mereka berhak memilih salah satu hadiah dari Isuzu. Semakin besar jumlah Isuzu Elf yang dibeli maka semakin menarik hadiah yang dapat para customer pilih,” ungkap Renny saat ditanya program hadiah yang ada di Isuzu.&lt;br /&gt;Hadiah itu antara lain TV LCD, Blackberry, digital camera serta netbook. Khusus untuk pembelian Isuzu Elf 4-ban (NHR / NKR 55 CC dan NKR 55 L), Anda berhak atas hadiah langsung berupa 1 buah sepeda motor Honda Revo Fit. Isuzu berharap dengan program ini, customer menjadi semakin puas dalam menggunakan produk truck Isuzu. Isuzu yakin dengan memberikan pelayanan yang maksimal, maka loyalitas customer akan semakin meningkat. (dri)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-3425037782896607896?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/3425037782896607896/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/isuzu-bidik-pasar-industri-pertanian.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/3425037782896607896'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/3425037782896607896'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/isuzu-bidik-pasar-industri-pertanian.html' title='Isuzu Bidik Pasar Industri Pertanian'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-n3l3IzZ7uO8/TnJ1kiUt4KI/AAAAAAAAEpw/dx31AHw7Tks/s72-c/HL.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-3862703253701032176</id><published>2011-09-16T04:59:00.003+07:00</published><updated>2011-09-16T04:59:48.255+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis'/><title type='text'>Auto 2000 akan Undang Yaris Mania</title><content type='html'>&amp;nbsp;KARAWANG,RAKA - Banyak cara dilakukan oleh dealer dalam menjalin silaturahmi dengan konsumen. Hal itu juga dilakukan oleh dealer yang menjual mobil produk Toyota, Auto 2000 Karawang. Dalam waktu dekat akan menggelar gathering konsumen pengguna mobil Yaris.&lt;br /&gt;“Kabar gembira bagi pengguna Toyota Yaris di daerah Karawang dan sekitarnya. Pasalnya, Minggu (18/9) pagi, Auto 2000 Karawang akan mengadakan gathering untuk Yaris mania Karawang-Purwakarta,” ungkap Agus Sopanji selaku panitia kegiatan gathering konsumen Yaris,kemarin saat mengatakan kepada RAKA.&lt;br /&gt;Tambah Agus, acara ini adalah bentuk keseriusan Auto 2000 dalam melayani konsumennya supaya lebih puas. Acara ini sendiri bukanlah yang pertama diadakan oleh auto 2000 kata Agus, sebelumnya juga sudah sukses dilaksanakan di Resinda foodfestifal beberapa bulan yang lalu. Lanjut Agus, untuk acara besok akan dilaksanakan lebih semarak, tegas panji sapaan Agus Sopanji yang juga Marketing Senior Auto 2000 Karawang.&lt;br /&gt;Agus mengatakan, acara akan mengambil start di showroom Auto2000 Karawang yang baru di Jalan Surotokunto no.80 Karawang dan finish di waterboom, waduk Jatiluhur, Purwakarta. “Panitia telah menyiapkan berbagai macam acara dan hiburan disana. paket-paket&amp;nbsp; yang menarik pun telah disiapkan. Seperti undian untuk setiap pembelian mobil Toyota pada periode ini yang akan memperebutkan grand priza 1 unit Lexus LX 570, 8 Alphard, 20 kijang innova grand new, dan juga tak ketinggalan 40 yaris," ungkapnya. &lt;br /&gt;Untuk para pengguna yaris di Karawang-Purwakarta dan sekitarnya dihimbau untuk segera mendaftarkan diri di Auto2000 Karawang. Info dan pendaftaran bisa menghubungi Auto200 Karawang, Jalan Surotokunto no.80 Karawang,”papar Panji yang juga menjadi koordinator media untuk Auto 2000 Karawang. (dri)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-3862703253701032176?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/3862703253701032176/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/auto-2000-akan-undang-yaris-mania.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/3862703253701032176'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/3862703253701032176'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/auto-2000-akan-undang-yaris-mania.html' title='Auto 2000 akan Undang Yaris Mania'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-8421140838363185395</id><published>2011-09-16T04:59:00.000+07:00</published><updated>2011-09-16T04:59:19.316+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis'/><title type='text'>Mandala Multifinance Fokus Biayai Sepeda Motor</title><content type='html'>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-D-oBjni7RCs/TnJ1HWZ8aqI/AAAAAAAAEps/uoQxG68gtG0/s1600/BAWAH.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://4.bp.blogspot.com/-D-oBjni7RCs/TnJ1HWZ8aqI/AAAAAAAAEps/uoQxG68gtG0/s320/BAWAH.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;GEDUNG Mandala Multi Finance Karawang &lt;br /&gt;di Jalan By Pas Ahmad Yani tetap fokus kepada pembiayaan kendaraan roda dua. &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;KARAWANG,RAKA - PT Mandala Finance adalah salah satu perusahaan pembiayaan terbesar di Indonesia dengan cabang yang tersebar di hampir seluruh negeri. Di Karawang sendiri perkembangan perusahaan tersebut cukup pesat dengan ekspansi yang terus menerus.&lt;br /&gt;Perusahaan ini berdiri sejak tahun 1983 dengan nama PT. Vidya Cipta Leasing Corporation yang bergerak dibidang jasa keuangan. Setelah mengalami beberapa perubahan nama, akhirnya pada tanggal 31 Januari 1997 berganti menjadi Mandala Multifinance hingga saat ini. &lt;br /&gt;Branch Manager Mandala Multi finance Karawang, Ade Jefri, mengatakan sejak tahun 1997 sampai dengan sekarang, perusahaan memfokuskan diri pada pembiayaan konsumen, khususnya pembiayaan sepeda motor. Fokus usaha ini melihat perkembangan kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan roda dua ini. Kebutuhan tersebut terus meningkat seiring dengan berkembangnya waktu. ”Untuk Karawang saja, kita alhamdulilah mulai menuai hasil yang menggembirakan. Dengan terus bertambah Nasabahnya tiap bulannya. Kita ingin terus membantu konsumen sesuai kebutuhannya, bukan hanya pembiayaan motor baru tapi juga motor bekas dan dana tunai,” ungkap Jefri. &lt;br /&gt;Tambah Jefri, sejak didirikan pertama kali, Mandala Multifinance membawa misi utama memberikan pelayanan terbaik terhadap konsumennya. Melalui pelayanan optimal yang didukung oleh pengelolaan sumber daya manusia yang terarah dan terpadu, serta ketersediaan infrastruktur&amp;nbsp; yang memadai, Mandala Multifinance&amp;nbsp; dengan optimis bergerak maju mencapai tujuan sebagai Multifinance andalan masyarkat Karawang dan sekitarnya.&lt;br /&gt;Lanjut Jefri, menjadi perusahaan pembiayaan terbaik secara financial yang berorientasi kepada pelanggan. Menyediakan fasilitas pembiayaan dengan cepat dan efektif melalui perbaikan proses kerja, teknologi informasi serta perluasan jaringan menjadi bagian dari komitmen Mandala Multi finance. “Mengutamakan kepuasan pelanggan dan mitra usaha serta menjaga kredibilitas dan kepercayaan merupakan kesuksesan Mandala Multi finance selama ini,” kata Jefri.&lt;br /&gt;Sementara untuk Karawang, Mandala Multi finance memiliki tiga kantor cabang yaitu di Rengasdengklok,Kosambi dan Cikampek.Dan untuk kantor Mandala Multi finance Karawang,berada dijalan Jend.A Yani no.82 depan Pom bensik Karangpawitan. (dri)&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-8421140838363185395?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/8421140838363185395/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/mandala-multifinance-fokus-biayai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/8421140838363185395'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/8421140838363185395'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/mandala-multifinance-fokus-biayai.html' title='Mandala Multifinance Fokus Biayai Sepeda Motor'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-D-oBjni7RCs/TnJ1HWZ8aqI/AAAAAAAAEps/uoQxG68gtG0/s72-c/BAWAH.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-2154614853100177068</id><published>2011-09-16T04:57:00.000+07:00</published><updated>2011-09-16T04:57:55.694+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis'/><title type='text'>Sangobion sosialisasi Anemia</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-1kpLgvpOkcM/TnJ02gk_GCI/AAAAAAAAEpo/MzwSIMYBNdw/s1600/cadangan.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://1.bp.blogspot.com/-1kpLgvpOkcM/TnJ02gk_GCI/AAAAAAAAEpo/MzwSIMYBNdw/s320/cadangan.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;KARAWANG,RAKA - Kendati belum ada penelitian khusus terkait tingginya penderita anemia namun sosialisasi pencegahan terhadap penyakit tersebut harus terus digalakan. Terlebih bagi daerah yang tingkat kemiskinan masyarakatnya masih tinggi sehingga kurang asupan gizi, kondisi seperti itu amat berpontensi berkembangnya penderita anemia. &lt;br /&gt;Berdasarkan data, anemia merupakan penyakit kurang darah merupakan salah satu penyakit yang sering diderita oleh masyarakat. Untuk menumbuhkan kesadaran tersebut, PT Merck Tbk, terus mensosialisasikan tentang anemia pada masyarakat, melalui berbagai kegiatan. "PT. Merck Tbk,&amp;nbsp; melalui produk Sangobion, telah melakukan berbagai upaya untuk memerangi Anemia sejak tahun 1975," kata ujar Area Manager Bandung Yeni Yuliani. Dia didampingi Brand Manager Sangobion, kemarin.&lt;br /&gt;Salah satu kegiatan yang telah dilakukan, lanjut Yeni, yaitu kegiatan ngabuburit Sangobion pada Ramadhan lalu yang hingga sekarang masih terus dilakukan sosialiasi. Kegiatan itu merupakan kelanjutan dari program-program edukasi melawan anemia. "Sosialisasi pencegahan anemia merupakan kelanjutan dari program edukasi melawan anemia yang telah dilakukan oleh Sangobion secara konsisten di Karawang," ucapnya.&lt;br /&gt;Pada kegiatan tersebut, terang dia, warga diberikan tip-tip puasa sehat semangat agar terhindar dari gejala anemia yang kerapdialami saat berpuasa. "Selain itu Sangobion juga mengadakan berbagai acara seperti Kompetisi Pukul Bedug, acara hiburandengan band religi dan marawis lokal, serta membagikan buka puasa tajil secara gratis. Selain itu Sangobion juga membagikanberbagai hadiah menarik lewat berbagai games interaktif dan door prize yang dapat diikuti oleh warga," paparnya.Rencananya, tambah Yeni, dalam waktu dekat ini, kegiatan sosialisasi anemia juga akan dilakukan di Kabupaten Purwakarta."Setelah di Karawang, rencananya juga akan dilakukan di Purwakarta, kemungkinan bulan ini, tapi tepatnya belum kamitentukan," pungkasnya. (asy)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-2154614853100177068?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/2154614853100177068/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/sangobion-sosialisasi-anemia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/2154614853100177068'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/2154614853100177068'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/sangobion-sosialisasi-anemia.html' title='Sangobion sosialisasi Anemia'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-1kpLgvpOkcM/TnJ02gk_GCI/AAAAAAAAEpo/MzwSIMYBNdw/s72-c/cadangan.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-9223280882870233733</id><published>2011-09-16T04:55:00.000+07:00</published><updated>2011-09-16T04:55:33.615+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gen-X'/><title type='text'>2.312 Calon Mahasiswa Unsika Ikuti Akademika 2011</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-tETqoX4VJ9E/TnJ0Rw7AS8I/AAAAAAAAEpk/EE4lUOWTugk/s1600/AKADEMIKA+%25284%2529.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="214" src="http://2.bp.blogspot.com/-tETqoX4VJ9E/TnJ0Rw7AS8I/AAAAAAAAEpk/EE4lUOWTugk/s320/AKADEMIKA+%25284%2529.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;SEJUMLAH 2.312 calon mahasiswa alias cama dan calon mahasiswi alias cami Universitas Singaperbangsa Karawang atau beken disebut Unsika, Rabu (14/9) bikin ramai kampusnya. Selain itu sesuai acaranya, mereka juga punya penampilan lain dibanding hari-hari biasanya.&lt;br /&gt;Buat yang jadi cama di antaranya ada yang memakai peci berhias bak pengantin sunat, sedangkan cami dengan rambut dikepang dua yang salah satunya dihiasi aksesoris warna-warni. Satu yang relatif sama di antara cama dan cami, adalah warna pakaian yang serba putih.&lt;br /&gt;Yupz, itulah saat masa orientasi pengenalan kampus (ospek) buat cama dan cami, yang di lingkungan Unsika disebut Ajang Kaderisasi Mahasiswa Unsika (Akademika) dibuka. Dan di hari pembukaan yang digelar di aula kampusnya, Jalan Ronggowaluyo, Telukjambe Timur, itu 2.312 cama-cami tadi masuk akademika yang buat keseluruhan 18 program studi (prodi) di delapan fakultas, yang konon waktunya bakal sampai Sabtu (17/9).&lt;br /&gt;Kata Ketua Yayasan Pendidikan Perguruan Tinggi Pangkal Perjuangan (YPPTPP) yang menaungi Unsika, Pak H. Tayo Tarmadi, S.Sos, MM saat membuka acara, juga Rektor Pak Drs. H. Harun Firdus, MSi serta sejumlah wakil rektor, Akademika antara lain dimaksud agar tercipta insan akademis yang cinta almamater, bermanfaat, idealisme, juga turut bertanggung jawab atas tri dharma perguruan tinggi yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.&lt;br /&gt;Selain itu, juga biar di setiap mahasiswa tertanam sikap kritis, juga mampu mengolah organisasi secara profesional. Nggak ketinggalan juga tercipanya kader-kader dan aktivis-aktivis kampus yang siap melanjutkan tongkat estafet keorganisasian. Lebihnya lagi juga buat peningkatan pemahaman tentang iman, ilmu dan amal.&lt;br /&gt;Soal yang mendasari digelarnya Akademika, antara lainnya juga lantaran perguruan tinggi sebagai lembaga pencetak insan-insan pembaharu. Karenanya perguruan tinggi merupakan institusi tempat bernaungnya mahasiswa bagi membangun konstruksi berpikir dari sudut keilmuan dan intelektualitas dalam terjemahannya ke dalam sikap dan pola laku terhadap tri dharma perguruan tinggi.&lt;br /&gt;Di luar itu juga jadi langkah awal mahasiswa baru buat memasuki suatu perguruan tinggi (Unsika), dan jadi bagian dari masyarakat ilmiah. Untuk itu tradisi kampus yang sarat perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan, perlu diperkenlkan dengan menumbuhkan kesadaran sebagai calon intelektual yang merupakan bagian dari rakyat Indonesia, juga sebagai penerus cita-cita perjuangan bangsa yang memiliki pemihakan terhadap kebenaran ilmu.&lt;br /&gt;"Ya, yang seperti itu antara lainnya acara akademika ini gelar. Tapi semua dari unsur mahasiswa yang tangani," senada Ketua Umum Akademika, Pak H. Zaenal Arifin AR, SAg, MPdI dan Pembimbing Pak Rudy Moch. Sertadi, SE. Sementara seorang mahsiswa, Iyan Kurniawan yang bareng Ketua Presma M. Zainal Aripin, Sekjen Dedi Noor Iskandar dan Ketua BLM Jamal, pun mengakui itu. "Dan kebetulan saya yang jadi ketuanya," ujar Iyan. &lt;br /&gt;Sementara itu sejumlah 2.312 orang mahasiswa baru Unsika Tahun Akademik 2011/2012 yang ikutan Akademika, terdiri mahasiswa FH Prodi Ilmu Hukum (S.1) 134 orang; FE Prodi Manajemen (S.1) 209 orang, Akuntansi (D3) 58 orang dan Akuntansi (S.1) 128 orang; FKIP Prodi PLS (S.1) 20 orang, Pend. Bahasa Inggris (S.1) 382 orang, Pend. Matematika (S.1) 201 orang dan PJKR (S1) 241 orang,&lt;br /&gt;Faperta Prodi Agroteknologi (S.1) 94 orang; Prodi Kebidanan (D3) 88 orang, FAI Prodi PAI (S.1) 118 orang; FT Prodi Teknik Industri (S.1) 104 orang, Teknik Mesin (S.1) 124 orang dan Teknik Mesin (D3) 49 orang; Fasilkom Prodi Teknik Informatika (S.1) 242; FISIP Prodi Ilmu Komunikasi (S.1) 45 orang dan Ilmu Pemerintahan (S.1) 75 orang. (dea wahyudi)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-9223280882870233733?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/9223280882870233733/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/2312-calon-mahasiswa-unsika-ikuti.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/9223280882870233733'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/9223280882870233733'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/2312-calon-mahasiswa-unsika-ikuti.html' title='2.312 Calon Mahasiswa Unsika Ikuti Akademika 2011'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-tETqoX4VJ9E/TnJ0Rw7AS8I/AAAAAAAAEpk/EE4lUOWTugk/s72-c/AKADEMIKA+%25284%2529.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-3855142282071079382</id><published>2011-09-16T04:53:00.000+07:00</published><updated>2011-09-16T04:53:30.940+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gen-X'/><title type='text'>PENDIDIKAN MORALITAS SISWA</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-nVCOCOcJdfE/TnJzy_SA_AI/AAAAAAAAEpg/ajiixLTTG-c/s1600/OPINI+ARAB.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-nVCOCOcJdfE/TnJzy_SA_AI/AAAAAAAAEpg/ajiixLTTG-c/s1600/OPINI+ARAB.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;i&gt;Oleh : Muhammad Nuryanto Al–Araby, SPdI&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;(Guru PAI SMKN 1 Karawang)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang baik moralnya (Al-hadits)”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengutif dari hasil refleksi tujuan pendidikan di Karawang, bahwa pendidikan merupakan sebuah proses pembentukan jati diri untuk memaksimalkan berkembangnya kualitas hidup manusia. Bahkan Kadisdikpora Karawang dalam sambutannya menyampaikan bahwa pendidikan harus terjangkau oleh semua kalangan, dengan tetap menjaga kualitas akademik dan kematangan budi pekerti serta nilai-nilai luhur budaya. Diperkuat oleh pernyataan Bupati Karawang H. Ade Swara dalam orasinya, bahwa pendidikan merupakan kewajiban yang harus terus diwujudkan oleh seluruh elemen terkait. &lt;br /&gt;Membaca dengan kacamata analisa media, bahwa pemerintah Karawang berkomitmen mewujudkan pendidikan di Karawang yang terjangkai dan berkualitas. Dalam kesempatan ini, ada sebuah peluang besar untuk kita terus memperbaiki dan mengkaji ulang tentang beberapa hambatan dan masalah pendidikan. Fenomena yang sangat mencoreng wajah&amp;nbsp; pendidikan di bangsa kita, adalah soal moralitas.&lt;br /&gt;Masalah moralitas di kalangan pelajar kita dewasa ini merupkan salah satu masalah pendidikan yang harus mendapat perhatian semua pihak. Berbagai perubahan yang terjadi dalam seluruh aspek kehidupan para pelajar kita, mulai dari tata pergaulan, gaya hidup, bahkan hingga pandangan-pandangan yang mendasar tentang standar perilaku, merupakan konsekuensi dari perkembangan yang terjadi dalam skala global umat manusia di dunia ini.&lt;br /&gt;Arus globalisasi informasi lintas geografi dan budaya yang semakin deras terjadi saat ini. Mau tidak mau hal itu menimbulkan dampak tersendiri yang tidak selalu positif bagi kehidupan remaja dan pelajar kita. Padahal pada sisi yang elementer, mereka diharapkan mampu memelihara dan melestarikan tradisi, cara pandang, dan aspek-aspek moralitas luhur bangsa indonesia.&lt;br /&gt;Pelajar merupakan aset bangsa yang hurus dioptimalkan dengan baik. Pelajar menjadi kekuatan dan semangat untuk membangun kemajuan negara. Sebuah negara akan mengalami kemajuan, andai pelajar mampu menjadikan proses pendidikan (sekolah dan luar sekolah) menjadi proses perubahan sikap dan kecerdasan.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;Dan yang harus dievaluasi juga, dalam pemahaman pendidikan hari ini, standaritas kesuksesan siswa, bahwa siswa tidak hanya diukur dengan kecerdasan intelektual semata, tapi harus diimbangi dengan kecerdasan moralitas.&lt;br /&gt;Menjadi perhatian dunia, ketika bangsa Indonesia menjadi bangsa yang terkorup di ASEAN, ini menunjukan sebuah indikasi yang kurang baik dalam proses pendidikan. Ketika proses pendidikan hanya mendewakan intelektual semata, gambaran masayarakat akan liar dan beringas.&lt;br /&gt;Refleksi pendidikan menjadi modal untuk terus memperbaiki kualitas pendidikan, khususnya pendidikan di Karawang, supaya mampu mewujudkan pelajar-pelajar yang siap pakai dan kompetitif. Semoga..(*)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-3855142282071079382?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/3855142282071079382/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/pendidikan-moralitas-siswa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/3855142282071079382'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/3855142282071079382'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/pendidikan-moralitas-siswa.html' title='PENDIDIKAN MORALITAS SISWA'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-nVCOCOcJdfE/TnJzy_SA_AI/AAAAAAAAEpg/ajiixLTTG-c/s72-c/OPINI+ARAB.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-746371131618482424</id><published>2011-09-16T04:51:00.002+07:00</published><updated>2011-09-16T04:51:33.409+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Subang'/><title type='text'>Bursa Balonbup 2013 Menyeruak , Pengamat Politik: Nina - Primus Kekuatan Tak Tertandingi</title><content type='html'>SUBANG, RAKA - Jika asumsi menyatukan Nina Eep Hidayat dengan Primus Yustisio dalam perhelatan pemilihan bupati dan wakil bupati Kabupaten Subang pada 2013 mendatang, terealisasi, hal ini akan menjadi sebuah kekuatan yang sulit ditandingi.&lt;br /&gt;Demikian diungkapkan pengamat politik Kabupaten Subang, Enjang Beno Sobarna saat dihubungi RAKA, Rabu (14/9). Sebab, menurut Beno, kekuatan kader militan PDI Perjuangan, sampai pemilihan umum legislatif, masih sangat tinggi. Dan ini terlepas dari calon anggota dewan yang dicalonkan dari partai berlambang kepala banteng tersebut.&lt;br /&gt;“Terlepas Dari para calon yang muncul dalam pencalonan legislatif yang lalu, yang pasti, kader-kader militan PDI Perjuangan sampai saat ini masih menjadi sebuah kekuatan yang besar di Kabupaten Subang. Lain dari itu, popularitas Primus di Kabupaten Subang, sampai saat ini masih besar,” ujar Beno.&lt;br /&gt;Disinggung tentang kasus yang saat ini tengah menjerat ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Subang, menurut Beno, berdasarkan pengamatan dirinya kondisi di partai hingga saat tidak ada persoalan, dan masih tetap solid terhadap Eep Hidayat. “Kalau pun muncul bakal calon lain dari partai tersebut, itu hanya merupakan bumbu-bumbunya saja, dan saya memperkirakan, jika suara nantinya akan tetap mengerucut kepada ibu Nina, itu jika ibu Nina yang akan muncul menjadi bakal calon bupati atau wakil bupati Kabupaten Subang,” tambah Beno.&lt;br /&gt;Sementara terkait dengan posisi ketua DPRD, Atin Supriatin yang saat ini juga muncul dalam bursa pencalonan bupati dan wakil bupati Kabupaten Subang, menurut Beno, kemungkinan Atin untuk muncul menjadi calon bupati dan atau wakil bupati KAbupaten Subang, sangat kecil. “Ada surat keputusan dari DPP Partai PDI Perjuangan, jika posisi strategis Ketua DPRD, “Jangan sampai ditinggalkan” dan aturan itu sudah jelas. Kalau saya tidak salah hitung, keluarnya surat tersebut sekitar pertengahan tahun ini,” jelas Beno.&lt;br /&gt;Sementara menurut pemerhati politik, Dadan Ramdan, yang perlu diperhatikan bukan pada konteks penggabungan kedua orang tersebut, sebab kekuatan partai lain, jika digabungkan, akan menjadi sebuah kejutan. “Kita lihat dalam pemilu bupati yang lalu, dimana kekuatan Hj. Imas dengan Primus hampir saja mengalahkan Eep Hidayat, dan saya yakin, jika kondisi serupa bakal terjadi di Kabupaten Subang, dimana masyarakat akan mencari figure baru dalam tampuk pimpinan di pemerintahan,” ujar Dadan.&lt;br /&gt;Ditambahkan Dadan, kekuatan partai politik yang ada di DPRD KAbupaten Subang, saat ini sudah hamper merata, dimana kekuatan Partai Demokrat dan PKS, jika mereka bergabung, akan menjadi kekuatan besar yang akan sulit ditandingi juga. “Jika berhitung perolehan kursi di DPRD, dimana Demokrat memiliki 9 kursi dan PKS memiliki 7 Kursi, ini akan menajdi sebuah kekuatan besar, jika digabungkan, dan perlu diketahui juga, jika soliditas yang dimiliki oleh PDI Perjuangan, masih kalah solid jika dibandingkan dengan soliditas kader PKS,” tambah Dadan.&lt;br /&gt;Terlepas dari itu semua, tambah Dadan, yang bakal menentukan adalah pada H-1 pelaksanaan pemilihan bupati dan wakil bupati Kabupaten Subang, para pelaksana pemilu, baik itu KPUD sampai tingkat KPPS serta pengawas pemilu, harus bekerja ekstra, meminimalisir terjadinya kecurangan-kecurangan yang bakalan terjadi nanti. (eko)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-746371131618482424?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/746371131618482424/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/bursa-balonbup-2013-menyeruak-pengamat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/746371131618482424'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/746371131618482424'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/bursa-balonbup-2013-menyeruak-pengamat.html' title='Bursa Balonbup 2013 Menyeruak , Pengamat Politik: Nina - Primus Kekuatan Tak Tertandingi'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-8423647770243159888</id><published>2011-09-16T04:50:00.003+07:00</published><updated>2011-09-16T04:50:47.669+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Subang'/><title type='text'>Dana BOS di Subang Belum Cair</title><content type='html'>SUBANG, RAKA - Belum cairnya dana Bantuan Operasional sekolah (BOS, red) sampai triwulan ketiga, membuat sekolah meradang. Sebab, sejak pemerintah menggulirkan program sekolah gratis, sekolah-sekolah setara sekolah dasar dan sekolah menengah pertama, menggantungkan pembiayaan operasional sekolah dari bantuan pemerintah.&lt;br /&gt;Untuk menutupi kebutuhan pembiayaan sekolah, sejumlah sekolah bertindak “cerdas” dengan menggunakan dana talangan dari pihak “ketiga” yang pembayarannya, belum juga bisa dipastikan. Yang memprihatinkan, ketergantungan guru honor, atas dana BOS tidak bisa disangkal, sebab honor mereka dibayarkan setelah BOS cair.&lt;br /&gt;“Kita tidak bisa menutup mata, sebab kebutuhan sekolah sangat besar, dan jika pembiayaan mereka tidak segera bias ditutupi dari dana BOS, ini akan menjadi sebuah BOM waktu. Tidak bias disangkal, jika selama ini, para kepala sekolah sudah berlaku “cerdas” dengan menggunakan dana talangan dari pihak lain untuk menutupi kebutuhan operasional sekolah,”ujar Direktur LEmbaga Advokasi pendidikan (LAP,red) Yaya Sudarya. &lt;br /&gt;Sementara, salah seorang staf pengajar di sebuah sekolah swasta di Subang, Saeful Riyadi mengungkapkan kekesalannya atas keterlambatan pencairan dana BOS yang menyebabkan sekolahnya mengalami ‘krisis pembiayaan’, diantaranya untuk membayar honor tenaga pengajar dan keperluan-keperluan operasional sekolah.&lt;br /&gt;“Meskipun fenomena telatnya BOS ini kerap terjadi, bahkan nyaris menjadi kebisaaan, tetap saja kita merasa kesal. Yang terbebani kan sekolah, harus pintar-pintar nyari dana talangan untuk menutupi kebutuhannya sambil menunggu cairnya dana BOS. Karena kan kegiatan-kegiatan sekolah ini harus tetap berjalan, operasional guru juga harus diperhatikan. Akhirnya kan sekolah terpaksa ngutang kesana kemari,”ujarnya.&lt;br /&gt;Menurut Saeful, seringnya keterlambatan pencairan dana BOS ini muncul semenjak ada perubahan peraturan yang menetapkan bahwa dana BOS tidak boleh langsung disalurkan ke rekening sekolah yang bersangkutan tanpa terlebih dahulu dimasukkan ke kas daerah melalui APBD Kabupaten/Kota. “Kebijakan ini tentu saja memperlambat ‘birokrasi’ pencairan BOS, karena ketika kewenangannya diserahkan ke pemerintah daerah setempat, yakni masuk kas APBD Kabupaten/Kota, maka tentunya harus melalui pembahasan terlebih dahulu ditingkat DPRD terkait,”tambahnya.&lt;br /&gt;Karena itu, menurut Saeful, kedepan pihaknya meminta agar mekanisme penyaluran dan pencairan dana BOS dikembalikan kepada mekanisme yang dulu, dimana dana BOS langsung dialirkan ke sekolah dan tidak melalui mekanisme APBD pemerintah daerah setempat.&lt;br /&gt;“Sebaiknya pencairan dan penyaluran BOS ini menggunakan mekanisme seperti dulu. Langsung dicairkan ke sekolah dan tidak melalui ABPD pemerintah daerah setempat, supaya realisasinya tidak mengalami kendala keterlambatan seperti sekarang ini. Kasihan kan sekolah-sekolah yang akhirnya kerepotan,” tegas Saeful. (eko)&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-8423647770243159888?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/8423647770243159888/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/dana-bos-di-subang-belum-cair.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/8423647770243159888'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/8423647770243159888'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/dana-bos-di-subang-belum-cair.html' title='Dana BOS di Subang Belum Cair'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-2201334533820950196</id><published>2011-09-16T04:50:00.000+07:00</published><updated>2011-09-16T04:50:04.700+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Subang'/><title type='text'>Latihan Base Camp Pelajar Sekabupaten Subang Dan Lanud Suryadarma Satukan Persepsi Pelajar SMK Subang</title><content type='html'>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-9g88PYOPUrc/TnJy9_C64NI/AAAAAAAAEpc/MCjeCqo0sis/s1600/BANNER.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://4.bp.blogspot.com/-9g88PYOPUrc/TnJy9_C64NI/AAAAAAAAEpc/MCjeCqo0sis/s320/BANNER.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;KOMANDAN Lanud Suryadarma Kol Pnb H. Dumex Dharma, S.AP., M.Si&amp;nbsp; &lt;br /&gt;secara simbolis memasang pin peserta kegiatan base camp.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;KOMANDAN Lanud Suryadarma Kol Pnb H. Dumex Dharma, S.AP., M.Si (Han), secara resmi membuka latihan 'base camp' bagi siswa- siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Subang, di Lapangan Sepak Bola Garuda, Lanud Suryadarma, Kalijati, Rabu (14/9).&lt;br /&gt;Latihan base camp tersebut bertujuan untuk menjalin kekompakan dan kebersamaan sehingga dalam diri siswa timbul wawasan dan kedisiplinan agar mereka saling mengenal dan tidak terlibat dalam tindakan yang melanggar aturan.&lt;br /&gt;Dalam sambutannya Danlanud Suryadarma menyampaikan melalui latihan base camp diharapkan membuka wawasan siswa sehingga&amp;nbsp; tergerak hati dan langkahnya untuk menata diri agar dalam kehidupannya dapat memberikan&amp;nbsp; arti bagi masyarakat bahkan bangsa dan negara. Upacara ditandai pula dengan pemasangan tanda siswa dan pembacaan janji siswa.&lt;br /&gt;Sedangkan menurut Mayor Pnb Sapuan S.Sos., Kepala Sekolah SMK Angkasa 1 dan 2 Kalijati, kegiatan base camp angkatan pertama diikuti 81 siswa terdiri&amp;nbsp; 47 siswa SMKN 2 Subang dan 34 dari SMK Angkasa Kalijati. Mereka akan tinggal bersama dan dikenalkan serta melakukan kegiatan semi militer selama tiga hari ke depan di Lanud Suryadarma. Ke depan diharapkan latihan base camp akan terus dilakukan secara terjadwal bagi siswa-siswa lainnya dari SMK tersebut, agar pendidikan karakter bagi SMK di Subang dapat diupayakan secara nyata.&lt;br /&gt;Ditambahkan latar belakang kegiatan didorong oleh beberapa pelaksanaan latihan base camp yang telah berlangsung dengan baik di Lanud Suryadarma.&amp;nbsp; Disamping itu, menurut Mayor Pnb Sapuan disinyalir sikap egoisme antarsiswa SMK di Subang sama-sama tinggi saat di berada diluar sekolah, akibat tidak saling mengenal satu sama lain sehingga timbul tindakan yang melanggar aturan. Oleh karena itu, melalui kegiatan base camp secara bersama diharapkan dapat meredam tindakan melanggar aturan karena telah terbiasa dalam kegiatan kebersamaan dan kedisiplinan. (Pir)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-2201334533820950196?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/2201334533820950196/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/latihan-base-camp-pelajar-sekabupaten.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/2201334533820950196'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/2201334533820950196'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/latihan-base-camp-pelajar-sekabupaten.html' title='Latihan Base Camp Pelajar Sekabupaten Subang Dan Lanud Suryadarma Satukan Persepsi Pelajar SMK Subang'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-9g88PYOPUrc/TnJy9_C64NI/AAAAAAAAEpc/MCjeCqo0sis/s72-c/BANNER.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-2070920081275263981</id><published>2011-09-16T04:48:00.000+07:00</published><updated>2011-09-16T04:48:20.825+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Subang'/><title type='text'>Dana Rehab  SDN Sukamulya Belum Jelas</title><content type='html'>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-2SbW6jCldUc/TnJydmojXqI/AAAAAAAAEpY/WU7cF34UaD8/s1600/KANAN.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://2.bp.blogspot.com/-2SbW6jCldUc/TnJydmojXqI/AAAAAAAAEpY/WU7cF34UaD8/s320/KANAN.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;BELUM JELAS: Bangunan SDN Sukamulya yang &lt;br /&gt;ambruk akibat hempasan angin kencang. &lt;br /&gt;Sebelumnya Disdik dan Dewan Guru berjanji akan mengusahakan &lt;br /&gt;dana rehab sekolah tersebut, namun hingga kemarin janji itu sama sekali belum jelas. &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;SUBANG, RAKA – Untuk membiayai bangunan SDN Sukamulya yang ambruk akan diupayakan melalui anggaran perubahan atau mungkin akan dibiayai dari anggaran Bantuan Gubernur (Ban-gub) Jawabarat.&lt;br /&gt;Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang TK/SD Dinas Pendidikan Kabupaten Subang, Mas Indra Subhan, baru-baru ini. Bahkan dia menambakan kalau memungkinkan bangunan SDN Sukamulya yang berada di Dusun Buwer Desa Rancamulya Kecamatan Patokbeusi Subang akan dibiayai dari anggaran perubahan, apabila dari anggaran perubahan tidak memungkinkan atau usulan perubahan tersebut tidak disetujui atau anggaran yang ada tidak bisa dirubah kemungkinannya akan dibiayai dari Bantuan Gubernur (Ban-gub) Jawabarat.&lt;br /&gt;“Upaya tersebut setelah Saya melaporkan hasil cek lapangan bangunan sekolah yang ambruk kemarin, ”jelas Kabid Mas Indra.&lt;br /&gt;Adapun untuk mengupayakan penanggulangan atau membangun kembali bangunan SDN Sukamulya yang semula dibiayai dana Bantuan Khusus Desa (BKUD) tahun anggaran 2009 senilai Rp.40juta yang ambruk belum sempat terselesaikan.&lt;br /&gt;Sementara itu menurut Kepala Bidang Ekonomi BPMKB Pemda Subang, H.Sawal kepada RAKA (13/09) menjelaskan bahwa ambruknya SDN Sukamulya diakibatkan terpaan angin puyuh. Namun apabila bangunan sekolah itu ambruk lantaran terdapat kontruksi bangunan yang kurang baik, atau penggunaan komposisi adukan cor-an dan adukan pemasangan bata&amp;nbsp; diindikasikan kurang semen maka hal itu perlu adanya proses analisa yang tepat guna menetralisir sebab-sebab ambruknya bangunan tersebut.&lt;br /&gt;Yang terpenting, ditegaskan Sawal, bagi pihaknya sebagai Kabid Ekonomi yang diperbantukan dalam program BKUD telah menyampaikan amanat pemda Subang kepada pihak sekolah terkait anggaran BKUD tahun 2009 telah sampai kepada Desa setempat yang selanjutnya dialokasikan kepada sekolah tujuan.&lt;br /&gt;Untuk itu, ditambahkan Sawal, apabila pembangunan SDN Sukamulya tidak bisa selesai sekaligus, hal itu bukanlah kesalahannya. Karena, anggaran BKUD yang diberikan kepada sekolah tersebut dari senilai Rp.40 juta bisa atau cukup digunakan untuk merehabilitasi satu ruang kelas, atau bisa saja untuk pembangunan ruang kelas baru dengan syarat ada dana penyerta lain untuk tambahannya.&lt;br /&gt;“Jelas Dong dana BKUD tidak akan cukup untuk membangun ruang kelas baru, kecuali ada dana sumbangsih dari orang tua murid atau dari pihak ketiga,”jelas Sawal. (pir)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-2070920081275263981?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/2070920081275263981/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/dana-rehab-sdn-sukamulya-belum-jelas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/2070920081275263981'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/2070920081275263981'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/dana-rehab-sdn-sukamulya-belum-jelas.html' title='Dana Rehab  SDN Sukamulya Belum Jelas'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-2SbW6jCldUc/TnJydmojXqI/AAAAAAAAEpY/WU7cF34UaD8/s72-c/KANAN.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-6457780227589869997</id><published>2011-09-16T04:46:00.001+07:00</published><updated>2011-09-16T04:46:25.850+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Subang'/><title type='text'>Pemda dan Dirjen PSP Tidak Sepaham</title><content type='html'>SUBANG, RAKA – Pemda Subang tidak selaras dengan rencana Direktorat Jendral Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian. Pasalnya Dirjen PSP, Sumarjo Gatot Irianto, M.S.D.A.A dalam kunjungan Panen Raya di Desa Tanjungtiga Blanakan dilakukan secara simbolis.&lt;br /&gt;Selailn itu Sumarjo juga mendapat tugas dari pemerintah untuk mencetak 60 ribu hektar sawah baru dan 10 ribu hektare areal pertanian non sawah. Akan tetapi pemda Subang sendiri terkesan membunuh lahan pertanian teknis yang jelas-jelas telah memberikan kontribusi besar guna ketahanan pangan nasional berkelanjutan.&lt;br /&gt;Hal tersebut dikatakan Sekretaris General Ormas Gival, Harmansyah pasca kunjungan Direktorat Jendral Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian ke Desa Tanjungtiga Kecamatan Balanakan, Rabu (14/09). Kata Harmansyah, kunjungan Ditjen PSP Kementerian Pertanian ke Desa Tanjungtiga membawa misi pengembangan pertanian yang ada diwilayah Desa tersebut seluasnya di Kabupaten Subang dan lebih luasnya lagi tarap Nasional.&lt;br /&gt;Kemarin itu, Selasa (13/09) dilanjutkan Harmansyah, Ditjen PSP Kementerian Pertanian membawa misi pengembangan pertanian guna&lt;br /&gt;meningkatkan produksi pertanian dengan mencetak lahan-lahan pertanian baru serta mempertahankan lahan-lahan pertanian teknis dan non sawah, kata Dirjen pihaknya ditugasi untuk mencetak 60 ribu hectare sawah baru dan 10 ribu hektare areal pertanian non sawah. Bahkan pihaknya baru bisa nyumponi tugasnya seluas 23 ribu hektar siap tanam terlah terealisasi dan sisanya dalam tahap pengolahan lahan.&lt;br /&gt;“Begitu mulia tugas Dirjen PSP Kementerian Pertanian yang terus berupaya untuk memperluas lahan pertanian, Saya dukung tugas&lt;br /&gt;beliau,” jelas Harmansyah. Sementara di Kabupaten Subang sendiri, ditambahkan Harmansyah, lahan pertanian teknis malah terkesan dimusnahkan, mengapa tidak. Buktinya disejumlah wilayah Kecamatan yang ada di Kabupaten Subang berdirinya&lt;br /&gt;sejumlah pabrik garment dan pabrik-pabrik lainnya bertengger dan diberdirikan di sawah lahan teknis. Dengan demikian perilaku pemda Subang melalui oknum pejabat-pejabat tertentu dan bahkan oknum anggota DPRD terkesan mendukung pengalihan atau konversi lahan pertanian menjadi lahan industry. &lt;br /&gt;Selain pemda Subang tidak selaras dengan tujuan pemerintah pusat melalui Direktorat Jendral&amp;nbsp; Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, juga pemda Subang tidak menggubris hinbauan pemerintah provinsi Jawabarat yang mana pada saat ini Jawabarat mengalami surplus pangan hingga mencapai 1,1 juta ton padi. Untuk menutupi surplus tersebut Gubernur memprogram agar produksi pertanian ditingkatkan dan perluas lahan pertanian. “Pemda Subang selain tidak selaras dengan Ditjen PSP Kementerian Pertanian juga pemda Subang tidak menggubris rencana dan himabuan pemprov Jabar,”tambahnya.(pir).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-6457780227589869997?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/6457780227589869997/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/pemda-dan-dirjen-psp-tidak-sepaham.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/6457780227589869997'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/6457780227589869997'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/pemda-dan-dirjen-psp-tidak-sepaham.html' title='Pemda dan Dirjen PSP Tidak Sepaham'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-2753595547703708340</id><published>2011-09-16T04:45:00.002+07:00</published><updated>2011-09-16T04:45:33.590+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Subang'/><title type='text'>Bupati: Subang Kaya Migas</title><content type='html'>SUBANG, RAKA - Plt. Bupati Subang, Ojang Sohandi menyampaikan bahwa Kabupaten Subang selain dikenal sebagai Lumbung Padi Nasional juga sebagai penghasil minyak dan gas (migas) yang saat ini tengah dilakukan eskplorasi.&lt;br /&gt;Ojang mengharapkan dalam hal bagi hasil migas bisa dilaksanakan secara proporsional. Hubungannya dengan pertanian ialah bagi hasil yang proporsional sangat diharapkan mampu membangun dan memelihara infrastruktur yang mendukung pada pertanian. Karena kondisi infrastruktur sangat riskan akan kerusakan terutama pada musim panen dan musim hujan.&lt;br /&gt;Upaya menjaga infrastruktur pertanian dianggap penting karena 41% wilayahnya adalah areal pertanian. Hal tersebut disampaikan Ojang dalam sambutannya usai melakukan Panen Perdana Program SRI (System of Rice Intensification) di Desa Tanjungtiga Blanakan. Daerah ini pernah mendapatkan penghargaan atas peningkatan pertanian di atas 5%. Penghargaan ini diakui oleh Ojang merupakan merupakan usaha keras dari para petani dalam meningkatkan produksi beras.&lt;br /&gt;Namun dibalik kebanggaan sebagai salah satu Lumbung Padi Nasional ada kekhawatiran menjadi “Lumbung Kemiskinan” akibat tidak mampu mempertahankan sebagai wilayah pertanian dikarenakan tidak mampu mempertahankan areal-areal sawah tetap sebagai areal pertanian. “Saya khawatir Subang menjadi Lumbung Kemiskinan karena pemilik sawah tidak mampu mempertahankan tanah miliknya sebagai lahan pertanian atau berubah fungsi menjadi non-pertanian,” kata Ojang. Oleh karenanya, alih fungsi lahan menjadi sektor non-pertanian harus diupayakan seminimal mungkin. Apalagi sekarang Subang diberikan target hasil pertanian 1,1 juta ton. (pir)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-2753595547703708340?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/2753595547703708340/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/bupati-subang-kaya-migas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/2753595547703708340'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/2753595547703708340'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/bupati-subang-kaya-migas.html' title='Bupati: Subang Kaya Migas'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-8342298899542367909</id><published>2011-09-16T04:45:00.000+07:00</published><updated>2011-09-16T04:45:01.468+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Subang'/><title type='text'>Subang Perlu Perda Tata Ruang</title><content type='html'>SUBANG, RAKA - Persoalan pembangunan di Kabupaten Subang, sampai saat ini masih belum memiliki kejelasan. Padahal, untuk bisa menjadi Kabupaten maju di Jawa barat, sebuah peraturan daerah tentang penataan ruang, sangat diperlukan. Semantara sampai saat ini, rancangan peraturan daerah tentang rencana tata ruang dan wilayah, masih belum memiliki sebuah kejelasan, hingga diperlukan sebuah tindakan proaktif dari seluruh elemen di KAbupaten Subang, agar rancangan peraturan daerah bias segera dibuat perda.&lt;br /&gt;Demikian diungkapkan Ketua Jabar Institut, Ahmad Baedhowi kepada RAKA, Rabu (14/9). Menurut Dowi, dengan belum adanya sebuah kejelasan tentang RTRW, maka pembangunan pabrik-pabrik yang saat ini tengah menjamur di KAbupaten Subang, akan selalu mengundang aksi demo dari masyarakat.&lt;br /&gt;“Sudah dinas terkaitnya berlaku plin-plan, tidak ada ketegasan dan berlaku sembrono dalam mensahkan sebuah pembangunan pabrik, dibarengi dengan tidak adanya peraturan daerah yang secara tegas membolehkan atau melarang sebuah pembangunan pabrik, menjadi lengkap sudah penderitaan masyarakat di Kabupaten Subang,”ujar Dowi.&lt;br /&gt;Padahal, tambah Dowi, seharusnya, dalam kondisi saat ini, pemerintah seharusnya tidak serta merta memanfaatkan kondisi yang tengah labil dalam aturan hokum. Hingga mengelontorkan perijinan pembangunan pabrik, dengan tidak mengindahkan peraturan yang ada.&lt;br /&gt;“Kan sebelum peraturan perundangan yang baru disahkan, seharusnya pemerintah daerah, masih berpatokan pada peraturan daerah yang ada dulu, namun yang terjadi, pihak dinas terkait, mengabaikan semuanya, dan menggelontorkan para investor asing, untuk menjarah lahan-lahan teknis yang ada di Kabupaten Subang,”tambah Dowi.&lt;br /&gt;Salah satu yang menjadi sorotan Dowi, diantaranya dalah tidak adanya sence of belonging dari kepala BPMP KAbupaten Subang, terkait dengan kondisi yang terjadi di Kecamatan Cipeundeuy saat badan tersebut memberikan ijin pembangunan pabrik PT. NOI.&lt;br /&gt;“Saya tidak menolak adanya pembangunan pabrik, namun yang sesuai dengan peraturan perundangan yang ada, jangan sampai berdalih memakmurkan masyarakat, namun yang terjadi malah membunuh masyarakat, dengan kebijakan- kebijakan yang tidak bijak,”tegas Dowi.(eko)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-8342298899542367909?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/8342298899542367909/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/subang-perlu-perda-tata-ruang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/8342298899542367909'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/8342298899542367909'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/subang-perlu-perda-tata-ruang.html' title='Subang Perlu Perda Tata Ruang'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-4443756209942694758</id><published>2011-09-16T04:44:00.002+07:00</published><updated>2011-09-16T04:44:22.808+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Plered'/><title type='text'>Kekeringan, Warga Minum Air Sungai</title><content type='html'>KIARAPEDES, RAKA - Tidak adanya air sebagai dampak musim kemarau panjang sekarang ini, membuat sejumlah warga di Desa Cibeber, Kecamatan Kiarapedes, terpaksa meminum air dari sungai. Kendati diakui tidak sehat, namun mereka terpaksa melakukannya lantaran kondisinya yang dinilai darurat.&lt;br /&gt;Diperoleh informasi, hampir satu bulan terakhir sebagian warga yang tinggal di kawasan perbatasan Purwakarta-Subang itu terpaksa menggunakan air sungai untuk keperluan minum mereka. Hal ini terjadi lantaran puluhan sumur dan mata air yang ada di sekitar lokasi tersebut telah kering. Alhasil, warga pun berupaya mencari alternatif sumber mata air lain. Dan aliran sungai Ciseke, merupakan satu-satunya sumber air yang bisa mereka peroleh. "Tidak ada sumber lain, kecuali air sungai Ciseke ini," ujar Sodikin (40), warga setempat, kemarin.&lt;br /&gt;Dilanjutkan Sodikin, meski air sungai Ciseke diakuinya sangat tidak layak untuk dikonsumsi, namun warga setempat mengaku terpaksa melakukannya lantaran tidak adanya pilihan lain. Selain sudah tidak jernih, aliran sungai Ciseke juga telah banyak digunakan warga lain dari hulu sampai hilir untuk kepentingan MCK (Mandi Cuci Kakus). Maka salah satu cara agar air bisa tetap sehat saat dikonsumsi, warga pun mengakalinya dengan cara memasak lebih matang air yang hendak dikonsumsinya itu. "Biasanya warga terlebih dulu memasaknya hingga matang sebelum diminum," tandasnya.&lt;br /&gt;Hanya saja, tambah Sodikin, jarak antara sungai dengan kawasan pemukiman warga cukup jauh yakni mencapai lebih dari 1 KM. Karenanya, bagi mereka yang tidak memiliki kendaraan bermotor terpaksa harus berjalan kaki cukup lama untuk mencapainya. "Kondisi ini membuat warga menjadi semakin sulit untuk mendapatkan air," aku Sodikin.&lt;br /&gt;Hal senada diungkapkan Adon (35), warga lainnya. Dikatakannya, bukan saja sudah tidak jernih, air sungai Ciseke juga kini debitnya lebih kecil dibanding sebelumnya. Padahal jumlah penggunanya saat ini justru lebih banyak. Mengantisipasi dampak kurang baik terhadap kesehatan warga, pihaknya pun meminta kepada pihak pemkab, khususnya PDAM Purwakarta agar segera menyuplai air ke wilayah perkampungan mereka. Minimal, kata dia, untuk memenuhi kepentingan minum dan memasak. "Sebab kalau terus menerus mengkonsumsi air sungai, dalam jangka panjang hal itu dikhawatirkan dapat berimbas terhadap kesehatan warga," tegasnya mewanti-wanti. (nos)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-4443756209942694758?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/4443756209942694758/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/kekeringan-warga-minum-air-sungai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/4443756209942694758'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/4443756209942694758'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/kekeringan-warga-minum-air-sungai.html' title='Kekeringan, Warga Minum Air Sungai'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-4538769530182880145</id><published>2011-09-16T04:43:00.000+07:00</published><updated>2011-09-16T04:43:42.751+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Plered'/><title type='text'>PERBAIKAN JALAN MANDEK, Warga Galumpit Keluhkan Debu</title><content type='html'>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-FY17Afr_XrQ/TnJxdrRc_UI/AAAAAAAAEpU/oJoxKDKoe-U/s1600/bawah+HL.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="227" src="http://3.bp.blogspot.com/-FY17Afr_XrQ/TnJxdrRc_UI/AAAAAAAAEpU/oJoxKDKoe-U/s320/bawah+HL.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Badan jalan yang belum selesai diperbaiki &lt;br /&gt;mengakibatkan debu beterbangan dan dikeluhkan warga.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;TEGALWARU, RAKA - Sejumlah warga di Desa Galumpit, Kecamatan Tegalwaru, mengeluhkan banyaknya debu jalan yang beterbangan pada siang hari di lingkungan tempat tinggal mereka. Alasannya, selain mengotori dinding rumah, mereka juga khawatir hal itu dapat menyebabkan penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA).&lt;br /&gt;Diperoleh informasi, banyaknya debu jalan di lingkungan tersebut dipicu adanya proyek perbaikan ruas jalan yang belum tuntas, yakni perbaikan ruas Jalan Raya Galumpit-Warung Jeruk. Beberapa saat lalu, proyeknya terpaksa dihentikan sementara lantaran terhalang musim lebaran. Padahal saat itu baru pada tahap penetrasi (pengerasan jalan). &lt;br /&gt;Banyaknya material jalan seperti pasir, debu dan batu yang belum dipatenkan membuat material kecil tersebut beterbangan. Terlebih jika ada kendaraan melintas. Tiupan angin kendaraan membuat materiap pasir dan debu jalan beterbangan ke segela arah. Alhasil, beberapa rumah warga yang lokasinya tidak jauh dari ruas jalan tersebut tak luput dari serangan. &lt;br /&gt;Kondisi ini diperparah dengan musim kemarau yang masih berlangsung hingga kini. Cuaca terik dan angin yang rutin berhembus, membuat debu jalan menjadi semakin cepat menyebar. "Ripuh A di sini mah kalau siang hari, banyak debu," ujar Mini (30), warga setempat.&lt;br /&gt;Debu jalan yang setiap hari beterbangan, sambung dia, bukan saja membuat sesak warga sekitar, bahkan para pengguna jalan, khususnya pengedara sepeda motor. "Lewat ke jalan ini harus pake helm tertutup, kalau enggak repot. Selain itu, baju pun dijamin langsung kotor," katanya seraya menyebut warga sekitar pun khawatir terkena penyakit ISPA dampak banyaknya debu di ruas jalan tersebut. "Makanya kami minta agar pengerjaan proyek jalan ini bisa segera dituntaskan," tandasnya. (nos)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-4538769530182880145?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/4538769530182880145/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/perbaikan-jalan-mandek-warga-galumpit.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/4538769530182880145'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/4538769530182880145'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/perbaikan-jalan-mandek-warga-galumpit.html' title='PERBAIKAN JALAN MANDEK, Warga Galumpit Keluhkan Debu'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-FY17Afr_XrQ/TnJxdrRc_UI/AAAAAAAAEpU/oJoxKDKoe-U/s72-c/bawah+HL.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-8959300631675598760</id><published>2011-09-16T04:40:00.000+07:00</published><updated>2011-09-16T04:40:51.280+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Karawang Kota'/><title type='text'>Karawang Mulai Kekeringan, Krisis Air Bersih Mulai Meluas</title><content type='html'>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-Nrsg3RjWEP4/TnJwo6gDIKI/AAAAAAAAEpQ/W-T9Af5rEPU/s1600/Ngebor+sumur+akibat+kekeringan.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-Nrsg3RjWEP4/TnJwo6gDIKI/AAAAAAAAEpQ/W-T9Af5rEPU/s1600/Ngebor+sumur+akibat+kekeringan.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Warga Telukjambe ngebor sumur &lt;br /&gt;untuk mendapat air bersih yang mulai berkurang&lt;br /&gt;akibat kekeringan.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;TELUKJAMBE, RAKA - Krisis air bersih makin terus meluas. Warga di beberapa desa di wilayah Kecamatan Telukjambe Barat dalam beberapa hari terakhir kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan mandi maupun sebagai air minum. Masalahnya, sumur-sumur pompa yang dimiliki warga tidak lagi bisa disedot oleh mesim pompa bermesin kecil. Makanya warga mencoba cara lain dengan mengembor kembali lubang sumber air bawah tanahnya hingga menambah beberapa meter kedalamannya.&lt;br /&gt;"Sudah dua kali mengebor sumur menambah pipa, air belum berhasil disedot mesin pompa. Ini jelas, permukaan air makin turun selama kemarau berlangsung. Makanya saya coba mengganti mesin pompa berkekuatan lebih besar. Ya sejenis jetpam. Mudah-mudahan kali ini berhasil mendapatkan air bersih. Kalau untuk cuci pakaian, sementara waktu kita terpaksa mengambil air keruh di sekunder yang debit airnya juga makin turun. Hanya perlu beberapa jam agar kotorannya larut dulu. Jika tidak begitu, kita benar-benar tidak punya air bersih," ungkap salah seorang warga, Ma'mun Nawawi.&lt;br /&gt;Sedangkan kebutuhan air minum, kata dia, warga pun memaksakan diri membeli air mineral isi ulang. Kondisi ini, menurutnya, pengeluaran biaya hidup makin bertambah. Setidaknya, dalam satu hari rata-rata warga membeli air mineral isi ulang sampai dua galon dengan harga per galon Rp 3 ribu. Belum lagi, ketika tanaman padi petani yang baru berusia satu bulan tidak bisa dipanen akibat mati kekeringan. Untuk melanjutkan tanam pun, sebut Ma'mun, tidak memungkinkan sebelum air kembali mengalir di saluran-saluran sekunder.&lt;br /&gt;Krisis air bersih melanda pula perkampungan warga di sepanjang jalur Badami-Loji. Menurut warga setempat, Benny Fathurrahman, hampir mayoritas permukaan air sumur-sumur bawah tanah mengalami penurunan. Akibatnya, air sulit didapat. Kondisi sebaliknya yang dirasakan warga adalah makin suburnya debu-debu berterbangan dari kerusakan jalan yang hingga kini belum dapat dipastikan kapan mulai diperbaiki oleh pemerintah. "Dikala air bersih sedang rawan, debu dari jalan yang padat oleh arus kendaraan berat malah makin banyak. Maka lengkaplah penderitaan kami," keluh Benny.&lt;br /&gt;Sementara itu, bagi warga di wilayah Kecamatan Ciampel, kendati krisi air bersih mulai melanda, namun menurut Kepala Desa Kutapohaci, H. Artasim Basyuri, belum terlalu meluas. Menurutnya, masih sekitar 60 persen perkampungan di daerah yang dekat dengan kawasan industri ini mendapatkan pasokan air bersih. Sebab mereka sudah cukup lama terlayani jaringan PDAM. Hanya 40 persen di antaranya tetap mengandalkan sumber-sumber air bawah tanah. Klaim dia, sumur-sumur warga hingga kini belum terlalu kering. Kalau pun permukaan air berkurang, setidaknya kebutuhan mandi dan air minum tidak begitu parah.&lt;br /&gt;"Terutama di Desa Kutapohaci, kebutuhan air bersih tetap teratasi. Begitu pula kebutuhan bagi pengairan sawah masih tersedia, walau pun tidak maksimal. Mudah-mudahan sih saya berharap, hujan segera turun. Sehingga ancaman kekeringan tidak sampai terjadi di wilayah kami," ungkap Kades Artasim. Namun pengakuan lain dari salah seorang warga di sana mengaku, bahwa krisis air bersih mulai terjadi di perkampungannya. Kata dia, warga yang tinggal cukup jauh dari saluran irigasi terpaksa harus mencari air ke sumber-sumber air terdekat. Karena di perkampungan yang tanahnya tandus cukup sulit menemukan mata air. (vins)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-8959300631675598760?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/8959300631675598760/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/karawang-mulai-kekeringan-krisis-air.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/8959300631675598760'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/8959300631675598760'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/karawang-mulai-kekeringan-krisis-air.html' title='Karawang Mulai Kekeringan, Krisis Air Bersih Mulai Meluas'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-Nrsg3RjWEP4/TnJwo6gDIKI/AAAAAAAAEpQ/W-T9Af5rEPU/s72-c/Ngebor+sumur+akibat+kekeringan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-322153911926194427</id><published>2011-09-16T04:38:00.000+07:00</published><updated>2011-09-16T04:38:21.851+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Karawang Kota'/><title type='text'>Tergencet Truk, 2 Panjak Odong-odong Tewas, Dua Lagi Luka Berat</title><content type='html'>LEMAHABANG WADAS, RAKA - Kecelakaan maut menimpa rombongan odong-odong grup H Hariri asal Desa Bayur Lor, Kecamatan Cilamaya Kulon. Akibat truk yang membawa rombongan ini bersimpangan dengan sebuah truk pengangkut elpiji yang datang dari arah berlawanan, dua personil odong-odong tewas dan dua lainnya mengalami luka berat.&lt;br /&gt;Salah saksi mata yang ditemui di sekitar lokasi kejadian menyebutkan bahwa kedua truk tidak bertabrakan dan juga tidak berseremptan. Namun diduga karena jarak persimpangan yang terlalu dekat dan posisi para panjak atau personil yang duduk di atas dinding bak truk, saat bersimpangan antara mobil pengangkut odong-odong yang datang dari arah Cilamaya dan truk pengangkut elpiji yang datang dari arah Wadas, para personil odong-odong tersebut terjepit diantara dua truk. AKibatnya, empat orang personil terjatuh, dua diantaranya tewas di tempat kejadian akibat benturan keras di kepala hingga (maaf) bagian kepalanya hancur, sementara dua lainnya koma dan langsung dilarikan ke rumah sakit.&lt;br /&gt;Peristiwa ini sendiri, tepat perbatasan antara Kecamatan Cilamaya Kulon dan Kecamatan Lemahabang Wadas yang juga merupakan perbatasan antara Desa Kiara Cilamaya Kulon dengan Desa Pulojaya Lemahabang Wadas. "Saat kejadian, pertama tiga orang yang terjatuh dan sekitar lima belas meter berikutnya satu orang menyusul terjatuh dengan kondisi tangan patah dan kepala berdarah darah," ungkap warga bertubuh molek yang enggan disebutkan identitasnya ini. Selang beberapa saat kemudian, petugas dari Polsek Telagasari yang mendapat laporan tiba di tempat kejadian dan langsung mengevakuasi para korban. Kedua pengemudi selanjutnya diamankan untuk dimintai keterangan.&lt;br /&gt;Kapolsek Cilamaya Kompol Drs H Samsudin yang dihubungi secara terpisah menjelasakan, pihaknya telah menurunkan anggotanya untuk melihat langsung ke lokasi kejadian. "Dan ternyata kejadian tersebut masuk dalam wilayah Kecamatan Lemahabang, dan ditangani Polsek Telagasari," ujarnya. &lt;br /&gt;Sementara itu, Kapolsek Telagasari AKP Safari saat dihubungi via ponselnya menjelaskan bahwa kasus ini langsung ditangani Polres Karawang. "Akang bisa langsung hubungi Untit Laka Lantas Polres Karawang, karena kasus ini langsung ditangani oleh Polres Karawang," katanya. (awi)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-322153911926194427?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/322153911926194427/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/tergencet-truk-2-panjak-odong-odong.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/322153911926194427'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/322153911926194427'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/tergencet-truk-2-panjak-odong-odong.html' title='Tergencet Truk, 2 Panjak Odong-odong Tewas, Dua Lagi Luka Berat'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-7954431935401347269</id><published>2011-09-16T04:37:00.000+07:00</published><updated>2011-09-16T04:37:27.767+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Karawang Kota'/><title type='text'>DPRD Siap Mulai Bahas RAPBD Perubahan 2011</title><content type='html'>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-MKg_Zk6d4d4/TnJv70QiAKI/AAAAAAAAEpM/sfTjWfsLhn4/s1600/Tono+Bahtiar.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-MKg_Zk6d4d4/TnJv70QiAKI/AAAAAAAAEpM/sfTjWfsLhn4/s320/Tono+Bahtiar.jpg" width="213" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Tono Bahtiar&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;KARAWANG, RAKA - Setelah legislatif meminta eksekutif untuk segera menyampaikan nota pengantar Kebijakan Umum APBD-Prioritas Platform Anggaran Sementara (KUA-PPAS) bagi anggaran perubahan 2011, akhirnya Bupati Ade Swara telah menyampaikan ini di hadapan rapat paripurna DPRD, Selasa (13/9) pagi. Dalam kesempatan yang sama, para wakil rakyat Karawang juga mengesahkan Raperda tentang Susunan Organisasi Tata Kerja (SOTK) dan Raperda tentang perhitungan penggunaan anggaran tahun 2010.&lt;br /&gt;"Perhitungan penggunaan anggaran tersebut mengenai SiLPA (sisa lebih perhitungan anggaran -red). Tahun 2010 itu kita telah mencatatkan angka Rp 307,04 miliar. Selanjutnya angka SiLPA ini dimasukan dalam APBD Perubahan 2011. Bagian pendapatan asli daerah sendiri atau PADS untuk APBD-P ditargetkan menjadi Rp 258,9 miliar. Atau mengalami kenaikan sebesar Rp 57,5 miliar. Begitu pun dana perimbangan bertambah Rp 20,7 miliar. Sehingga pada anggaran perubahan di posisi angka Rp 1,1 triliun, atau sekitar 1,84 persen," ungkap Ketua DPRD, Tono Bahtiar.&lt;br /&gt;Sedangkan lain-lain pendapatan daerah yang sah, berdasarkan nota pengantar KUA yang disampaikan bupati, dikutif Tono, diposisikan pada angka 458,2 miliar dengan kenaikan mencapai Rp 76,8 miliar dari APBD murni 2011. Mengenai perubahan kebijakan belanja daerah, pihak eksekutif menyampaikan ke DPRD, dilakukan secara selektif dan terbatas. Tandas Tono, nota pengantar KUA ini selanjutnya akan dibahas pihaknya di legislatif. Kemudian dijadikan acuan dalam membukukan APBD-P 2011.&lt;br /&gt;"Kita ingin mengoptimalkan waktu yang sangat terbatas ini agar agenda-agenda lain yang harus digarap dewan dapat dituntaskan segera. Setidaknya, inilah jawaban kami terkait fenomena di masyarakat. Makanya kami pekan kemarin sempat menyurati bupati agar nota pengantar KUA Perubahan tidak terlambat. Dalam anggaran perubahan ini juga kita mesti menghitung ulang kebutuhan-kebutuhan belanja publik, khususnya pemberian subsidi DSP (Dana Sumbangan Pendidikan -red) bagi siswa SLTA. Termasuk insentif bagi ketua RT/RW di seluruh Kabupaten Karawang," tandas Tono.&lt;br /&gt;Selain itu, disebutkan Tono, hibah yang dijanjikan USAid bagi penambahan sambungan rumah dalam rangka penyediaan air bersih yang dikelola PDAM terhadap masyarakat sebesar Rp 17,8 miliar, ternyata realisasi yang baru diterima PDAM Tirta Tarum Karawang hanya sekitar Rp 9,4 miliar. Ini berarti, kata Tono, masih cukup banyak dana bantuan USAid tersebut yang belum mengalir ke PDAM di sini. Atau bisa jadi salah membuat hitung-hitungan dari prediksi. Tapi Tono sendiri tidak tahu pasti apa yang menjadi kendala. Namun ia menjanjikan, pihaknya di legislatif akan mengundang hearing jajaran direksi PDAM guna menjelaskan masalah ini.&lt;br /&gt;"Untuk sementara dari apa yang telah disampaikan eksekutif ada hal yang perlu dijelaskan lebih rinci. Misalnya menyangkut hasil pengelolaan kekayaan daerah. Datanya ini berkurang Rp 558,6 juta. Sehingga angka total yang tercatat hanya Rp 3,9 milyar. Katanya sih laba BUMD berkurang, termasuk deviden dari Bank Jabar Banten cabang Karawang atau sekarang dikenal dengan nama Bank BJB. Deviden dari saham yang diperoleh bank ini ke kas daerah kita hanya Rp 758,6 juta. Tapi kita tetap berharap, sektor lain yang telah membukukan angka kenaikan tidak terlalu berpengaruh terhadap kenaikan pendapatan bagi kas daerah," pungkas Tono. (vins)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-7954431935401347269?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/7954431935401347269/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/dprd-siap-mulai-bahas-rapbd-perubahan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/7954431935401347269'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/7954431935401347269'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/dprd-siap-mulai-bahas-rapbd-perubahan.html' title='DPRD Siap Mulai Bahas RAPBD Perubahan 2011'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-MKg_Zk6d4d4/TnJv70QiAKI/AAAAAAAAEpM/sfTjWfsLhn4/s72-c/Tono+Bahtiar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-2897876192737183598</id><published>2011-09-16T04:35:00.000+07:00</published><updated>2011-09-16T04:35:24.803+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Karawang Kota'/><title type='text'>Kompak: Ada Gerakan Politik Tersembunyi Mau Rusak Balong Center</title><content type='html'>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-MfmxFydlbAU/TnJvf5sVNeI/AAAAAAAAEpI/VGDUeohZI10/s1600/Syukur+Mulyono.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://3.bp.blogspot.com/-MfmxFydlbAU/TnJvf5sVNeI/AAAAAAAAEpI/VGDUeohZI10/s320/Syukur+Mulyono.jpg" width="291" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Syukur Mulyono&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;KARAWANG, RAKA - Komandan LSM Kompak, Syukur Mulyono, turut menyesalkan adanya orang-orang yang sempat mau mengadu domba Balong Center dengan penguasa pemerintahan Karawang sekarang. Kendati nyaris kecolongan, namun mantan bupati Dadang S. Muchtar cepat tanggap dengan tetap memperlihatkan sikap kenegarawanannya. Yaitu dengan mengajak masyarakat pendukung bersama seluruh kader maupun pengurus Golkar untuk selalu rasional dan konstruktif dalam memberikan kritik kepada pemerintahan dibawah kendali Bupati Ade Swara.&lt;br /&gt;"Kami kecewa berat ketika saat ini masih saja ada oknum aktivis yang masih berani melakukan gerakan-gerakan politik yang terkesan sekadar ingin mencari 'keuntungan' semata bagi pribadi dan segelintir kelompoknya. Karena informasi yang kami terima pula, menjelang acara halal bil halal digelar di Balong Center pada Jumat (9/9) lalu, katanya terdapat beberapa orang yang dikenal sebagai lawan politik Dadang Muchtar berkehendak memanfaatkannya secara politis. Walau pun, konon kabarnya pula, ujungnya yang diperoleh mereka tidak lebih hanya sebatas kebutuhan pragmatis," sesal Mulyono.&lt;br /&gt;Ia mengingatkan, orang-orang yang ia sebut oknum aktivis itu sulit dipahami ketika sempat datang menghadap Balong Center hanya untuk meminta ijin ikut berorasi. Niatanya waktu itu, terdengar Mulyono, guna mengajak massa Dadang Muchtar agar turut sama-sama turun ke jalan meminta bupati mundur. Beruntung, sowan untuk meminta ijin atas rencananya tersebut tidak mendapat tanggapan positif tokoh politik Karawang yang ketua DPD Partai Golkar di sini. Sehingga pada saatnya acara, kata Mulyono, mereka tidak menampakan diri lagi.&lt;br /&gt;"Kami tidak tahu pasti apa sebenarnya orientasi mereka menyempatkan sowan ke Balong Center. Jangan-jangan ada agenda politik tersembunyi yang menjadi target mereka? Beruntung, temen-temen di Balong Center cukup jeli. Walau pun pada saat acara berlangsung ada pula yang berhasil tampil berorasi mengungkapkan uneg-unegnya kepada pemerintahan hasil Pilkada 2010. Sampai kemudian Dadang Muchtar sendiri mengingatkan, semua pihak tidak mengedepankan sikap-sikap emosional. Berpikir jernih, serta menanggapi ajakan-ajakan tersebut dengan halus, cukup menjawab perlu istikhoroh," tandas Mulyono.&lt;br /&gt;Sisi lain, pemimpin LSM terbanyak anggotanya ini juga turut mengingatkan barisan pendukung yang masih setia terhadap Bupati Ade Swara untuk sama-sama tidak ikut terpancing oleh gerakan yang sedang dimainkan oknum-oknum aktivis yang dimaksudkannya. Termasuk bupati sendiri. Sebab kalau sedikit saja terperangkap 'permainan' itu, bukan mustahil sama saja dengan membangunkan 'macan tidur'. Bagi yang sekarang berada di lingkungan kekuasaan, terpenting bagaimana menjaga situasi Karawang tetap kondusif sambil fokus membangun Karawang makin baik.&lt;br /&gt;"Siapa pun di alam demokrasi seperti sekarang memang cukup mudah mengatasnamakan rakyat. Tapi jangan malah memanfaatkan bahasa itu hanya sebatas mengedepankan kepentingan pribadi maupun segelintir kelompok. Ini bisa merugikan rakyat sendiri secara umum. Apalagi kalau gerakan-gerakan politik diam-diam yang dilakukannya dapat berpotensi kepada munculnya keresahan di masyarakat. Kami sepakat dengan apa yang diingatkan Dadang Muchtar. Bahwa kita mesti berpikir rasional. Menempatkan sesuatu pada tempatnya yang tepat. Intinya jangan pernah main-main dengan bahasa rakyat. Semua sudah cerdas-cerdas. Mereka bahkan lebih tahu bagaimana bersikap," wanti-wanti Mulyono lagi. (vins)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-2897876192737183598?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/2897876192737183598/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/kompak-ada-gerakan-politik-tersembunyi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/2897876192737183598'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/2897876192737183598'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/kompak-ada-gerakan-politik-tersembunyi.html' title='Kompak: Ada Gerakan Politik Tersembunyi Mau Rusak Balong Center'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-MfmxFydlbAU/TnJvf5sVNeI/AAAAAAAAEpI/VGDUeohZI10/s72-c/Syukur+Mulyono.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-5170567713908675492</id><published>2011-09-16T04:32:00.000+07:00</published><updated>2011-09-16T04:32:03.011+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Karawang Kota'/><title type='text'>Ramarayo Motor Siap Bertanggungjawab</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-DQFISsBkB5k/TnJuvEA1MdI/AAAAAAAAEpE/Wdmr4NKY914/s1600/HL.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://3.bp.blogspot.com/-DQFISsBkB5k/TnJuvEA1MdI/AAAAAAAAEpE/Wdmr4NKY914/s320/HL.jpg" width="220" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;KARAWANG,RAKA - Manager Ramarayo Motor Warungbambu Karawang&amp;nbsp; Mulyono, mengaku siap mempertanggungjawabkan kenakalan karyawannya yang diduga telah membuat konsumen menjadi tidak nyaman atau merasa dirugikan.&lt;br /&gt;"Saya akan mempertanggungjawabkan perbuatan anak buah yang telah mengecewakan atau merugikan konsumen," ujar Mulyono saat ditemui RAKA di kantornya, Selasa (13/9) kemarin. &lt;br /&gt;Pernyataan&amp;nbsp; tersebut disampaikannya menyusul adanya keluhan dari Ocah (30) yang mengaku telah dirugikan oleh oknum karyawan show room tersebut. Menurutnya, hal tersebut seharusnya tidak terjadi jika karyawan bagian pemasaran itu&amp;nbsp; bekerja sesuai dengan prosedur.&lt;br /&gt;Karyawan tersebut, sambung Mulyono, memang sudah tidak bekerjasama lagi dengan kami beberapa hari&amp;nbsp; menjelang lebaran karena tindakan dan perilakunya dapat merugikan perusahaan. "Ternyata dugaan kami ternyata tidak meleset. Buktinya,pascalebaran&amp;nbsp; sudah ada seorang konsumen yang mengaku sudah dirugikan," terangnya. &lt;br /&gt;Agar tidak ada lagi konsumen yang menjadi korban, Mulyono mengimbau seluruh konsumen agar tidak melayani yang bersangkutan jika mengatasnamakan marketing Ramarayo Motor. "Jika dikemudian hari ada konsumen yang dirugikan dengan mengatasnamakan Ramarayo motor, kami tidak bertanggungjawa,"tandasnya. &lt;br /&gt;Sebelumnya, Ocah mengaku telah dirugikan oleh marketing Ramarayo Motor yang mengaku bernama Zenar Firmansyah.Pasalnya, Zenar yang saat itu mengaku sebagai marketing Ramarayo motor mendatangi rumah Ocah pada 21 Agustus 2011 silam&amp;nbsp; untuk menawarkan sepeda motor Yamaha New Vixion. Setelah terjalin komunikasi dengan baik terutama menyangkut berbagai persyaratan yang harus dipenuhi untuk membeli motor secara kredit,&amp;nbsp; Erick Ginanjar Sarief S yang merupakan adik Ocah akhirnya menyerahkan uang muka Rp 5 juta. &lt;br /&gt;"Uang muka tersebut memang tidak diserahkan sekaligus melainkan dicicil&amp;nbsp; selama dua kali pada hari yang sama. Pak Zenar kemudian menyerahkan surat keterangan yang isinya menyatakan adik saya telah membeli motor dari Ramarayo Motor. Kemudian, dia menjanjikan akan mengantarkan motor pesanan adik saya paling lambat satu minggu setelah penyerahan uang muka tersebut. Sayangnya, janji tersebut tidak ditepati dan malah Pak Zenar terkesan tak mau bertanggungjawab," ujarnya. (ops)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-5170567713908675492?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/5170567713908675492/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/ramarayo-motor-siap-bertanggungjawab.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/5170567713908675492'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/5170567713908675492'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/ramarayo-motor-siap-bertanggungjawab.html' title='Ramarayo Motor Siap Bertanggungjawab'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-DQFISsBkB5k/TnJuvEA1MdI/AAAAAAAAEpE/Wdmr4NKY914/s72-c/HL.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-1079165985930187655</id><published>2011-09-16T04:30:00.000+07:00</published><updated>2011-09-16T04:30:12.520+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Karawang Kota'/><title type='text'>Dua Mantan Napi Tersandung Kasus Narkoba</title><content type='html'>KARAWANG,RAKA - Meski pernah menyandang status narapidana dan menjalani hukuman penjara selama 1 tahun dan 8 bulan&amp;nbsp; karena terbukti melakukan penganiayaan terhadap orang lain kejahatan, ternyata belum cukup untuk mengingatkan Sugianto alias Ganto(20) agar tidak lagi melakukan perbuatan yang melanggar hukum. &lt;br /&gt;Buktinya,&amp;nbsp; warga Kampung Sukasenang RT 02/02 Desa Cikampek Utara Kecamatan Kotabaru,Karawang ini akan&amp;nbsp; kembali menjadi penghuni lapas Warungbambu&amp;nbsp; setelah polisi memergokinya saat akan menyerahkan satu paket sabu-sabu kepada seorang yang berinsial S tak jauh dari rumahnya, Sabtu (10/9) lalu.&lt;br /&gt;Selain Sugianto, berselang tiga jam kemudian polisi juga menangkap&amp;nbsp; mantan napi lainnya Ano Surono alias Ano (36) yang juga pernah menjalani hukuman selama 6 bulan di lapas Warungbambu karena kasus penganiayaan yang terjadi di sekitar Pasar Cikampek, tahun 2003 silam. Ano ditangkap ketika sedang duduk beristirahat di atas sebuah kursi bambu di depan rumahnya. Pasalnya, Ano menyimpan satu paket ganja dibawah kursi bambu tersebut. &lt;br /&gt;Warga Kampung Sukamanah RT 02/03 Desa Cikampek Barat Kecamatan Cikampek Karawang ini mengaku mendapatkan ganja tersebut dari Suhendar alias Kumis(27) warga setempat. Tanpa menemukan kesulitan yang berarti, polisi akhirnya berhasil membekuk Kumis tak jauh dari rumahnya. Namun saat dilakukan penggeladahan badan termasuk di rumah tersangka Kumis, polisi tidak lagi menemukan barang bukti tambahan. Pasalnya, ganja sebanyak satu garis yang dibeli sebelumnya dari seseorang yang mengaku bernama Bang Are seharga Rp 500.000 sudah terjual habis."Pulang dari Jakarta, ganja tersebut saya pecah menjadi 20 paket. Jual kepada Jono 8 paket dan Ano 10 paket. Sedangkan sisanya&amp;nbsp; 2 paket&amp;nbsp; saya gunakan sendiri," ujarnya. &lt;br /&gt;Baik Ano maupun Kumis mengaku bersedia menjalankan bisnis narkoba karena ingin mendapatkan keuntungan.Ano yang sudah beberapa kali melakukan transaksi ganja dengan Kumis mengaku mendapatkan keuntungan Rp 20.000 deari setiap paket ganja yanhg dijualnya. Dari 10 paket ganja yang diterimanya dari Kumis, 9 paket diantaranya sudah laku terjual dengan harga Rp 50.000 per paket.Ano pun sudah menyerahkan uang hasil penjualan ke-9 paket ganja itu. "Hasil penjualan sudah saya setorkan Rp 270.000 kepada Kumis dan saya mendapatkan keuntungan per paketnya Rp 20.000," jelasnya. &lt;br /&gt;Sedangkan Sugianto mengaku belum mendapatkan keuntungan apapun atas 'jasanya' untuk menyerahkan sabu tersebut. Sebab, sebelum diserahkan kepada calon pembeli&amp;nbsp; sudah keburu ketangkap polisi. "Saya belum mendapatkan apa=apa karena sebelum sabu itu sampai ketangan pembeli sudah keburu ditangkap polisi yang berpakaian preman," ujarnya. &lt;br /&gt;Diakuinya, dirinya memang mengetahui jika barang yang hendak diserahkan kepada calon pembeli itu adalah narkoba jenis sabu-sabu. Namun&amp;nbsp; membangunkian saya dan menyuruh saya untuk mengantarkan sabu tersebut kepada seseorang yang berbadan gemuk, berkaos kuning dan celana pendek. "Namun sebelum sabu saya serahkan polisi sudah keburu menangkap saya," ulangnya.&lt;br /&gt;Kapolres Karawang AKBP Drs Merdisyam melalui Kasatnarkoba AKP Alfonso Margani mengatakan, pascapenangkapan tersebut, pihaknya langsung memburu Uci yang dikenal sangat licin. Pasalnya, Uci selalu berhasil meloloskan diri dalam dua kali penggerebekan sebelumnya. "Uci masih terus kami kejar karena sebelumnya namanya sudah kami masukkan ke dalam daftar pencairan orang (DPO) Polres Karawang," jelas Margani.&lt;br /&gt;Diakuinya, wilayah Cikampek saat ini menjadi wilayah yang paling rawan dalam hal penyalahgunhaan narkoba.Wilayah Cikampek yang jauh dari pantauan dan daerah yang sangat strategis untuk melarikan diri menjadi salah satu alasan bagi pemain narkoba untuk menjalankan bisnisnya di daerah tersebut."Meski begitu, kami tidak akan pernah mundur selangkah pun untuk memberantas praktek penyahgunaan narkoba disana," tandasnya.(ops)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-1079165985930187655?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/1079165985930187655/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/dua-mantan-napi-tersandung-kasus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/1079165985930187655'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/1079165985930187655'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/dua-mantan-napi-tersandung-kasus.html' title='Dua Mantan Napi Tersandung Kasus Narkoba'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-3921648989205214416</id><published>2011-09-16T04:28:00.002+07:00</published><updated>2011-09-16T04:28:55.586+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dengklok'/><title type='text'>Pemkab Didesak Segera Gelontorkan Bantuan ke Petani, DPRD : Tanggulangi Kerugian Akibat Kekeringan</title><content type='html'>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-SExMXUHTaqQ/TnJuAoO7jyI/AAAAAAAAEpA/L5YtvdCNnbE/s1600/HL.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-SExMXUHTaqQ/TnJuAoO7jyI/AAAAAAAAEpA/L5YtvdCNnbE/s320/HL.JPG" width="299" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Tono Bahtiar&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;CIBUAYA, RAKA - Musim kemarau dan sistem pengaturan air merupakan penyebab 600 hektare lahan pertanian di Kecamatan Cibuaya, kekeringan sejak tiga bulan terakhir.&lt;br /&gt;"Bantuan tanggap darurat yang telah dialokasikan pada APBD tahun 2011 harus segera digelontorkan pada para petani yang mengalami bencana kekeringan. Termasuk, kekeringan yang melanda kurang lebih 300 hektare, dari 600 hektare di Kecamatan Cibuaya sejak tiga bulan terakhir. Segera saja Pemkab merealisasikan perubahan tanggap darurat untuk kegiatan pengerukan saluran yang sedang dibutuhkan para petani di musim kemarau tahun ini," ungkap Ketua DPRD Kabupaten Karawang, H. Tono Bahtiar kepada RAKA ketika dihubungi RAKA, kemarin.&lt;br /&gt;Secara keseluruhan, Tono meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang lebih memperhatikan nasib petani dengan situasi yang terjadi akibat bencana kekeringan tersebut. Sebab, dari aspirasi yang disampaikan ketika mendatangi gedung Pemkab Karawang tidak sedikit petani di Cibuaya mengalami gagal tanam. "Dampak kekeringan harus menjadi prioritas Pemkab Karawang. Selain membenahi pasokan air yang kurang maksimal, secepatnya salurkan bantuan benih bibit padi pada petani yang terkena bencana. Dari sisi lain, DPRD secara perlahan mendesak agar pasokan air dimaksimalkan oleh dinas terkait," ungkapnya.&lt;br /&gt;Berdasarkan pantauan, jelas Tono, beberapa daerah di Karawang kini dilanda kekeringan yang mengakibatkan gagal panen seperti di Cibuaya. Ketika menyampaikan pandangan umum terhadap dua rancangan peraturan daerah (raperda) tentang pengelolaan air tanah dan perusahaan daerah, ia mengatakan upaya yang harus segera dilakukan pemerintah daerah adalah membenahi infrastruktur saluran dan bantuan permodalan. "Terutama permodalan. Selain bantuan benih bibit, Pemkab Karawang harus segera menggandeng pihak perbankan di Kabupaten Karawang untuk menyalurkan bantuan perkreditan tanpa jaminan pada petani yang mengalami bencana. Minggu kemarin, hasil pertemuan dengan Menteri Perekonomian, pemerintah juga sudah mengalokasikan bantuan perkreditan tanpa jaminan kepada petani. Pemkab harus bisa merealisasikannya," ungkapnya lagi.&lt;br /&gt;Bila kondisi air perlahan sudah mulai masuk, tugas Pemkab Karawang segera memberikan bantuan benih padi kepada para petani yang terkena bencana kekeringan di Cibuaya dan wilayah lainnya, untuk ditanam pada musim tanam Oktober 2011 hingga Maret 2012. "Ini sudah kita desak kepada Pemkab agar segera ditindaklanjuti," jelasnya.&lt;br /&gt;Sementara, para petani yang mengalami kekeringan sejak tiga bulan terakhir sempat mengelar "babaritan" atau berdoa bersama di tengah pematang sawah lengkap dengan sesajen. Dalam kegiatan tradisi petani yang dikenal "babaritan", puluhan petani berkumpul dan berdoa membacakan ayat suci Alfatihah untuk meminta pertolongan kepada Tuhan YME agar diberikan air.&lt;br /&gt;Pasalnya, tradisi ini merupakan langkah para petani menyusul pengaduan yang dilayangkan belum kunjung membuahkan hasil nyata. "Kita sudah sampaikan tentang kekeringan air di pesawahan yang mencapai 80 persen dari lahan sawah yang ada di Kecamatan Cibuaya selama tiga bulan ini," ungkap Ketua Kelompok Tani, Rahmat.&lt;br /&gt;Dalam kegiatan tersebut, para petani menyediakan sesajen berupa bakakak ayam, makanan tujuh rupa, minuman tujuh rupa dan air tujuh sumur termasuk kemenyan yang ikut membuat suasana "babaritan" terlihat sakral untukk meminta air dari hujan. (get)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-3921648989205214416?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/3921648989205214416/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/pemkab-didesak-segera-gelontorkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/3921648989205214416'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/3921648989205214416'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/pemkab-didesak-segera-gelontorkan.html' title='Pemkab Didesak Segera Gelontorkan Bantuan ke Petani, DPRD : Tanggulangi Kerugian Akibat Kekeringan'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-SExMXUHTaqQ/TnJuAoO7jyI/AAAAAAAAEpA/L5YtvdCNnbE/s72-c/HL.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-3045362489725915246</id><published>2011-09-16T04:27:00.002+07:00</published><updated>2011-09-16T04:27:35.149+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dengklok'/><title type='text'>Kades Karyamakmur Diduga "Tunggangi" Dasomas</title><content type='html'>BATUJAYA, RAKA - Kepala Desa (Kades) Karyamakmur, Kecamatan Batujaya, diketahui sudah berstatus sebagai terlapor lisan kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) akibat dugaan penyalahgunaan wewenang, dan pelanggaran kode etik sebagai pemimpin. Bukan hanya itu, dalam laporan lisan tersebut, LSM Laskar Karawang menilai Kades Karyamakmur telah menunggangi program Dana Sosial Masyarakat (Dasomas).&lt;br /&gt;"Kita sudah sampaikan secara lisan pada pihak Kejari. Kamis pekan ini, kita sudah rencanakan untuk melaporkan Kades secara tertulis atas nama sesama lembaga kepada pihak Kejari. Untuk itu, hari ini (kemarin) kita sampaikan surat tembusan pada pihak BPD setempat agar bisa kooperatif membantu kami dan Kejari mengungkap temuan bukti dan fakta terkait beberapa pelanggaran aturan, dan kode etik yang dilakukan oleh kadesnya," kata Ketua LSM Laskar Batujaya, Nanang kepada RAKA, usai menyerahkan surat tembusan kepada pihak BPD di kantor Desa Karyamakmur.&lt;br /&gt;Kendati demikian, jelasnya, kades bersangkutan tampak sulit tersentuh oleh sanksi hukum dengan dugaan penyalahgunaan wewenang yang telah berani menunggangi program sosial kepada masyarakat. Dalam hal ini, hasil pembuktian dugaan tersebut, secara otomatis akan membongkar dugaan pelanggaran kode etik jabatan sebagai kades. "Satu contoh kasus, kita telah sampaikan secara lisan pada Kejari soal program Dasomas. Pemanfaatan program Dasomas bukan sebagai dana simpan pinjam khusus bagi kepala desa. Apalagi, anggaran Dasomas terkumpul dengan menunggangi program raskin (beras miskin). Bukti yang kita miliki berupa rekening perbankan atas nama Dasomas Desa Karyamakmur yang dirilis dengan seizin bagian hukum di wilayah setempat," ungkapnya.&lt;br /&gt;Bukti tersebut, jelasnya, akan segera diserahkan Kamis (15/9) dua hari ke depan pada Kejari. Agar diketahui, bukti hasil kroscek di masyarakat selama Dasomas dilaksanakan Pemerintah Desa Karyamakmur telah memiliki anggaran sosial yang terkumpul dari penjualan raskin sebesar Rp. 35 Juta. Hingga bulan Agustus 2011, jumlah angggaran yang terkumpul justru hanya ternilai sebesar Rp. 9 juta. "Hasil pertemuan bersama pihak BPD, menyebut anggaran tersebut telah digunakan kades tanpa ada upaya pengembalian yang digelar melalui berita acara musyawarah. Dan kalau pun ada acara musyarawah, Dasomas jelas-jelas bukan dana simpan pinjam, tapi ada yang disiagakan untuk batuan sosial kepada warga yang membutuhkan," ungkapnya.&lt;br /&gt;Dalam penggalangan Dasomas, ungkapnya, warga bersedia untuk berswadaya melalui program raskin yang sedianya digelontorkan pemerintah setiap bulan dengan hasil yang terkumpul kurang lebih Rp 6 juta. Karena itu, ketika tujuan dasar program Dasomas itu justru dilanggar oleh kades, maka tidak salah jika warga merasa keberatan untuk mengajukan dugaan pelanggaran wewenang tersebut secara hukum. "Contoh untuk bantuan kematian, warga akan dibantu melalui program Dasomas sebesar Rp 400 ribu sesuai kesepakatan. Hanya saja, tidak jarang anggaran bantuan itu justru lambat diserahkan kepada warga. Beberapa temuan hasil komfirmasi, anggaran yang seharusnya diserahkan pada warga kurang mampu untuk pembelian kain kafan dan prosesi pemakaman lainnya, justru sampai ketika prosesi sudah selesai dilaksanakan. Untuk warga miskin Dasomas dibutuhkan pada waktunya sesuai pembiayaan, karena tidak setiap saat mereka memiliki persediaan. Itu juga dasar dari program Dasomas," jelasnya.&lt;br /&gt;Sementara itu, Sekretaris BPD Karyamakmur, Limun, secara kelembagaan di tingkat desa, BPD siap bersikap kooperatif dan juga netral sebagai pengawas dan parlemen yang bertugas memberikan rekomendasi sesuai fakta pada pihak Kejari maupun LSM. Selama ini, jelasnya, BPD Karyamakmur bukan berarti hanya diam dengan hasil temuan tersebut, namun sikap kades yang kurang sigap dengan masukan berupa teguran. "Apalagi, pimpinan unsur BPD memiliki ikatan dasar dengan kades. Ini juga sebagai kendala, kemungkinan BPD akan melakukan perombakan," ungkapnya.&lt;br /&gt;Sementara itu, hingga berita ini dibuat, Kepala Desa Karyamakmur, Paung, belum bisa memberikan keterangan terkait surat tembusan yang di terima oleh BPD. Saat ditunggu di kantor desa, Kades disebut-sebut berhalangan hadir untuk mengerjakan pekerjaan kantor. Sayangnya, pesan singkat yang dikirim oleh RAKA belum juga ada balasan. (get)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-3045362489725915246?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/3045362489725915246/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/kades-karyamakmur-diduga-tunggangi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/3045362489725915246'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/3045362489725915246'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/kades-karyamakmur-diduga-tunggangi.html' title='Kades Karyamakmur Diduga &quot;Tunggangi&quot; Dasomas'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-6210085576789366441</id><published>2011-09-16T04:26:00.003+07:00</published><updated>2011-09-16T04:26:57.560+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dengklok'/><title type='text'>Hasil Kajian Tak Bisa Diintervensi</title><content type='html'>JAYAKERTA, RAKA - Sejumlah aktivis lokal dari kalangan akademisi merapatkan barisan dan membentuk wadah kajian bernama berbagai Akademika Center. Pasalnya, Akademika Center sebagai lembaga kajian terfokus untuk mempelajari suatu masalah di berbagai bidang pemerintahan.&lt;br /&gt;"Sebagai sebuah lembaga kami tetap menjaga sinergitas dengan pemerintah daerah. Namun dalam pelaksanaan kajian, Akademika Canter independen, tidak ada intervensi dari pihak manapun ketika memaparkan hasil kajian. Ketika sasaran kajian ternyata kurang baik, tidak bisa jadi baik karena intervensi," ungkap Lili Gozali, akademisi Akademika Center bidang Lingkungan Hidup kepada RAKA kemarin.&lt;br /&gt;Menurutnya, fokus kajian diantaranya berkaitan dengan beberapa bidang pemerintahan, yakni kesehatan, pendidikan, kesejahteraan dan sosial. Di wilayah tertentu, kajian dan peneliti oleh lembaga kajian ini menyoroti pada bidang lingkungan hidup di tengah masyarakat. Misalnya di daerah tertentu, topik yang menjadi perhatian utama adalah penghijauan, maka inilah yang menjadi sorotan utama dalam pendekatan topik sebagai dasar kajian. "Kami dapat mengadakan pendekatan dari topik tertentu yang menjadi perhatian utama," ungkapnya.&lt;br /&gt;Saat ini, lembaga kajian ini mulai melakukan pembagian tugas untuk mengcover seluruh ruang lingkup se Kabupaten Karawang. Jika dikaji, ruang lingkup memiliki pengertian yang sangat luas, karena mencakup segala sesuatu yang ada di bumi maupun di permukaan bumi. Jika dipandang dari segi teori, sulit untuk diketahui kendala dalam penyerapan program pemerintah di masyarakat. "Kajian ini dibutuhkan karena dari beberapa sektor pelayanan dan program pemerintah daerah masih ada yang lemah. Bahkan, penyerapan oleh masyarakat hanya mencapai 60 persen. Hasil kajian ini untuk mengurai kebuntuan program tersebut sampai pada masyarakat sebagai bahan perbandingan, dan pemaparan secara transparan melibatkan kalangan pers," jelasnya.&lt;br /&gt;Di bidang lingkungan hidup, jelas Lili, sumber daya manusia (SDM) di suatu daerah tertentu masih menjadi faktor yang akan menjadi bahan kajian Akademika Center. Sebutnya, kajian dilakukan mulai dari sebab-sebabnya, penyebarannya, dan dampak yang ditimbulkannya. Kendati yang menjadi pegangan pokok dalam melakukan pendekatan dengan topik kajian boleh dilepaskan hubungannya dengan ruang yang menjadi lokasi topik yang didekati secara ilmiah. "Kajian lingkungan hidup secara garis besar seluruh objek kajian dapat dibedakan atas dua aspek utama, yaitu aspek fisik dan aspek sosial. Di Karawang, kita awali dengan aspek sosial," jelasnya.&lt;br /&gt;Untuk subyek kajian lainnya, lembaga kajian ini akan secara intersif dan rutin melakukan pemantauan, evaluasi, dan analisis pelaporan tentang pelaksanaan program pembangunan daerah di bidang pangan dan pertanian, kehutanan dan konservasi sumber daya air, kelautan dan perikanan, sumber daya energi, mineral dan pertambangan, serta lingkungan hidup. "Kajian ini akan menjadi perencanaan ke depan dan penilaian hasil pelaksanaan dan penyerapan di masyarakat," ungkapnya. (get)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-6210085576789366441?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/6210085576789366441/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/hasil-kajian-tak-bisa-diintervensi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/6210085576789366441'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/6210085576789366441'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/hasil-kajian-tak-bisa-diintervensi.html' title='Hasil Kajian Tak Bisa Diintervensi'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-2090026521711710802</id><published>2011-09-16T04:26:00.000+07:00</published><updated>2011-09-16T04:26:09.108+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dengklok'/><title type='text'>Bayi Lahir Sudah Tersunat</title><content type='html'>BATUJAYA, RAKA - Yusuf Ahmad membuat heboh warga di kampungnya di Desa Segaran, Kecamatan Batujaya. Penyebabnya bayi berusia dua pekan ini lahir dengan kelamin sudah tersunat dengan bobot mencapai 7 kilogram dan panjang 70 sentimeter. &lt;br /&gt;Bayi laki-laki pasangan Memet Taopik (47) dan Asih (37), warga Dusun Rawa Indah RT 1/1, lahir melalui operasi normal di bidan desa setempat. Saat dikeluarkan dari perut, bidan yang sempat terkejut menyatakan bayi milik pasutri (pasangan suami istri) yang lahir tepat pada hari raya lebaran tahun 2011, sudah dalam kondisi tersunat. Tidak ada penjelasan medis bagaimana proses bayi yang lahir 1 September 2011 itu disunat. Warga hanya meyakini anak keduanya itu disunat saat masih di kandungan sebagai petanda baik. Meski sudah dua minggu lahir, masih saja ada warga yang penasaran melihat kondisi anak itu.&lt;br /&gt;Bahkan, kediamannya sampai saat ini masih dipenuhi warga setempat setiap hari karena heran dan penasaran. Memed, ayah bayi tersebut yang sehari-harinya bekerja serabutan, berharap anaknya ini kelak menjadi orang sukses dan berbakti kepada orang tua.&lt;br /&gt;Bukan hanya ayahnya, ketika disambangi RAKA salah satu pemuka agama setempat meyakini bahwa proses sunat sang bayi menjadi istimewa karena tidak bisa terjadi pada semua orang. Sesuai salah satu ayat dalam surat Albaqoroh, Allah memberikan keistimewaan pada umatnya dengan berbagai mukjizat. "Yang sudah dikhitan dari pertama lahir adalah rasul. Ketika jelas agama melalui ayat suci Alquran menjelskan tidak ada lagi pintu kenabian setelah nabi besar Muhammad SAW. Tapi, keistimewaan bisa diberikan yang Maha Berkehendak pada siapapun umatnya," ungkapnya. (get)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-2090026521711710802?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/2090026521711710802/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/bayi-lahir-sudah-tersunat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/2090026521711710802'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/2090026521711710802'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/bayi-lahir-sudah-tersunat.html' title='Bayi Lahir Sudah Tersunat'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-6030115455571945519</id><published>2011-09-16T04:24:00.003+07:00</published><updated>2011-09-16T04:24:55.172+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cilamaya'/><title type='text'>Survei Seismik Pertamina Kembali Diprotes Petani, Ratusan Warga Minta Kejelasan Ganti Rugi</title><content type='html'>CILAMAYA KULON, RAKA - Proyek survei seismik yang dilakukan PT Pertamina di hamparan pesawahan di beberapa desa di Kecamatan Cilamaya Kulon, kembali diprotes petani. Seperti yang terjadi di Desa Pasirukem, ratusan petani mendatangi kantor desa setempat Senin (12/9) malam kemarin.&lt;br /&gt;Kades Pasirukem H Maun mengaku memaklumi tindakan para petani karena dirinya menilai Humas Seismik Pertamina dianggap kurang maksimal dalam melakukan pendekatan kepada para petani. "Saya sudah dua kali melakukan teguran, tapi mereka tidak menggubris. Jadi sebenarnya kalau Humas Seismik benar-benar melakukan tugasnya dengan baik, tidak akan ada gejolak di tingkatan para petani. Tapi itu tidak terjadi, sehingga informasi mengenai kejelasan ganti rugi dan berapa nilai ganti ruginya tidak nyampe," katanya saat ditemui di kantornya.&lt;br /&gt;Dijelaskan, bahwa pagi hari sebelumnya para petani sempat bentrok dengan petugas seismik yang dianggap telah merusak tanaman padi yang sudah berumur lebih dari dua bulanan. "Karena persoalan tersebut akhirnya kami dari pemerintah desa memfasilitasi pertemuan antara para petani dengan pihak seismik. Pada pertemuan yang berlangsung sekitar pukul delapan hingga pukul sepuluh malam tersebut, petani menghendaki agar ada kepastian dan kejelasan tentang harga ganti rugi dan pelaksanaan seismik dilakukan setelah selesai panen. "Sementara pihak seismik tetap ngotot tidak bisa mengulur waktu proyeknya dan persoalan ganti kerugian sudah menjadi tanggung jawabnya," sambungnya.&lt;br /&gt;Lebih lanjut Maun menjelaskan bahwa dari pertemuan dengan Humas Seismik Pertamina tersebut, pihak Pertamina sementara waktu akan menunda proses peledakan hingga dua hari ke depan menunggu keputusan dari BP Migas. "Saya sendiri sebagai petani pernah mengalami kerugian akibat adanya peledakan seismik, dari dalam tanah sawah saya terus mengeluarkan minyak, sehingga saya harus menutupi lubang tersebut dengan semen sebanyak 15 sak. Waktu itu memang kerugian yang saya alami tidak sebanding dengan ganti rugi yang diberikan oleh kontraktor seismik, ini mejadi catatan tersendiri bagi saya yang juga seorang petani. Kemudian yang disayangkan pula adalah saya dituduh oleh patani makan suap dari seismik sebanyak RP 17 juta, padahal waktu sosialisasi pada bulan puasa kemarin kami hanya menerima Rp 500 ribu untuk biaya tempat dan juga masyarakat harap tahu bahwa satu tahun terakhir ini kompensasi migas sebesar Rp 35 juta untuk desa lokasi pengeboran tidak diberikan oleh Pertamina," beber Kades Pasirukem.&lt;br /&gt;Sebelumnya, hal serupa juga terjadi di Desa Sukamulya, Sabtu (10/9) lalu. Petani melakukan protes karena merasa tidak diberitahu sebelumnya. Puluhan petani merangsek ke Kantor Desa Sukamulya untuk bertemu dengan Humas Seismik. Darja, salah seorang petani asal Dusun Puloputri mengatakan bahwa penolakan petani timbul karena tidak ada komunikasi dan infomasi secara langsung dengan para petani. "Berdasarkan pertemuan tersebut petani akan menolak seismik jika ganti ruginya tidak memadai, sebagai bahan pertimbangan, para petani akan melihat berapa ganti rugi kepada salah seorang petani bernama Napi yang katanya akan segera dibayar. Jika ganti rugi tersebut tidak memadai para petani akan mencabut patok-patok yang sudah ditancapkan," paparnya.&lt;br /&gt;Dikatakannya, informasi sementara yang baru didapat dari Humas Seismik Pertamina, lanjut Darja, bahwa baru ada kejelasan ganti dan ukuran kerusakan tanaman padi untuk kabel merah atau titik tembak yang akan diganti adalah 4x4 meter, sementara untuk kabel biru kerusakan yang akan diganti adalah panjang perlintasan kabel dikali satu meter. "Sementara besaran ganti ruginya adalah merujuk kepada hitungan yang ditetapkan oleh Dinas Pertanian," pungkasnya.&lt;br /&gt;Sementara itu, Humas Seismik Pertamina AS Rizal saat dihubungi lewat sambungan telepon selulernya meski nadanya tersambung, namun tak diangkat. Begitupun pesan singkat dari siang kemarin hingga tadi malam, juga tak kunjung dibalas. (awi)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-6030115455571945519?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/6030115455571945519/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/survei-seismik-pertamina-kembali.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/6030115455571945519'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/6030115455571945519'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/survei-seismik-pertamina-kembali.html' title='Survei Seismik Pertamina Kembali Diprotes Petani, Ratusan Warga Minta Kejelasan Ganti Rugi'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-5779817438463589169</id><published>2011-09-16T04:24:00.000+07:00</published><updated>2011-09-16T04:24:17.745+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cilamaya'/><title type='text'>Kades Malas Harus Diberi Sanksi</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-cHQFVDLv5h4/TnJs569u5PI/AAAAAAAAEo8/eotLERiXQYk/s1600/bawah+HL.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-cHQFVDLv5h4/TnJs569u5PI/AAAAAAAAEo8/eotLERiXQYk/s1600/bawah+HL.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;CILAMAYA KULON, RAKA - Kades yang mangkir dari kegiatan rutin minggon kecamatan yang dilaksanakan tiap hari Selasa harus dapat sanksi. Demikian dikatakan Kades Kiara Sadar Syahroni saat memberikan sambutan atas nama Ikatan Kepala Desa Cilamaya Kulon pada minggon kecamatan sekaligus acara lepas sambut camat lama kepada camat baru.&lt;br /&gt;Menurutnya, sanksi tersebut sudah merupakan kesepakatan para kepala desa yang tergabung dalam Ikatan Kepala Desa (IKD). "Saya berharap kepada camat yang baru agar memanggil para kepala desa yang mangkir dari rapat minggon kecamatan, hal itu agar terjadi perbaikan kedepannya. Dulu kecamatan Cilamaya Kulon pernah meraih juara satu lomba sinergitas tingkat kabupaten, mudah-mudahan dengan pergantian camat yang baru akan mendongkrak prestasi yang dulu pernah diraihnya," tegasnya.&lt;br /&gt;Diteruskan, bahwa ia juga menyesalkan dengan tingkat disiplin kerja para pegawai kecamatan yang dianggap masih rendah. "Saya datang ke kantor kecamatan sekitar jam delapan pagi, saya hanya melihat beberapa orang saja yang sudah hadir, sementara yang lainnya belum pada datang. Tolonglah sebagai PNS yang sudah digaji tiap bulan oleh pemerintah agar meningkatkan disiplin kerjanya, kami juga berharap agar dalam apel pagi tidak hanya kepala desa saja yang melakukan apel, tapi juga pegawai kecamatan dan seluruh pegawai yang ada di komplek kecamatan seperti pegawai KUA dan lainnya, jadi jangan sampai terkesan bahwa adalah apel itu jadi kewajiban para kades saja," tandasnya.&lt;br /&gt;Camat Cilamaya Kulon yang baru, Dedi Kurnaedi SSos, sebelumnya meminta kerjasama dari semua pemerintah desa dan intansi lainnya, sehingga dalam menjalankan tugasnya sebagai pelayan masyarakat dapat tercapai dengan baik. Ia juga menyambut baik semua masukan untuk perbaikan pelayanan pemerintah kedepan. Dijelaskannya, bahwa sebelumnya ia menjabat sebagai Camat Pangkalan.&lt;br /&gt;Mewakili para guru, Kepala UPTD pendidikan Kecamatan Cilamaya Kulon Sukandar berharap agar Camat Cilamaya Kulon yang baru, kerasan atau betah menjalankan tugasnya di Cilamaya Kulon. "Alhamdulilah pak, beberapa tahun saya bertugas di sini, saya betah karena penduduk Cilamaya Kulon itu balageur, banyak yang ngajak mampir, makanya saya betah," katanya berkelakar.&lt;br /&gt;Seperti kata orang bijak, lanjut Sukandar, bahwa pensiun adalah suatu keniscayaan, bagi para pensiunan ada ikatan emosional, meskipun jauh dimata tapi dekat di hati. "Sekarang saya solo karir, dulu saya masih trio kwek-kwek bersama kepala UPTD Perikanan dan Kepala UPTD Pertanian. Tapi ikatan batin tersebut begitu kuat, begitu juga dengan Pak Tatang Rosyidin yang sekarang menjalani masa pensiun," katanya.&lt;br /&gt;Dalam rapat minggon sekaligus lepas sambut tersebut dihadiri oleh Kapospol, Para kepala UPTD, para Kepala Desa, Forum BPD Cilamaya Kulon, ibu-ibu PKK, pengurus PGRI dan pengurus Karang Taruna Kecamatan Cilamaya Kulon. (awi)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-5779817438463589169?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/5779817438463589169/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/kades-malas-harus-diberi-sanksi.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/5779817438463589169'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/5779817438463589169'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/kades-malas-harus-diberi-sanksi.html' title='Kades Malas Harus Diberi Sanksi'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-cHQFVDLv5h4/TnJs569u5PI/AAAAAAAAEo8/eotLERiXQYk/s72-c/bawah+HL.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-1200718326885503219</id><published>2011-09-16T04:20:00.002+07:00</published><updated>2011-09-16T04:20:41.670+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cilamaya'/><title type='text'>Sebulan, 5 Pelaku Curanmor Dibekuk</title><content type='html'>CILAMAYA WETAN, RAKA - Dalam sebulan, pihak Polsek Cilamaya berhasil membekuk lima pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) maupun pencurian yang disertai dengan kekerasan (curas). Kelimanya merupakan warga Cilamaya dan sebagian besar berasal dari Dusun Cilempung, Desa Pasirjaya, Kecamatan Cilamaya Kulon.&lt;br /&gt;Kapolsek Cilamaya Kompol Drs H Samsudin saat ditemui RAKA menjelaskan bahwa pihaknya terus berupaya mempreteli kawanan pencuri motor yang terus memiliki generasi hingga di kawasan ini bisa bebas dari pencurian. "Upaya yang dilakukan oleh aparat kepolisian untuk meminimalisir kejahatan di wilayah ini salah satunya dengan cara membudayakan kembali siskamling," katanya.&lt;br /&gt;Sejauh ini, ujar Samsudin, upaya polisi mempunyai progres keberhasilan yang cukup baik dalam meminimlisir angka kejahatan, terutama curanmor yang marak di Cilamaya. Terbukti, dalam kurun waktu satu bulan, lima pelaku curanmor berhasil dibekuk aparat kepolisian Sektor Cilamaya dengan dibantu masyarakat. "Bantuan masyarakat juga penting dalam upaya meminilisir kejahatan di Cilamaya, terutama curanmor. Seperti dua kawanan yang berhasil dibekuk polisi, merupakan hasil kerja sama antara polisi dengan masyarakat sehingga pelaku berhasil diamankan," bebernya.&lt;br /&gt;Pelaku yang baru-baru ini diamankan adalah Wakil Olip (45), warga Dusun Krajan Cilempung, Desa Pasirjaya, Kecamatan Cilamaya Kulon dan Arin (40), warga Kecemek, Desa Bayur Kidul, Kecamatan Cilamaya Kulon. Kedua tersangka berhasil dibekuk ketika sedang melancarkan aksinya di daerah Dusun Tangkolo, Desa Tegalurung, Kecamatan Cilamaya Kulon, Rabu (7/9), sekitar pukul 02.00 ketika keduanya berusaha mengambil sebuah sepeda motor di salah satu rumah warga dengan cara menjebol tembok belakang kemudian membawa sebuah sepeda motor Yamaha RX King tanpa nomor polisi yang kemudian keluar lewat pintu depan. Pemilik rumah yang kemudian terbangun karena mendengar suara bising lantas meminta tolong kepada warga sekitar.&lt;br /&gt;Pelaku yang diketahui lari ke arah Desa Muktijaya oleh masyarakat dihadang dan pelaku berusaha melawan, namun karena massa yang cukup banyak hingga maling tersebut dihajar hingga babak belur namun tidak sampai tewas. Tak lama kemudian, polisi datang dan mengamankan pelaku. Kini pelaku masih dalam pemeriksaan untuk mengembangkan informasi dan kini masih mendekam di tahanan Mapolsek Cilamaya. "Sekali lagi berkat kerja sama polisi dan masyarakat hingga akhirnya pencuri berhasil dibekuk. Oleh karena itu kami menghimbau kepada seluruh kepala desa untuk terus menggalakan kembali siskamling demi menjaga keamanan lingkungan," tukasnya. (awi)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-1200718326885503219?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/1200718326885503219/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/sebulan-5-pelaku-curanmor-dibekuk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/1200718326885503219'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/1200718326885503219'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/sebulan-5-pelaku-curanmor-dibekuk.html' title='Sebulan, 5 Pelaku Curanmor Dibekuk'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-9049013328061635827</id><published>2011-09-16T04:19:00.002+07:00</published><updated>2011-09-16T04:19:36.994+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cilamaya'/><title type='text'>Layani Masyarakat</title><content type='html'>CILAMAYA KULON, RAKA - Pembagian porsi anggaran belanja daerah dinilai tidak berdampak signifikan terhadap peningkatan pelayanan dasar masyarakat. Ketua Forum Rakyat Ngglendeng (FRN) Sudi Adang mengatakan, dengan porsi pembagian anggaran seperti itu seharusnya tidak ada lagi alasan bagi para pegawai pelayan publik dalam melakukan tugasnya. "Seharusnya dengan konsep anggaran seperti itu berbanding lurus dengan tingkat pelayanan kepada masyarakat, yang masih kami rasakan ada kesan sepertinya malas-malasan bahkan kadang menghindar, ke depan kami berharap ini tidak terjadi lagi," ujarnya.&lt;br /&gt;Nasihun, aktivis lainnya menjelaskan bahwa setelah FRN berhasil melakukan pengajuan permohonan pelayanan KTP dan KK gratis, permintaan masyarakat untuk pelayanan dasar tersebut makin membludak sehingga membuat kewalahan yang hanya berjumlah sembilan orang. "Tadi saja saya memfasilitasi pemotoan gratis untuk pembuatan KTP, jumlahnya membludak hingga ratusan orang. Ternyata masih banyak warga yang tidak terlayani kebutuhan dasarnya sebagai warga negara, maka tugas kami yang masih memiliki kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat terus melakukan upaya agar semua warga mendapatkan haknya secara gratis," katanya.&lt;br /&gt;Diteruskan bahwa untuk mencapai pelayanan KTP dan KK gratis tersebut FRN melakukannya secara bertahap, dari tetangga terdekat, desa terdekat, kecamatan terdekat, hingga pada akhirnya menjadi gerakan yang massif di Kabupaten Karawang. "Aturan KTP dan KK gratis itu konstitusi yang mengaturnya sudah jelas kok, Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati Karawang, jadi apa yang kami lakukan adalah hal yang konstitusional, tidak ada yang melanggar konstitusi. Kami berharap Bapak Bupati Karawang menegaskan dan menyosialisasikan kembali tentang pelayanan KTP dan KK gratis kepada seluruh masyarakat," harapnya.&lt;br /&gt;Sebelumnya, pada tanggal 6 September 2011 lalu Sekcam Cilamaya Kulon Yunus telah menyosialisasikan pelayanan KTP dan KK gratis kepada seluruh kepala desa se-Kecamatan Cilamaya Kulon yang disampaikan pada rapat minggon kecamatan yang dilaksanakan setiap hari Selasa. (awi)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-9049013328061635827?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/9049013328061635827/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/layani-masyarakat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/9049013328061635827'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/9049013328061635827'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/layani-masyarakat.html' title='Layani Masyarakat'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-5758694839687993997</id><published>2011-09-16T04:18:00.000+07:00</published><updated>2011-09-16T04:18:56.068+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pangkalan'/><title type='text'>Mahasiswa KNM Diminta Hemat Air, Camat : Di Tegalwaru Sedang Alami Kekeringan</title><content type='html'>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-PAdvKLIQzuc/TnJrqLCn3QI/AAAAAAAAEo4/8qqcIpisf5g/s1600/HL.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/-PAdvKLIQzuc/TnJrqLCn3QI/AAAAAAAAEo4/8qqcIpisf5g/s320/HL.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;SUNGAI KERING : Sungai Cibalisuk, salah satu sumber &lt;br /&gt;penyuplai air di Kecamatan Tegalwaru terlihat kering.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;TEGALWARU, RAKA - Camat Tegalwaru, Toni Mulyana SH, MH, meminta mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) yang melakukan Kuliah Nyata Mahasiswa (KNM) di Kecamatan Tegalwaru agar menghemat air. Pasalnya, di daerah tersebut sedang mengalami kekeringan akibat musim kemarau.&lt;br /&gt;"Kepada mahasiswa yang tadinya biasa mandi tiga kali sehari, selama program KNM mohon dikurangi. Pasalnya di desa-desa di Kecamatan Tegalwaru saat ini rata-rata sedang mengalami kekeringan," tutur Toni, kemarin. &lt;br /&gt;Camat juga menyebutkan, mahasiswa yang ditempatkan di Desa Mekarbuana beruntung, sebab salah satu desa yang saat ini bisa dikatakan masih subur dengan air adalah Desa Mekarbuana.&amp;nbsp; Bahkan dalam kesempatan menyambut peserta KNM pun, kepala desa yang ada hanya kepala Desa Mekarbuana saja, sementara yang lain menurut Toni sudah datang sejak pagi, dan ketika peserta KNM datang mereka sudang kembali pulang. "Namun kekeringan di desa-desa yang ada di Kecamatan Tegalwaru tidak seperti kekeringan yang sering ditayangkan pada televisi yang sampai ngantri atau berebut, di desa-desa ini masih ada kantung-kantung air," tandasnya. &lt;br /&gt;Ucapan terima kasih pada peserta KNM atau secara lembaga ini disampaikan juga oleh Sekretaris Camat Tegalwaru, Bunawan MSi. Saat dikonfirmasi di ruangannya mengatakan, KNM diharapkan membantu pemerintah dalam mengidetifikasi potensi lokal yang terkadang oleh pemerintah setempat tidak terdeteksi atau tergali. &lt;br /&gt;Berbeda dengan yang disampaikan oleh koordinator pembimbing KNM Tegalwaru, E Kosasih SE., MM, ia memberikan arahan terhadap mahasiswanya agar selama dalam program KNM yang lamanya sebulan supaya lebih bersikap arif, dan berpakaian muslim atau paling tidak lebih sopan dari keseharian. Pasalnya, selain menumpang di daerah orang, Tegalwaru merupakan daerah yang cukup relijius. “Melalui KNM tersebut, para mahasiswa Unsika akan ikut serta dalam upaya meningkatkan kualitas SDM melalui program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), revitalisasi Posyandu/Desa Siaga, dan ekonomi kerakyatan/Kelompok Usaha Bersama (KUB)," tuturnya.&lt;br /&gt;Selain itu, KNM Unsika juga memiliki program kerja pendukung berupa penjabaran keahlian disiplin keilmuan dari masing-masing mahasiswa. Namun demikian, program kerja pendukung tersebut tetap mengarah kepada tercapainya program kerja utama.&lt;br /&gt;Salah satu pembimbing, Netti Nurlenawati, yang membimbing peserta KNM Desa Mekarbuana, saat dikonfirmasi menjelaskan, peserta KNM berasal dari 7 fakultas, yaitu Ilmu Hukum, Manajemen, Ekonomi, Pertanian, Pendidikan Agama Islam, dan Teknik Industri dan semuanya mahasiswa yang mengambil jenjang pendidikan Strata satu (S1). Diterangkan juga KNM Unsika akan dilaksanakan mulai 12 September 2011 hingga 22 Oktober 2011. Dengan prioritas program Posdaya yayasan Mandiri, program sosialisasi pajak &lt;br /&gt;kendaraan bermotor yang bekerja sama dengan DPPAKD Provinsi Jawa Barat. Pembimbing inipun membetulkan apa yang disampaikan oleh Camat bahwa hasil survey tempat yang direncanakan dijadikan pos air sarana bersihnya sangat memadai. Hal ini dipertegas hasil kerja sama antara peserta KNM dan Kepala Desa Mekarbuana, Andi, yang menempatkan mahasiswa sejak hari Sabtu (10/9) kemarin. Ketepatan ini menurut kepala desa tersebut mengatakan, peserta KNM yang ditugaskan di desanya sudah melakukan survey sejak Sabtu kemarin hingga pihaknya dapat mencarikan tempat dengan leluasa.&amp;nbsp; (ark)&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-5758694839687993997?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/5758694839687993997/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/mahasiswa-knm-diminta-hemat-air-camat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/5758694839687993997'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/5758694839687993997'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/mahasiswa-knm-diminta-hemat-air-camat.html' title='Mahasiswa KNM Diminta Hemat Air, Camat : Di Tegalwaru Sedang Alami Kekeringan'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-PAdvKLIQzuc/TnJrqLCn3QI/AAAAAAAAEo4/8qqcIpisf5g/s72-c/HL.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-7671477847729461164</id><published>2011-09-16T04:16:00.002+07:00</published><updated>2011-09-16T04:16:55.093+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Purwakarta'/><title type='text'>Saipul Jamil Belum Tersangka, Diperiksa Polisi, Dicecar 36 Pertanyaan</title><content type='html'>PURWAKARTA, RAKA - Pedangdut Saipul Jamil diperiksa polisi, Selasa (13/9), terkait kecelakaan lalulintas yang dialaminya di Tol Cipularang beberapa waktu lalu. Pemeriksaan yang dilakukan di bekas markas Polwil Purwakarta itu berlangsung sekira empat jam, dari pukul 11.22 WIB hingga 14.54 WIB.&lt;br /&gt;Pengamatan Radar, Saipul Jamil datang memenuhi panggilan polisi menggunakan Honda CRV putih Nopol B 12 ESA didampingi penasihat hukumnya dari LBH Universitas Bung Karno. Suami almarhumah Virginia Anggraeni ini diperiksa di ruang penyidik Sat Narkoba Polres Purwakarta dengan di cecar 36 pertanyaan dengan status masih sebagai saksi. "Alhamdulilah semuanya lancar dan saya tidak menemui tekanan selama proses ini dilangsungkan. Terima kasih kepada Kapolres Purwakarta juga yang sejauh ini banyak memberi dukungan," jelas Saipul Jamil, kepada puluhan wartawan, usai pemeriksaan.&lt;br /&gt;Saipul mengatakan, dalam penyidikan kasus ini dirinya masih diperiksa sebagai saksi oleh penyidik. Pengakuan tersebut sekaligus menepis anggapan statusnya yang disebut-sebut sudah menjadi tersangka. “Semua pertanyaan yang dilontarkan Pak Polisi, Alhamdulillah bisa saya jawab semua. Dan saya pun merasa nyaman dengan perlakuan Pak Polisi,” ujar Saipul sembari menaiki mobil CRV putih untuk kembali pulang ke Jakarta.&lt;br /&gt;Menurutnya, apabila ada pemanggilan kembali oleh polisi untuk proses pemeriksaan lebih lanjut dirinya siap kooperatif. "InsyaAllah saya siap bekerjasama," sebut Saipul sesaat sebelum meninggalkan lokasi eks Polwil Purwakarta. Menjawab pertanyaan wartawan, Saipul Jamil mengaku kondisinya pascakecelakaan yang menewaskan istrinya di Tol Cipularang KM 96,500-100 tempo lalu, saat ini berangsur membaik. "Alhamdulilah semakin baik, mohon doanya ya semua," sebutnya.&lt;br /&gt;Kabag Ops Polres Purwakarta AKP Ridwan S di sela-sela pemeriksaan kepada wartawan menjelaskan tahapan pemeriksaan yang dilakukan terhadap Saipul Jamil sudah dilakukan sesuai prosedur. "Kita tempuh apa yang harus dilakukan. Semuanya sudah sesuai tahapan," kata Ridwan. Sementara, pemeriksaan artis dangdut kondang Saipul Jamil sendiri mendapat perhatian warga Purwakarta di sekitar markas bekas Polwil Purwakarta itu. Warga yang kebanyakan ibu-ibu dan remaja putri itu berkerumun di luar lokasi kantor polwil. Mereka memberi dukungan moril terhadap Saipul Jamil. "Sabar ya Bang Saipul, kami ikut prihatin," sebut seorang ibu sambil melambaikan tangan melepas kepergian Saipul Jamil menuju arah Ciganea. (rif)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-7671477847729461164?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/7671477847729461164/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/saipul-jamil-belum-tersangka-diperiksa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/7671477847729461164'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/7671477847729461164'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/saipul-jamil-belum-tersangka-diperiksa.html' title='Saipul Jamil Belum Tersangka, Diperiksa Polisi, Dicecar 36 Pertanyaan'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-9025554264253656935</id><published>2011-09-16T04:15:00.003+07:00</published><updated>2011-09-16T04:16:14.597+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Purwakarta'/><title type='text'>Terang-terangan, KNPI Dukung Pembangunan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-f7I9pM0PTEM/TnJrFC4aIcI/AAAAAAAAEo0/-0mYnYvZmpA/s1600/bawah+HL.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-f7I9pM0PTEM/TnJrFC4aIcI/AAAAAAAAEo0/-0mYnYvZmpA/s1600/bawah+HL.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;PURWAKARTA, RAKA - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Purwakarta menyatakan siap berada di barisan terdepan dalam membantu suksesi pembangunan di Kabupaten Purwakarta. KNPI juga dituntut untuk lebih peka terhadap berbagai permasalahan yang tengah dihadapi kabupaten tersebut.&lt;br /&gt;Ketua DPD KNPI Purwakarta Hendra Gunawan mengatakan, guna mendukung itu, pemikiran posotif dari berbagai unsur dibutuhkan agar memberikan kontribusi, baik secara personal maupun secara kelembagaan dalam pembangunan Purwakarta. Karenanya, menurut dia, kepada pengurus maupun anggota hendaknya bisa memaikan peran positifnya dalam membangun kabupaten tersebut. "Harus punya sikap membangun. Hal yang terpenting, adalah mampu menjaga eksistensi dan keberadaan KNPI," jelas Hendra, ditemui Radar, Selasa (13/9).&lt;br /&gt;Ditambahkan, keberadaan KNPI adalah sebagai aset besar masyarakat. Untuk itu, menurutnya, KNPI harus selalu terdepan dalam tonggak pembangunan. KNPI harus memberikan teladan baik dalam eksistensi secara organisasi. Dan jangan terjebak pada hal-hal yang tidak diinginkan. "Terlebih diperlukan kepekaan pemuda yang bisa menjawab berbagai kebutuhan peran pemuda dalam pembangunan daerah," katanya.&lt;br /&gt;Selain itu, ungkap pria yang akrab disapa Dek-Dek ini, dalam proses perjalanan organisasi KNPI maka pihaknya dan jajaran akan melaksanakan aktualisasi program yang sinergi bagi pembangunan di kabupaten berjuluk Santri tersebut. Pola kerja, lanjut dia, harus bersinergi dengan berbagai unsur yang ada di daerah masing-masing, tak terkecuali wilayah kecamatan dan berbagai organisasi kepemudaan lainnya. "Wujudnya bersama-sama menjadi mitra pemerintah dalam pembangunan daerah dan mengelola berbagai potensi yang ada. Sehingga dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan warga. Tidak mengucilkan apalagi menghasut," tandasnya.&lt;br /&gt;Lebih lanjut, Hendra menyampaikan kepengurusan KNPI yang terdiri dari berbagai latar belakang organisasi dan berkumpul dalam wadah kepumudaan merupakan modal utama organisasi mengakselerasi program sesuai dengan tujuan yang dicita-citakan. "Bila potensi tersebut dikelola dengan baik sesuai dengan bidangnya, maka keberadaan KNPI akan menjadi panutan bagi seluruh orgaisasi lainnya yang ada di wilayah Purwakarta," paparnya.&lt;br /&gt;Ditanya mengenai kondisi di Purwakarta terkait keorganisasian, Hendra mengajak seluruh unsur dapat membuka diri dan berjalan seirama mencipatakan Purwakarta yang lebih kondusif selain menjaga aspek stabilitas sosial politik dan budaya. Kalaupun, ujar Hendra lagi, kritik masyarakat dikeluarkan diimbau dapat lebih berimbang dan objektif dalam menyuarakan pendapat. "Artinya, harus objektif ketika menyuarakan pendapat dan tidak seolah-olah menjadikan pesakitan. KNPI sepakat apa yang berimbang itu sejalan dengan demokrasi yang intensif," jelasnya, seraya menyebutkan sesuatu yang berlebih dikhawatirkan membuat kontraproduktif terhadap proses pembangunan di Kabupaten Purwakarta. (rif)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-9025554264253656935?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/9025554264253656935/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/terang-terangan-knpi-dukung-pembangunan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/9025554264253656935'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/9025554264253656935'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/terang-terangan-knpi-dukung-pembangunan.html' title='Terang-terangan, KNPI Dukung Pembangunan'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-f7I9pM0PTEM/TnJrFC4aIcI/AAAAAAAAEo0/-0mYnYvZmpA/s72-c/bawah+HL.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-1920493772428535475</id><published>2011-09-16T04:14:00.000+07:00</published><updated>2011-09-16T04:14:29.230+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Purwakarta'/><title type='text'>Musim Gadu II Diluar Rencana PJT II</title><content type='html'>PURWAKARTA, RAKA - Perum Jasa Tirta (PJT) II Jatiluhur berjanji akan memperhatikan musim tanam (MT) gadu II di area seluas 30 ribu hektar lahan pertanian yang berada di wilayah hilir.&lt;br /&gt;Menurut pihak PJT II, MT Gadu II ini di luar perencanaan yang telah disusun lembaganya. "Dihadapan kita saat ini, petani ada yang baru menanami padi. Artinya, kita harus selamatkan petani di hilir tersebut agar MT Gadu II sukses dan tak mengalami gagal panen karena sulit air," ujar Herman Idrus, Direktur Pengelolaan Air (Dirlola) PJT II Jatiluhur, kemarin.&lt;br /&gt;Dijelaskan, pada 2011 ini tercatat 219 ribu hektar berada di Indramayu, Subang, Karawang dan Bekasi dengan pola tanam Gadu-Gadu telah masuk agenda sebaran pertanian yang harus teraliri air Jatiluhur. Di luar perencanaan, tiba-tiba ada sebagian para petani di hilir mulai menanam benih padi lagi dan sebagian menghadapi panen. "Mau tidak mau, misi kita sekarang mengantarkan petani sampai panen. Untuk itu disiasati, dengan menggilir air di hulu dengan ditutupi las dan menggelontorkannya ke bagian hilir," ungkapnya.&lt;br /&gt;Ditambahkan, dalam pelaksanaan memang tak mudah mengatur air tersebut. Ini disesuaikan ketersediaan air di Waduk Jatiluhur yang semakin menipis. Kondisi tersebut, sangat kontras dengan beban petani semakin berat manakala harus tanam rendeng yang memerlukan waktu 2 minggu. "Karena kemarau ini, area sawah mengeras dan retak retak tentunya tak bisa langsung ditanami. Mereka harus menunggu sampai 2 minggu, supaya area sawah gembur," katanya.&lt;br /&gt;Pola pengaturan air di kala kritis ini, lanjutnya, dengan menggiring air ke kantong-kantong saluran irigasi bahkan sampai dijagai (piket) petugas bertujuan mengawasi agar pasokan air tepat sasaran. "Supaya air jatuh tepat ke area pesawahan. Tidak tercecer dan bocor untuk pemanfaatkan yang lain," tandasnya.&lt;br /&gt;Diwartakan sebelumnya, khusus untuk Wilayah sentra penghasil padi di Kabupaten Purwakarta tidak terpengaruh oleh musim kemarau tahun ini. Pasalnya, masa panen di kabupaten itu tiba lebih awal sehingga kekurangan air akibat kemarau tidak terjadi. Terlebih, kebutuhan pasokan air Jatiluhur tidak begitu kentara menyentuh sektor pertanian di Purwakarta.&lt;br /&gt;Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kehutanan dan Perkebunan (Distanhutbun) Kabupaten Purwakarta Dedi Setyadi, mengatakan kekeringan akibat kemarau tidak terjadi di wilayah Purwakarta seperti di Karawang dan Subang pada masa kemarau ini. Faktor itu, jelas Dedi, dikarenakan sejak bulan Juli kemarin sebanyak 73 persen wilayah penghasil padi di kabupaten berpenduduk 800 ribu jiwa ini sudah memasuki masa panen di lokasi tanam seluas 29 ribu ha. Sedangkan sisanya yang seluas 9 ribu ha baru diprediksi memasuki panen pada bulan Oktober mendatang dengan jumlah target produksi keseluruhan sampai 219.000 ton gkp. "Tidak ada kejadian kekeringan, sebab di Purwakarta panen lebih awal dihadapi ketimbang kemarau. Dan mudah-mudahan, semua target produksi tahun ini bisa terealisasi pada bulan Desember mendatang," ulas Dedi Setyadi saat itu. (rif)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-1920493772428535475?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/1920493772428535475/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/musim-gadu-ii-diluar-rencana-pjt-ii.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/1920493772428535475'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/1920493772428535475'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/musim-gadu-ii-diluar-rencana-pjt-ii.html' title='Musim Gadu II Diluar Rencana PJT II'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-1476809010829636415</id><published>2011-09-16T04:12:00.002+07:00</published><updated>2011-09-16T04:12:45.753+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Purwakarta'/><title type='text'>MA Al Irfan Lewati Proses Akreditasi, Kepsek: Akreditasi 2011 Lancar</title><content type='html'>JATILUHUR, RAKA - Madrasah Aliyah (MA) Al Irfan Ciganea Jatiluhur, sukses mengikuti program akreditasi sekolah (madrasah) tahun 2011. Proses akreditasi dilaksanakan dua hari, Senin (12/9) dan selasa (13/9), oleh tim asesor dari Badan Akreditasi Nasional (BAN) MA Propinsi Jawa Barat Hj N Ida Herida L MAg dan Hj Iis Nurhayati MMPd.&lt;br /&gt;Kepala MA Al Irfan Drs Bahir Muhlis MPd saat ditemui Radar usai mengikuti kegiatan program akreditasi di lingkungan sekolahnya di Jalan Raya Stasiun Ciganea&amp;nbsp; mengatakan, sebagaimana yang termaktub dalam UU RI N0. 20/2003 Pasal 60 ayat (1) dan (3), dijelaskan bahwa akreditasi merupakan kegiatan yang dilakukan untuk menentukan kelayakan program dan satuan pendidikan pada jalur pendidikan formal dan non formal pada setiap jenjang dan jenis pendidikan berdasarkan kriteria yang bersifat terbuka. Akreditasi biasanya tidak hanya dilakukan pada satuan tingkat pendidikan terbawah tetapi juga hingga Perguruan Tinggi (PT). "Dan MA Al Irfan baru tahun ini mengikuti kegiatan program akreditasi," ujarnya.&lt;br /&gt;Selama kegiatan akreditasi berlangsung, lanjut sekretaris PC NU Purwakarta itu, ada delapan standar yang diuji oleh tim asesor. Kedelapan standar tersebut meliputi standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan dan terakhir standar penilaian. Terhadap masing-masing standar tersebut satu persatu dokumennya diuji dan diklarifikasi.&lt;br /&gt;Selain itu, asesor juga melakukan pengamatan langsung terhadap proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), disamping juga melakukan klarifikasi terhadap sejumlah fasilitas yang dimiliki sekolah (madrasah). "Tidak hanya melakukan klarifikasi administrasi (8 standar), asesor juga secara langsung melakukan supervisi kelas," tandasnya, seraya menyebut ke dua orang asesor tersebut berasal dari Sukabumi.&lt;br /&gt;Kendati diakuinya masih banyak kekurangan di sana-sini, terang Bahir, namun ia berharap sekolahnya itu bisa mendapat nilai akreditasi yang baik. Sebab hal itu bukan saja dapat lebih mengharumkan nama sekolah, tetapi juga mampu mamacu semangat warga sekolah, khususnya para guru dalam upaya menciptakan kualitas pendidikan yang lebih baik dari sebelumnya. Apalagi, selama kegiatan akreditasi berlangsung pihak asesor juga telah banyak memberikan saran dan masukan terhadap lembaga pendidikan yang tengah dikelolanya itu. "Yang jelas, sejauh ini kami telah berupaya maksimal. Semoga saja hasil yang didapatkannya pun nantinya lebih maksimal pula," harapnya. (nos)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-1476809010829636415?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/1476809010829636415/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/ma-al-irfan-lewati-proses-akreditasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/1476809010829636415'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/1476809010829636415'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/ma-al-irfan-lewati-proses-akreditasi.html' title='MA Al Irfan Lewati Proses Akreditasi, Kepsek: Akreditasi 2011 Lancar'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-3064917491185244710</id><published>2011-09-16T04:11:00.003+07:00</published><updated>2011-09-16T04:11:38.900+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis'/><title type='text'>Axis Luncurkan Program 10.000 SMS Gratis</title><content type='html'>KARAWANG,RAKA - operator GSM dan 3G dengan layanan nasional di Indonesia, Axis, kembali menegaskan komitmennya untuk selalu menyediakan produk dan layanan seluler yang terjangkau serta sesuai dengan kebutuhan pelanggannya, termasuk memenuhi kebutuhan komunikasi seluler yang hemat melalui program “axis pangkal hemat, pulsanya tidak habis-habis”.&lt;br /&gt;Program baru axis ini memberikan GRATIS 10.000 sms sepuasnya ke semua operator setelah pemakaian Rp. 300 dan GRATIS nelpon 1.000 menit ke semua axis setelah pemakaian Rp. 500 yang berlaku setiap hari dari jam 12.00 malam – 05.00 sore. Selain itu axis tetap menawarkan tarif paling hemat untuk nelpon ke semua operator lain hanya dengan Rp. 390 per menit serta promo GRATIS nelpon dan sms sepuasnya di jam lainnya yang juga tetap bisa dinikmati seluruh pelanggan AXIS.&lt;br /&gt;Syakieb Ahmad Sungkar, Direktur Of Sales AXIS mengatakan, pihaknya memahami bahwa pasca perayaan lebaran banyak keluarga Indonesia yang harus mengencangkan ikat pinggang setelah banyak megeluarkan biaya ekstra untuk merayakan hari raya idul fitri bersama saudaradan kerabat kampung halaman. &lt;br /&gt;"Kami mengerti bahwa keluarga-keluarga ini tetap membutuhkan dana untuk biaya komunikasi mereka. Untuk itu axis hadir dengan penawaran “AXIS pangkal Hemat, Pulsanya tidak Habis-Habis” yang akan memungkinkan para pelanggannya untuk tetap leluasa dalam berkomunikasi tanpa perlu khawatir dengan biaya komunikasi yang mahal sehingga tali silaturahmi dengan teman dan kerabat pasca lebaran dapat terus terjaga,” ucap Syakieb.&lt;br /&gt;AXIS kini tersedia dilebih 400 kota di seluruh pulau-pulau besar indonesia, termasuk jawa, kalimantan, sulawesi, bali, dan lombok. Berkantor pusat di jakarta, AXIS merupakan operator seluler, didukung oleh lebih dari 800 pegawai yang berdedikasi.&lt;br /&gt;Visi AXIS adalah menyediakan komunikasi yang terjangkau nagi semua orang di indonesia. Sejalan dengan visi misi ini, perusahaan secara agresif melakukan ekspansi layanan dan jangkauannya keseluruh wilayah negara. Layanan mobile broadband dengan kecepatan tinggi AXIS tahun ini. Informasi yang lebih rinci dapat diakses melalui www.axisworld.co.id. (dri/*)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-3064917491185244710?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/3064917491185244710/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/axis-luncurkan-program-10000-sms-gratis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/3064917491185244710'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/3064917491185244710'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/axis-luncurkan-program-10000-sms-gratis.html' title='Axis Luncurkan Program 10.000 SMS Gratis'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-1114744706655321382</id><published>2011-09-16T04:10:00.002+07:00</published><updated>2011-09-16T04:10:43.272+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis'/><title type='text'>Pencet-Pencet Untung BRI Berhadiah Mobil</title><content type='html'>KARAWANG,RAKA - Untuk meningkatkan customer based SMS banking, BRI menggelar program Pencet-pencet Untung SMS Banking BRI, yang berhadiahkan 1 unit mobil.&lt;br /&gt;“Program ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan nasabah BRI Simpedes dalam mempergunakan fasilitas SMS banking. Ya supaya mereka tidak perlu lagi antre panjang di bank untuk melakukan transaksi,” tutur Achmad Jazidi, Kanca BRI Karawang. &lt;br /&gt;Perhitungan poin setiap transaksinya adalah 3 poin untuk nasabah yang baru mengaktifkan SMS bangking. Menurut Ida, banyak kemudahan yang ditawarkan SMS Banking BRI, seperti pengisian pulsa, pembayaran listrik dan sebagainya. Setiap transaksi akan mendapatkan 1 poin, kecuali transaksi yang berkaitan dengan bank BRI seperti transfer sesama bank. Menariknya, transaksi tadi jika dilakukan di hari Sabtu dan Minggu akan mendapatkan 3 poin.&lt;br /&gt;Tetapi jika nasabah memiliki rekening BRI Simpedes lebih dari 1, poin tersebut tidak dapat diakumulasikan. Nasabah juga harus aktif mulai dari mengikuti program hingga masa pengundian hadiah. “Karena jika nasabah tidak aktif pada masa pengundian hadiah, maka nasabah tersebut tidak akan diikutkan dalam pengundian,” kata A.Jazidi kemarin.&lt;br /&gt;Melalui program ini, nasabah akan mendapatkan hadiah utama sebuah mobil Toyota Avanza S-1,5. Juga 10 motor Honda Revo dan 100 BlackBerry Gemini. “Pajak hadiah ditanggung BRI,” tuturnya.&lt;br /&gt;Menurut Dia, nasabah yang berhak mengikuti program ini adalah pemilik tabungan BRI Simpedes yang melakukan registrasi financial dan transaksi financial SMS Banking yang menghasilkan based income mulai 1 Juli hingga 31 Desember 2011.(dri)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-1114744706655321382?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/1114744706655321382/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/pencet-pencet-untung-bri-berhadiah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/1114744706655321382'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/1114744706655321382'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/pencet-pencet-untung-bri-berhadiah.html' title='Pencet-Pencet Untung BRI Berhadiah Mobil'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-1255407482109738627</id><published>2011-09-16T04:09:00.002+07:00</published><updated>2011-09-16T04:09:48.346+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis'/><title type='text'>Pegadaian Akan Jadi Persero</title><content type='html'>KARAWANG,RAKA - Penentuan status Pegadaian dari perusahaan umum menjadi perseroan akan diputuskan menjelang akhir tahun ini. &lt;br /&gt;Hal ini dipastikan oleh Direktur Keuangan Pegadaian Budianto. Proses peralihan status menjadi persero bertujuan memudahkan Pegadaian mengakses sumber-sumber pendanaan di masyarakat.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;"Kami sedang menunggu keluarnya surat keputusan Presiden berupa Peraturan Pemerintah tentang Perubahan Status Pegadaian menjadi Perseroan Terbatas. Mudah-mudahan akhir tahun ini disahkan," katanya.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;Menurut dia, perubahan status tersebut telah disetujui oleh Menteri BUMN dan Menteri Keuangan. Jika Perum Pegadaian berubah statusnya menjadi persero pada akhir tahun ini, pada 2012 akan melakukan penawaran saham perdana (Initial public offering/IPO). &lt;br /&gt;Dia menyatakan Pegadaian telah menyalurkan pinjaman sebesar Rp43 triliun pada tujuh bulan pertama 2011. Dia memperkirakan terjadi kenaikan penyaluran pinjaman sebesar 20% pada Agustus terkait dengan momentum hari raya Idul Fitri. Pegadaian sedang menggelar penerbitan obligasi sebesar Rp2 triliun dengan dibantu oleh penjamin pelaksana emisi PT Bahana Securities dan PT Danareksa Sekuritas. Selain itu, yang bertindak sebagai wali amanat adalah PT Bank Mega Tbk. (dri/*)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-1255407482109738627?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/1255407482109738627/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/pegadaian-akan-jadi-persero.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/1255407482109738627'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/1255407482109738627'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/pegadaian-akan-jadi-persero.html' title='Pegadaian Akan Jadi Persero'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-4037601615503955968</id><published>2011-09-16T04:08:00.000+07:00</published><updated>2011-09-16T04:08:48.726+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cikampek'/><title type='text'>Kekeringan, Pangulah Utara Akan Buat Situ. Mengairi 40 Hektare Sawah Tadah Hujan</title><content type='html'>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-zhG0w53jEAg/TnJpKib-j2I/AAAAAAAAEow/FtjvuohbbaQ/s1600/HL.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://3.bp.blogspot.com/-zhG0w53jEAg/TnJpKib-j2I/AAAAAAAAEow/FtjvuohbbaQ/s320/HL.JPG" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Darwin&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;KOTABARU, RAKA - Untuk mengatasi kekeringan yang kerap terjadi setiap musim kemarau, Pemerintah Desa Pangulah Utara, Kecamatan Kotabaru, berencana membuat tempat penampungan air semacam situ. Rencananya, situ tersebut akan dibuat di tanah desa di belakang kantor Desa Pangulah Utara.&lt;br /&gt;Kepala Desa Pangulah Utara, Darwin, mengatakan, pihaknya telah menyiapkan lahan sekitar dua hektar untuk membangun situ. Situ tersebut rencananya akan dibuat dengan kedalaman 1,5 meter. "Selama ini air tidak pernah terkontrol, kalau hujan kebanjiran dan kalau kemarau seperti sekarang, terjadi kekeringan. Untuk mengaturnya, kami berencana akan membuat penampungan air semacam situ. Tempat sudah disiapkan di belakang kantor desa, tanahnya tanah desa. Maksimal lahan yang dipergunakan nanti 2 hektare, dengan kedalamannya sekitar 1,5 meter," katanya saat ditemui RAKA, Selasa (13/9) kemarin.&lt;br /&gt;Anggaran yang dibutuhkan, lanjut dia, sekitar Rp 200 juta. Anggaran tersebut akan diajukan pada pemerintah daerah. Karena saat ini sudah tidak memungkinkan, anggaran tersebut akan diajukan pada APBD murni 2012. "Sekarang kami sedang menghitung segala kebutuhan, kurang lebih anggaran yang dibutuhkan sebesar Rp 200 juta. Nanti untuk penurapan dan juga untuk membuat 3 buah tersier ke barat, timur dan utara. Air dari situ tersebut nantinya untuk mengairi 40 hektare sawah. Jadi, nanti sawah di sini tidak terlalu bergantung pada hujan," ungkapnya.&lt;br /&gt;Darwin mengungkapkan, saat ini 40 hektare sawah di daerahnya mengalami kekeringan. Karena jenis sawahnya tadah hujan, sehingga ketika musim kemarau selalu kekeringan. Padahal sebagian besar masyarakatnya merupakan petani dan pengrajin bata dan genteng. "Mudah-mudahan dengan adanya situ nanti, masalah kekeringan bisa teratasi. Sehingga jadwal pertanian pun bisa teratur. Petani tidak terganggu dengan musim kemarau. Mudah-mudahan 2012 bisa terealisasi," terangnya. &lt;br /&gt;Salah seorang petani, Najib (49), mengatakan, sawahnya sudah cukup lama mengalami kekeringan. Sumber air untuk mengairi pesawahan di daerahnya berasal dari air serapan dari air hujan. Kalau musim kemarau selalu kekeringan. "Soalnya di sini merupakan sawah tadah hujan. Ini juga air sisa serapan air hujan dulu, tapi sekarang sudah berkurang, sudah kering airnya tidak naik. Kebetulan sekarang padi saya membutuhkan air, terpaksa saya memompa," katanya.&lt;br /&gt;Karena sawahnya tadah hujan, lanjut Najib, setiap tahun dia selalu mengalami kekeringan ketika musim kemarau. Bahkan dia&amp;nbsp; tidak bisa menentukan jadwal tanam dengan baik, karena tergantung pada cuaca. "Seharusnya sekarang ini sudah tanam lagi. Biasanya setelah lebaran langsung tanam. Tapi melihat kondisi seperti sekarang, airnya tidak ada, sawah di sini kekeringan, karena memang tadah hujan. Hujan turun baru kami bisa nyawah lagi, tapi tidak tahu kapan turunnya. Kalau lihat dari angin sekarang, kemungkinan musim hujan masih lama," pungkasnya.(asy)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-4037601615503955968?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/4037601615503955968/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/kekeringan-pangulah-utara-akan-buat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/4037601615503955968'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/4037601615503955968'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/kekeringan-pangulah-utara-akan-buat.html' title='Kekeringan, Pangulah Utara Akan Buat Situ. Mengairi 40 Hektare Sawah Tadah Hujan'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-zhG0w53jEAg/TnJpKib-j2I/AAAAAAAAEow/FtjvuohbbaQ/s72-c/HL.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-6830355294379614900</id><published>2011-09-16T04:05:00.000+07:00</published><updated>2011-09-16T04:05:01.855+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cikampek'/><title type='text'>Camat Janji Kurangi Kemiskinan</title><content type='html'>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-1rRWN8Q1zOc/TnJobbGRgTI/AAAAAAAAEos/McC444q1Sz8/s1600/BAWAH+HL.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="220" src="http://2.bp.blogspot.com/-1rRWN8Q1zOc/TnJobbGRgTI/AAAAAAAAEos/McC444q1Sz8/s320/BAWAH+HL.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Dedi Ahdiat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;KOTABARU, RAKA - Camat Kotabaru, Drs Dedi Ahdiat, mengatakan, akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengurangi kemiskinan di Kecamatan Kotabaru. Selain itu, dia juga akan berusaha menjadikan Kecamatan Kotabaru sebagai daerah perkembangan dan daerah pembangunan. &lt;br /&gt;Langkah yang akan diambil untuk meminimalisir kemiskinan tersebut, lanjut Dedi, melalui peningkatan kesehatan, pendidikan dan peningkatan daya beli. Pelayanan kesehatan yang maksimal merupakan kebutuhan dasar masyarakat, sehingga harus diberikan dengan layak.&amp;nbsp; Pendidikan juga merupakan salah satu program yang akan ditingkatkannya guna meminimalisir kemiskinan di Kotabaru. "Di sini sudah komplit, mulai dari PAUD sampai SLTA sudah ada, tinggal dimaksimalkan, wajar dikdas (pendidikan dasar) 12 tahun harus ditingkatkan. Untuk peningkatan daya beli, saya akan mencoba mengaktifkan kembali pasar tradisional yang ada di sini," katanya usai lepas sambut dan halal bil halal, Selasa (13/9) kemarin di kantornya.&lt;br /&gt;Dari segi keagamaan, lanjutnya, dia akan mengaktifkan pengajian setelah Magrib di masyarakat. Karena dia berpendapat, pengajian setelah Magrib sudah jarang dilaksanakan di masyarakat. "Saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat dan menjadikan Kotabaru menjadi daerah yang berkembang dan maju. Dalam bidang keagamaan juga, saya akan mengaktifkan pengajian setelah Magrib. Pengajian ini sudah ada yang ditinggalkan," ujar pria yang sebelumnya menjabat Camat Batujaya selama 4,5 tahun ini.&lt;br /&gt;Ditemui di tempat yang sama, Camat Kotabaru sebelumnya, H Iyan Mulayana SH, mengatakan, dia mengucapkan selamat pada Camat Kotabaru yang menjabat sekarang. Dia berharap program-programnya selama kurang lebih tiga tahun menjadi Camat Kotabaru, bisa diteruskan.&amp;nbsp; "Kami ucapkan selamat bekerja. Program-program yang sudah dilaksanakan, yang bagus mudah-mudahan dilanjutkan, jalinan kerjasama antar komponen masyarakat harus tetap dijaga," terang Iyan yang saat ini menjadi Camat Tirtamulya ini.(asy)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-6830355294379614900?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/6830355294379614900/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/camat-janji-kurangi-kemiskinan_16.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/6830355294379614900'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/6830355294379614900'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/camat-janji-kurangi-kemiskinan_16.html' title='Camat Janji Kurangi Kemiskinan'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-1rRWN8Q1zOc/TnJobbGRgTI/AAAAAAAAEos/McC444q1Sz8/s72-c/BAWAH+HL.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-3993107194736447686</id><published>2011-09-16T04:03:00.000+07:00</published><updated>2011-09-16T04:03:05.661+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Subang'/><title type='text'>Nina Eep Hidayat Digadangkan Jadi Balon Bupati</title><content type='html'>SUBANG, RAKA - Pemilihan Bupati di Kabupaten Subang masih satu tahun lebih, namun para bakal calon yang akan maju dalam perhelatan tersebut, saat ini sudah digadang-gadang. Mulai dari elit politik sampai mantan eksekutif, diwacanakan akan muncul dalam perhelatan tersebut.&lt;br /&gt;Menurut ketua Forum mantan anggota legislatif (Formal) Kabupaten Subang, Boing S. Jakaria kepada RAKA, Selasa (13/9) berdasarkan pantauan dirinya, bakal calon bupati yang sudah muncul diantaranya, Nina Eep Hidayat, Ojang Sohandi, Primus Yustisio, Hj. Imas Aryumningsih dan Agus Masykur Rosyadi.&lt;br /&gt;“Itu untuk para aktivis partai politik yang akan menggunakan kendaraan partai politik, sementara dari perseorangan, nama yang sudah muncul yakni Bambang Herdadi dan Makmur Sutisna. Bambang Herdadi merupakan mantan ketua DPRD Kabupaten Subang dan Makmur Sutisna mantan kepala dinas Pendidikan,” ujar Boing.&lt;br /&gt;Boing menambahkan, peluang untuk muncul dari perseorangan bagi keduanya sangat mungkin, apalagi Makmur Sutisna yang sampai saat ini masih eksis didunia pendidikan. Bahkan, tambah Boing, kans untuk menang bagi Makmur untuk saat ini sangat besar. “Biar bagaimana pun, Makmur masih memiliki kaki di dunia pendidikan Kabupaten Subang, jadi sangat mungkin bagi Makmur untuk maju dari perserangan, dan bertarung dengan keempat calon dari Partai Politik,” tambah Boing.&lt;br /&gt;Terkait dengan keempat bakal calon dari partai politik, menurut Boing, saat ini sama-sama memiliki kans besar untuk menjadi bupati atau wakil bupati Kabupaten Subang. Bahkan, untuk Nina Eep Hidayat, disebut-sebut akan berpasangan dengan Primus Yustisio.&lt;br /&gt;“Itu baru kabar yang saya terima, sementara kebenarannya, itu masih belum jelas. Karena, suka tidak suka, ada kepentingan dimasing-masing partai politik, dimana Primus berasal dari Partai Amanat Nasional, dan Nina Eep Hidayat merupakan istri dari ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Subang,”tambah Boing.&lt;br /&gt;Sementara menurut dukun politik Subang, Abah Ujang Hendar, untuk pemilihan bupati dan wakil bupati di Kabupaten Subang, ada kemungkinan terjadi koalisi merah putih, dan kemungkinan terjadinya koalisi tersebut antara PDI Perjuangan dengan Partai Amanat Nasional. “Ini baru sebatas perkiraan saja, dan yang muncul dari koalisi itu, bukan antara Ojang Sohandi dengan Primus Yustisio, namun menggabungkan kekuatan Nina Eep Hidayat dengan Primus Yustisio. Kemungkinan ini sudah sangat besar,”tambah Abah Ujang.&lt;br /&gt;Kekuatan Nina EEP Hidayat, tambah Abah Ujang, kedepannya bukan saja menggunakan kekuatan kader militan PDI Perjuangan, namun juga memiliki kekuatan di tingkat ibu- ibu pengajian, sementara kepopuleran Primus Yustisio di tingakt masyarakat, masih sangat besar. “Ini hanya perkiraan saja, Kita tunggu kebenarannya nanti, saat mendekati pelaksanaan pemilu bupati dan wakil bupati Kabupaten Subang,” tambah Abah Ujang. (eko)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-3993107194736447686?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/3993107194736447686/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/nina-eep-hidayat-digadangkan-jadi-balon_16.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/3993107194736447686'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/3993107194736447686'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/nina-eep-hidayat-digadangkan-jadi-balon_16.html' title='Nina Eep Hidayat Digadangkan Jadi Balon Bupati'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-7142957524951316827</id><published>2011-09-16T04:01:00.003+07:00</published><updated>2011-09-16T04:02:30.887+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Subang'/><title type='text'>Petani Subang Diminta Gunakan Pupuk Organik</title><content type='html'>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-MbDhdDxVBJg/TnJnz3gaRBI/AAAAAAAAEoo/eO3dAYGpwkQ/s1600/DIBAWAH+HL.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://3.bp.blogspot.com/-MbDhdDxVBJg/TnJnz3gaRBI/AAAAAAAAEoo/eO3dAYGpwkQ/s320/DIBAWAH+HL.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;PANEN PERDANA: Direktorat Jendral Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) &lt;br /&gt;Kementerian Pertanian didampingi Plt.Bupati Subang &lt;br /&gt;melakukan Panen Raya di Desa Tanjungtiga, Kecamatan Blanakan, kemarin.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;SUBANG, RAKA - Tahun 2011 ini Direktorat Jendral Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian berencana mencetak 60 ribu ha sawah baru dan 10 ribu ha areal pertaian non sawah. Dari target itu, sebanyak 23 ribu sawah siap tanam sudah terealisasi, sedang sisanya masih tahap pengolahan lahan.&lt;br /&gt;Hal itu dikatakan Direktur Jendral PSP, Sumarjo Gato Irianto, di sela-sela panen perdana hasil pengembangan system of rice intensification (SRI) di Desa Tanjungtiga, Kec. Blanakan, Selasa (13/9). Hadir dalam acara tersebut Plt. Bupati Subang, Ojang Sohandi dan unsur Musupida setempat termasuk Kepala Dinas Pertanian Djadja Rohadamdja, serta kelompok tani yang terlibat dalam program SRI. “Untuk mencetak sawah baru rata-rata dibutuhkan dana Rp 10 juta/ha. Sedangkan mencetak areal pertanian nonsawah&amp;nbsp; Rp 7,5 juta hingga Rp 8 juta/ha,” kata Sumarjo.&lt;br /&gt;Dikatakan, pada tahun-tahun mendatang, pelaksanaan pencetakan areal pertanian baru tersebut diharapkan makin luas. Dengan demikian, Indonesia tidak akan bergantung kepada Negara lain dalam hal penyedian pangan. Selain menciptakan sawah dan areal pernatian non sawah, Ditjen PSP juga giat membantu petani dalam meningkatkan produksi. &lt;br /&gt;Salah satu caranya adalah dengan menerapkan program SRI di berbagaai sentra pertanian, khususnya produksi padi. Di Subang, lanjut Sumarjo, pihaknya menerapkan program SRI pada areal sawah seluas 1000 hektere. Sementara di Kab, Karawang ada 1300 ha sawah yang menggunakan program tersebut. &lt;br /&gt;Dikatakan juga, pada program SRI para petani yang tergabung dalam satu kelompok dan sawah mereka dalam satu hamparan diarahkan untuk mulai mengganti pengunaan pupuk unorganik ke pupuk organik. Dengan demikian, tingkat kesuburan dan unsur hara sawah mereka lambat laun akan pulih. &lt;br /&gt;Di Kab, Subang program SRI tahun 2010 ini dilaksanakan di dua Kecamatan yaitu Kec. Blanakan dan Ciasem dengan melibatkan 50 kelompok tani. Masing-masing kelompok diberi tanggung jawab mengelolah sawah seluas 20 ha. Mereka dibekali 50 unit becak bermotor, 100 unit alat pengolahan pupuk organic (APPO) dan 150 ekor sapi yang kotorannya bisa diolah menjadi pupuk organik.&lt;br /&gt;Agar pengolaan sawah mereka semakin sempurna, Ditjen PSP juga merehabilitasi jaringan irigasi dan memberikan bantuan benih&lt;br /&gt;berkualitas secara cuma-cuma. ”Alhamdulilaah dari hasil penen perdana ini ternyata melalui program SRI, hasil penen mereka bisa menembus angka 9 hingga 11 Ton/ha,” kata Sumarjo.&lt;br /&gt;Pada kesempatan yang sama, Sumarjo juga bertekad untuk mempertahankan areal pertanian yang sudah ada. Pasalnya, masyarakat suatu negara tidak akan mungkin bisah idup tentram jika harga bahan pangannya sangat mahal. Pernyataan Sumarjo ternyata mendapat dukungan dri Plt Bupati Subang, Ojang Sohandi. Menurut dia, pihaknya, siap mempertahankan areal pertanian di Subang agar tidak berlaih fungsi.&lt;br /&gt;Namun, Ojang, meminta kepada pemerintah ousat untuk memberikan kompensasi terhadap hal tesebut.”Kab. Subang menempati urutan ke empat sebagai derah lumbung padi nasional.Bahkan pada tahun 2011 ini teget peningkatan produksi sebesr 5% mampu terlampaui,” kata Ojang.&lt;br /&gt;Atas dasar itu, Ojang meminta kepada pemerintah pusat agar bisa memberikan perlakukan khusus terhadap daerah lumbung pangan. Misalnya dengan cara memberikan kemudahan-kemudahan kepada para petani saat membutuhkan pupuk, pestisida atau pun benih.&lt;br /&gt;Lebih dari tiu, Ojang juga berharap, pemerintah pusat bersedia memberikan dana lebih untuk pembeangunan insfrastruktur jalan. ”Pada saat panen, jalan di sentra partanian mudah rusah karena kerap dilalui kendaraan pengangkut hasil pertanian. Oleh karena itu, sudah sepatutnya, kerusakan jalan tersebut menjadi perhatian pemerintah pusat,” kata Ojang. (pir)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-7142957524951316827?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/7142957524951316827/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/petani-subang-diminta-gunakan-pupuk_16.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/7142957524951316827'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/7142957524951316827'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/petani-subang-diminta-gunakan-pupuk_16.html' title='Petani Subang Diminta Gunakan Pupuk Organik'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-MbDhdDxVBJg/TnJnz3gaRBI/AAAAAAAAEoo/eO3dAYGpwkQ/s72-c/DIBAWAH+HL.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-7892211500842664507</id><published>2011-09-16T04:00:00.000+07:00</published><updated>2011-09-16T04:00:26.827+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Subang'/><title type='text'>Dampak Kekeringan di Pagaden, Petani Tanam Sawah dengan Palawija</title><content type='html'>KURANGNYA pasokan air ke areal pesawahan, tidak menghalangi para petani di Kabupaten SUbang untuk menanami lahan pertanian mereka. Bahkan saat ini, sistem tanam padi-padi-palawija sudah dilakukan petani di wilayah Kecamatan Pagaden.&lt;br /&gt;Datangnya musim kemarau membawa hikmah tersendiri bagi masyarakat petani di Kabupaten Subang. Terik panas matahari kemarau, keringnya lahan-lahan pertanian dan minimnya pasokan air tidak menghalangi niat para petani dalam mencari nafkah untuk memenuhi kehidupannya.&lt;br /&gt;Para petani diwilayah Kecamatan Pagaden dan Pagaden Barat misalnya, memanfaatkan lahan-lahan sawah mereka untuk ditanami oleh berbagai komoditas palawija seperti jagung, mentimun, kacang panjang, cabe rawit, bahkan semangka. Hal ini mereka lakukan mengingat terdapat beberapa jenis palawija yang bisa bertahan ditanam di musim kemarau dengan pasokan air yang minim. Aktifitas bertanam palawija juga dinilai dapat menambah penghasilan disela-sela menunggu tibanya musim penghujan dan masa bertanam padi. Juha (50), salah seorang petani jagung asal Pagaden Barat, mengatakan bahwa sudah sekitar 1 bulan pihaknya bertanam palawija dari jenis jagung untuk sekedar memanfaatkan lahan sawah mereka yang sementara ini tidak bisa ditanami padi akibat kemarau.&lt;br /&gt;“Ya daripada nganggur di rumah, saya terbiasa menanam palawija, kadang mentimun atau kacang panjang. Musim kemarau sekarang mah saya mencoba tanam jagung udah sekitar 1 bulanan. Lumayan untuk menambah penghasilan, daripada bongkor pisan (tidak ada sama sekali,red). Sayang itu lahan sawah kalo gak ditanami,” ujarnya. &lt;br /&gt;Menurut Juha, meskipun ongkos produksinya cukup tinggi, namun bertanam jagung cukup memberikan peluang tambahan penghasilan. Harga benih jagung yang standar misalnya cukup mahal, seperempat kilo-nya mencapai Rp. 85 ribu, sedangkan 1 kg benih jagung seharga Rp. 300 ribuan. Belum lagi ditambah ongkos kerja dan sewa mesin penyedot air untuk mengairi lahan jagung. Menurutnya, umur jagung dari awal tanam hingga masa panen sekitar 70 hari. &lt;br /&gt;Sementara itu, Adam (45) seorang petani asal Kecamatan Pagaden, memanfaatkan lahan sawahnya yang kekeringan dengan bertanam palawija jenis kacang panjang. Menurutnya, dari sekian jenis tanaman palawija, kacang panjang dinilai lebih memiliki daya tahan bagus terhadap kemarau atau kekeringan. &lt;br /&gt;Untuk mengairinya, Adam mengaku menyewa mesin penyedot air yang rutin diairi 1 kali setiap minggunya. Bahkan beberapa petani ada yang inisiatif membuat sumur pantek (semacam sumur artesis) untuk menyedot air, terutama mereka yang lahan pertaniannya jauh dari sumber air irigasi.&lt;br /&gt;“Kacang panjang ini daya tahannya cukup bagus di musim kemarau. Seminggu sekali saya rutin menyiraminya. Ya airnya kita nyedot dari sungai yang kebetulan masih tersedia air. Mesin sedotnya kita nyewa dari tetangga, sehari Rp. 50 ribu. Bahkan mereka yang lahannya jauh dari sungai mah ya biasanya bikin sumur pantek untuk sumber irigasinya,”jelasnya. (eko)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-7892211500842664507?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/7892211500842664507/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/dampak-kekeringan-di-pagaden-petani_16.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/7892211500842664507'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/7892211500842664507'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/dampak-kekeringan-di-pagaden-petani_16.html' title='Dampak Kekeringan di Pagaden, Petani Tanam Sawah dengan Palawija'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-194429514132908762</id><published>2011-09-16T03:59:00.002+07:00</published><updated>2011-09-16T03:59:22.569+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Subang'/><title type='text'>Buka Gerbang Material Tewas Diseruduk Carry</title><content type='html'>SUBANG, RAKA – Dua orang tewas dalam Lakalantas di dua lokasi yang berbeda, Selasa (13/9). Pertama diruas jalan pertigaan Jalan Ciasem, Desa Ciasembaru, Ciasem dan di ruas jalan depan rumah makan Dodi Jaya, Desa Mandalawangi, Sukasari.&lt;br /&gt;Tragedi yang menewaskan anak pemilik toko material bernama Hamami (28) Dusun Babakan, Desa Ciasembaru, Kecamatan Ciasem tewas ditempat setelah sebuah mobil Suzuki Carry Nopol Z 1052 NC warna Coklat muda menyeruduk toko material keramik sekitar pukul 03.00 dinihari. &lt;br /&gt;Korban tewas tertabrak ketika sedang membuka gerbang pintu toko. ”Yang saya tahu anak wak Haji diseruduk mobil setelah membuka gerbang akan memasukan motor,” jelas saksi mata yang enggan menyebutkan namanya, yang beralasan enggan menjadi saksi.&lt;br /&gt;Sementara itu diruas jalan didepan rumah makan Dedi Jaya, menurut saksi mata gara-gara menghindar menabrak kendaraan yang ada di depannya, kendaraan truk colt diesel Nopol F 9361 AA yang dikemudian Asidin malah ke luar jalur dan menabrak kendaraan Suzuki Carry Nopol B 9277 TI yang datang dari arah berlawanan, Selasa (13/9) siang sekira pukul 14.00 Wib di jalur Pantura tepatnya di depan rumah makan Dody Jaya, Mandalawangi Desa/Kecamatan Sukasari, Subang. Akibat kejadian ini, seorang tewas di tempat kejadian perkara (TKP).&lt;br /&gt;Keterangan yang diperoleh di TKP, truk yang datang dari arah Jakarta melaju cukup kencang sehingga begitu sampai di daerah Sukasari tiba-tiba ada Kijang Innova yang berhenti mendadak karena di depannya sepeda motor melintas. Sopir truk pun berusaha menghindari tabrakan dengan membanting ke kanan masuk ke jalur lain.&lt;br /&gt;Namun dalam hitungan detik dari arah Cirebon meluncur Suzuki Carry mengangkut 20 ban truk dan tabrakan pun tak dapat dihindarkan. Suara benturan keras terdengar sehingga membuat kaget tukan ojeg dan warga yang kebetulan berada tidak jauh dari lokas kejadian. Mobil Carry pun hancur sehingga muatannya berantakan, sedangkan truk hanya rusak bagian depan.&lt;br /&gt;Korban sempat mendapat pertolongan dan dilarikan ke Puskesmas Mandala. Namun sopir Carry, Asep Muntasib (31) asal Penjangan Kel/Kec/Kabupaten Semarang tewas ditempat karena&amp;nbsp; terhimpit bagian kendaraan. “Korban lainnya hanya mengalami luka ringan dan kini masih sock dan dirawat di Puskesmas, “kata petugas polisi. Hal ini dibenarkan Kanit. Kecelakaan Lalu-lintas Polres Subang, Iptu H.Diarsono mewakili Kasatlantas, AKP H.Agun Guntoro yang dihubungi terpisah. “Kita sudah mengamankan semua barang bukti termasuk kendaraan dan pengemudi truknya,“ ujarnya. (pir)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-194429514132908762?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/194429514132908762/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/buka-gerbang-material-tewas-diseruduk_16.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/194429514132908762'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/194429514132908762'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/buka-gerbang-material-tewas-diseruduk_16.html' title='Buka Gerbang Material Tewas Diseruduk Carry'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-1794934386340748495</id><published>2011-09-16T03:58:00.000+07:00</published><updated>2011-09-16T03:58:38.818+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Subang'/><title type='text'>14 Jam Listrik Padam, Warga Rugi Puluhan Juta</title><content type='html'>SUBANG, RAKA – Kendati masih berupa dugaan namun perkiraan kerugian yang diderita warga Kecamatan Ciasem akibat pemadaman listrik selama 14 jam mencapai puluhan juta. Warga menyesalkan pemadaman itu dilakukan tanpa terlebih dahulu ada pemberitahuan. &lt;br /&gt;Seperti dikatakan pengusaha jasa Internet Zybernet Sukamandi, Ari, dia menyesalkan dengan padamnya listrik hingga belasan jam. Akibat pemadaman itu pihaknya dirugikan jutaan rupiah. Hal itu bisa dihitung dari sebanyak 10 unit komputer perjamnya Rp.3.000 dan bisa dikalikan dengan lamanya padam listrik. ”Saya katakan jutaan karena milik orang itu tidak tentu dan tentunya kerugian yang Saya derita mengakibatkan mengurangi kantong ekonomi,” jelasnya.&lt;br /&gt;Senada itu pengusaha jasa Internet Desa Ciasemgirang, DR Net Nana Bestpro mengatakan hal sama. Pihaknya mengaku dirugikan ratusan ribu, karena dengan padamnya aliran listrik dari sebanyak 24 unit komputer x 3.000 bisa diketahui jumlahnya apabila dikalikan dengan belasan jam padamnya listrik.&lt;br /&gt;Sementara ratusan pelanggan aliran listrik yang terjadi di Kecamatan Ciasem menyebutkan akibat pemadaman yang terjadi sejak pukul 18.20 wib (12/9) hingga pukul 08.30 wib (13/9)&amp;nbsp; tersebut membuat sibuk para warga untuk mencari alat penerangan lilin, dan bahkan suami-suami yang masih berada diluar rumah diminta segera pulang oleh isterinya sambil membawa alat penerangan lilin.&lt;br /&gt;Dengan insiden tersebut masyarakat menilai ketidakmampuan dengan pelayanan Kantor Pelayanan PLN Sukamandi untuk memberikan pelayanan yang terbaik. Seperti dikatakan warga Dusun Babakan Mekarsari, Desa Ciasembaru, Ciasem bernama Agus Hidayat (40) sangat menyesalkan dengan pemadaman listrik yang dimulai sekitar 18.20 wib, pihaknya merasa risih dengan teriakan isterinya melalui ponselnya yang menginginkan agar suaminya cepat pulang untuk membawa lilin. “Saya mah ribet, lieur dan pusing sekali sama isteri saya, karena gara-gara lamanya listrik padam hingga berjam-jam saya diteleponin terus agar saya membeli lilin, karena di warung yang ada dikampung saya habis,” ungkap Agus sambil marah-marah.&lt;br /&gt;Memang sebelumnya aliran listrik seringkali padam, terkadang dalam seminggu mencapai tiga kali padam, bahkan dalam sehari hingga terjadi 3 kali padam. Yang lebih disesalkan adanya pemadaman kemarin yang mana pemadaman terjadi 14 jam dan juga tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu. ”Enggak tahu euy, semakin lama semakin ngaco saja pelayanan PLN Sukamandi, kiranya janji PLN bohong yang katanya 2011 tidak akan ada lagi listrik byar pet, nyatanya malah sering byar pet,”ujar Agus. (pir)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-1794934386340748495?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/1794934386340748495/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/14-jam-listrik-padam-warga-rugi-puluhan_16.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/1794934386340748495'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/1794934386340748495'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/14-jam-listrik-padam-warga-rugi-puluhan_16.html' title='14 Jam Listrik Padam, Warga Rugi Puluhan Juta'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-4506421832247199597</id><published>2011-09-16T03:57:00.000+07:00</published><updated>2011-09-16T03:57:01.476+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Plered'/><title type='text'>Kepsek Minta Mushola, Bupati Kampanye Melek Al Quran</title><content type='html'>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-Z6VIqlB-q4k/TnJmeHKIH_I/AAAAAAAAEok/MPgB1zFg-2o/s1600/HL.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/-Z6VIqlB-q4k/TnJmeHKIH_I/AAAAAAAAEok/MPgB1zFg-2o/s320/HL.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi saat menghadiri &lt;br /&gt;acara halal bihalal di SDN Sukahaji, Kecamatan Tegalwru, kemarin.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;TEGALWARU, RAKA - Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menghadiri kegiatan halal bihalal yang digelar Pemerintah Kecamatan Tegalwaru bertempat di SDN Sukahaji, Kecamatan Tegalwru, kemarin. Dalam sambutannya, bupati menghimbau agar siswa SD mampu membaca dan menulis Al Quran.&lt;br /&gt;Selain dihadiri Bupati Purwakarta, acara halal bihalal yang dimulai pukul 08.00 Wib itu juga dihadiri da'i kondang Jujun Junaedi yang pada kesempatan itu sempat memberikan tausyiah tentang keutamaan bersilaturahmi. Selain itu, tak ketinggalan hadir pula kepala dinas, kepala desa, kepala sekolah dan para guru serta unsur muspika setempat.&lt;br /&gt;Sementara itu Bupati Purwakarta, dalam sambutannya selain menyeru pentingnya menjalin hubungan baik antar sesama (silaturahmi), ia juga sempat menghimbau kepada para guru dan orang tua agar anak-anak, terutama siswa SD agar lebih digiatkan lagi pembinannya khususnya dalam bidang baca tulis Al Quran. Mengingat, Quran diakuinya merupakan sumber utama sekaligus rujukan ilmu dan pengetahuan manusia. "Mustahil ilmu itu akan diperoleh tanpa ada kemampuan membaca," tandasnya.&lt;br /&gt;Di bagian lain, Kepala SD Sukahaji Kosasih SPd ditemui usai acara mengatakan pihaknya berterima kasih kegiatan halal bihalal digelar di lingkungan sekolahnya. Sebab dengan kegiatan tersebut, siswa dan guru di sekolahnya bisa secara langsung bersilaturahmi dengan masyarakat, pejabat dan pimpinan di Purwakarta. "Kegiatan seperti ini jarang terjadi. Kami sangat berterima kasih," ujarnya.&lt;br /&gt;Selain itu, lanjut dia, mendukung kelancaran aktifitas siswa di sekolah tersebut, khususnya dalam bidang keagamaan, pihaknya meminta kepada Bupati Purwakarta untuk memberikan bantuan pengadaan bangunan masjid (mushola). Mengingat sampai saat ini di sekolahnya belum juga tersedia mushola, berbeda dengan sekolah lain yang umumnya telah yang memiliki. "Jika sudah ada mushola, diharapkan kegiatan keagamaan pun nantinya akan lebih efektif," katanya. (nos)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-4506421832247199597?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/4506421832247199597/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/kepsek-minta-mushola-bupati-kampanye_16.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/4506421832247199597'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/4506421832247199597'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/09/kepsek-minta-mushola-bupati-kampanye_16.html' title='Kepsek Minta Mushola, Bupati Kampanye Melek Al Quran'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-Z6VIqlB-q4k/TnJmeHKIH_I/AAAAAAAAEok/MPgB1zFg-2o/s72-c/HL.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-9100456698522866296</id><published>2011-08-19T21:13:00.001+07:00</published><updated>2011-08-19T21:13:05.032+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Karawang Kota'/><title type='text'>Batu Bara Tumpah, 3 Orang Tewas</title><content type='html'>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-1_pJ-3WcoiE/Tk5vX-OmWaI/AAAAAAAAEoI/B0Qn_gCpAqM/s1600/TRONTON+2.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://2.bp.blogspot.com/-1_pJ-3WcoiE/Tk5vX-OmWaI/AAAAAAAAEoI/B0Qn_gCpAqM/s320/TRONTON+2.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;TRUK MAUT: Salah seorang korban tewas &lt;br /&gt;dievakuasi, yang tampak hanya bagian kakinya. &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;PURWAKARTA, RAKA - Dua pengendara motor dan satu penumpangnya tewas seketika saat sepeda motornya tertimbun muatan truk trailer bernomor polisi B 9698 T yang mengangkut batu bara di Jalan Raya Curug, Kampung Cisalak, Desa Cilangkap, Kecamatan Babakancikao, Purwakarta, Kamis (18/8) petang, sekitar pukul 19.30 WIB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum mendapatkan keterangan nama korban tewas. Namun berdasarkan keterangan sejumlah warga, korban tewas adalah dua pengendara motor dan satu penumpang yang melintas di jalur ini.&lt;br /&gt;Menurut saksi mata, Sakam (45), warga setempat, insiden ini terjadi saat sebuah truk trailer bermuatan batu bara melaju dari arah Kabupaten Karawang menuju salah satu pabrik di wilayah Kabupaten Purwakarta, tepatnya di Kampung Cisalak, Desa Cilangkap, Kecamatan Babakancikao, Purwakarta. Mobil sarat muatan ini diduga melebihi kapasitas.&lt;br /&gt;Sebab kata Sakam, saat melaju mobil sempat mengalami keberatan muatan hingga bak mobil pun terlihat miring ke Kanan dan muatan batu bara yang dibawa truk tersebut tumpah ke kanan jalan. "Bak truk terlihat miring, mungkin karena kelebihan muatan," tutur Sakam kepada wartawan, di lokasi. Sakam melanjutkan, saat kejadian ini dari arah berlawanan tiba-tiba muncul sepeda motor Yamaha Mio dan RX-King yang ditumpangi tiga orang.&lt;br /&gt;Spontan saat melintas tumpahan batu bara itu langsung menimbun ketiga korban. Bahkan di lokasi kejadian, posisi mobil pun terlihat miring, namun tidak terbalik. "Katanya ada 3 orang yang tewas. Namanya siapa kami belum tahu," lanjut Sakam.&lt;br /&gt;Hingga berita ini ditulis sejumlah petugas kepolisian berusaha mengevakuasi korban. Sedangkan sejumlah warga bersama petugas ikut membantu mengeruk batu bara yang berserakan di badan jalan. Sementara di lokasi kejadian terlihat puluhan warga juga berkerumun di sekitar tempat kecelakaan.&lt;br /&gt;Bahkan atas insiden ini, lalu lintas di jalur ini sempat mengalami kemacetan. Sementara dari keterangan sejumlah warga lain, truk sarat muatan ini juga sempat bersinggungan dengan mobil lain yang berusaha mendahului.&lt;br /&gt;Hingga truk naas ini pun oleng. "Dan katanya juga sebelum oleng, mobil memang remnya blong dan terserempet mobil lain," imbuh Sakam.&lt;br /&gt;Petugas unit laka menyebutkan, pihaknya baru berhasil mengangkat satu penumpang sepeda motor Yamaha Mio. ”Baru satu korban terangkat dan ditemukan meninggal dunia. Korban lainnya sekarang masih dicari dengan mengeruk tumpahan batubara,” jelas satu petugas.&lt;br /&gt;Kasatlantas Polres Purwakarta AKP Herbas Sudewo mengatakan, penyebab kecelakaan masih diselidiki. Petugas saat ini masih melakukan evakuasi dilokasi kejadian. “Dugaan sementara, truk mengalami hilang kendali saat melaju dijalan menurun,” katanya.&lt;br /&gt;Badru, petugas UGD RSUD Bayu Asih Purwakarta menyebutkan, pihak rumah sakit belum menerima pengiriman jenazah korban tertimbun batubara di Jl Raya Curug. “Kami juga ini masih menunggu,” terangnya. (ton)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-9100456698522866296?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/9100456698522866296/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/batu-bara-tumpah-3-orang-tewas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/9100456698522866296'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/9100456698522866296'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/batu-bara-tumpah-3-orang-tewas.html' title='Batu Bara Tumpah, 3 Orang Tewas'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-1_pJ-3WcoiE/Tk5vX-OmWaI/AAAAAAAAEoI/B0Qn_gCpAqM/s72-c/TRONTON+2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-6689000488663358122</id><published>2011-08-19T21:12:00.001+07:00</published><updated>2011-08-19T21:12:06.368+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Karawang Kota'/><title type='text'>Kasus Nazar Terancam Terbengkalai, KPK Mengaku Kekurangan Penyidik</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-PTRbDLTHQ7k/Tk5vDpW7TnI/AAAAAAAAEoE/8Odce9dOQuo/s1600/HL+NAZAR.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="195" src="http://4.bp.blogspot.com/-PTRbDLTHQ7k/Tk5vDpW7TnI/AAAAAAAAEoE/8Odce9dOQuo/s320/HL+NAZAR.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;JAKARTA,RAKA- Penyelesaian kasus yang melibatkan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat (PD) M. Nazaruddin tampaknya berjalan lambat. Sebab, secara mengejutkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku sedang kekurangan penyidik. Padahal jumlah kasus yang melibatkan Nazaruddin sangat banyak yakni 31 kasus.&lt;br /&gt;Ditemui usai upacara bendera di Gedung KPK Jalan H.R Rasuna Said, ketua KPK Busyro Muqaddas mengakui kekurangan penyidik itu. Dia mengatakan jika jumlah penyidik yang efektif adalah 77 orang. Meski didalamnya ada unsur dari kepolisian juga. "Karena tidak semua polisi termasuk penyidik," ujarnya.&lt;br /&gt;Sebenarnya, lanjut Busyro, keterbatasan itu sudah dia coba untuk atasi. Yakni, dengan merekrut sumber daya manusia (SDM) baru. Tetapi, semua itu masih dalam proses dan belum final. "Perekrutan juga tidak berjalan maksimal karena keterbatasan tempat," tuturnya.&lt;br /&gt;Mungkin karena itu, hingga kini KPK belum bisa memastikan dari 31 kasus itu mana yang bakal diprioritaskan. Namun, Busyro mengatakan jika salah satu kemungkinan yang bakal digarap adalah kasus dengan alat bukti paling lengkap. "Walau kasusnya besar kalau alat buktinya sedikit itu bukan masuk skala prioritas," pastinya.&lt;br /&gt;Karena kekurangan penyidik itulah yang membuat KPK harus bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menangkap buronan. Termasuk dalam upaya penangkapan Nazaruddin dan rencana pengiriman red notice atas nama Neneng Sri Wahyuni. "Red notice istri Nazaruddin masih dalam proses," jelasnya.&lt;br /&gt;Sementara itu, Komite Etik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tampaknya tidak mau berlama-lama menyelesaikan dugaan keterlibatan pimpinan KPK dengan M. Nazaruddin. Sebab, komite pimpinan Abdullah Hehamahua akan kembali memanggil nama-nama penting dalam waktu dekat. Seperti tersangka kasus suap Sesmenpora, M. Nazaruddin Senin (22/8) depan.&lt;br /&gt;Abdullah menjelaskan, pemeriksaan terhadap mantan Bendahara Umum Partai Demokrat (PD) itu penting untuk merangkai benang kusut dugaan keterlibatan pimpinan KPK. Diharapkan, pada pemeriksaan itu Nazar bisa mempertanggungjawabkan semua tudingannya. "Saya pastikan Senin (22/8) nanti Nazaruddin akan kami periksa," ujarnya.&lt;br /&gt;Kalau pemanggilan itu jadi dilakukan, berarti sejauh ini Komite Etik sudah memanggil sedikitnya tiga nama yang berkaitan dengan PD. Yakni, Benny K. Harman, ketua umum PD Anas Urbaningrum dan Nazaruddin. Pemanggilan terakhir dilakukan Selasa (16/8) dengan menghadirkan Anas Urbaningrum.&lt;br /&gt;Lebih lanjut Abdullah menjelaskan, rencana mendengarkan "nyanyian" Nazar tetap bisa batal. Itu terjadi kalau penyidik KPK bakal menjadwalkan pemeriksaan terhadap Nazaruddin. Disamping itu, kesehatan Nazaruddin juga bisa jadi pertimbangan. Maklum, sejak datang ke Indonesia Nazaruddin kerap mengeluh sakit dan tidak mau makan.&lt;br /&gt;"Agendanya tetap senin," tegasnya. Dia menambahkan, selain memanggil pria kelahiran Simalungun Sumatera Utara itu, komite etik juga berencana meminta keterangan dari legislator yakni Saan Mustopa. Legislator tersebut perlu dipanggil karena Nazar menyebut Saan telah menemaninya menemui petinggi KPK.&lt;br /&gt;Disinggung mengenai pemeriksaan dengan Anas Urbaningrum, Abdullah mengatakan jika Anas mengakui pernah bertemu dengan pimpinan KPK Chandra M Hamzah. Namun, dia membenarkan pernyataan Anas di media yang menyebut jika pertemuan itu hanya terjadi sekali. "Tahun 2007 dan tidak pernah lagi," ungkapnya.&lt;br /&gt;Tidak hanya itu, dia juga menjelaskan di pemeriksaan itu Anas membantah semua tuduhan yang disampaikan Nazaruddin. Termasuk tudingan adanya rekayasa kasus supaya suap Sesmenpora berhenti di Nazaruddin saja. Namun, Abdullah menegaskan jika pihaknya tidak menelan mentah-mentah jawaban anas. Semuanya masih diklarifikasi ke saksi lainnya.&lt;br /&gt;Namun, bisa jadi langkah untuk mengorek keterangan dari Nazaruddin bakal tidak berjalan lancar. Melalui kuasa hukumnya, O.C Kaligis, Nazaruddin mengatakan tidak mudah mengorek informasi darinya. Apalagi, selama istrinya belum mendapat jaminan keamanan. "Bakal banyak diam," ujar Kaligis di rumah tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.&lt;br /&gt;Dikatakannya, Nazaruddin siap pasang badan untuk melindungi Neneng Sri Wahyuni. Ancaman tutup mulut itu berlaku untuk semua informasi yang pernah dia sebut sebelumnya. Bahkan, O.C Kaligis menyebut masalah Chandra Hamzah pun tidak akan dia ungkap lagi. Sebab, Nazaruddin memilih untuk masuk sendiri ke penjara.&lt;br /&gt;Namun, Nazar bersedia "bernyanyi" kembali jika istrinya yang kini berstatus tersangka di kasus korupsi proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Kemenakertrans aman. "Saat pemeriksaan nanti, dia cuma mau jawab masukin saja saya ke penjara asal istri tidak apa-apa," jelasnya. (jpnn)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-6689000488663358122?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/6689000488663358122/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/kasus-nazar-terancam-terbengkalai-kpk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/6689000488663358122'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/6689000488663358122'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/kasus-nazar-terancam-terbengkalai-kpk.html' title='Kasus Nazar Terancam Terbengkalai, KPK Mengaku Kekurangan Penyidik'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-PTRbDLTHQ7k/Tk5vDpW7TnI/AAAAAAAAEoE/8Odce9dOQuo/s72-c/HL+NAZAR.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-8154151676991750075</id><published>2011-08-19T21:10:00.001+07:00</published><updated>2011-08-19T21:10:42.966+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Karawang Kota'/><title type='text'>Hatta Rajasa Besok Temui Kader PAN Karawang</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-DVndChtqPtY/Tk5uloDzQdI/AAAAAAAAEn8/S-PA0vnYK0w/s1600/Ketum+san+Wakil+Ketum+PAN_hatta_rajasa_dan_zulkifli_hasan.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-DVndChtqPtY/Tk5uloDzQdI/AAAAAAAAEn8/S-PA0vnYK0w/s320/Ketum+san+Wakil+Ketum+PAN_hatta_rajasa_dan_zulkifli_hasan.jpg" width="188" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;KARAWANG, RAKA - Ketua Umum DPP PAN yang juga Menko Perekonomian, Hatta Rajasa, Sabtu (20/8) besok berencana menemui kader-kader parpolnya sambil berbuka puasa bersama di rumah Ketua DPW PAN Jawa Barat, Eddi Darnadi, di Jalan Hasyim Ashari Kaum II Karawang, samping Masjid Agung. Sesuai jadwal, ia tiba di kota Pangkal Perjuangan ini sekitar pukul 14.30 setelah sebelumnya mengikuti acara kedinasan di pabrik PT Pupuk Kujang Cikampek.&lt;br /&gt;Menurut Ketua Panitia Pelaksana, Anjar Sumbara, bahwa kegiatan pimpinan pusat parpolnya di Karawang ini adalah bentuk kegiatan silaturahmi dalam rangka temu kader, buka puasa bersama, dan taraweh keliling. "Insya Allah kehadiran pak Hatta di Karawang cukup lama. Beliau sampai merencanakan ikut taraweh bersama di Masjid Agung. Sebelumnya kita buka dialog dengan beliau tidak hanya bersama pengurus PAN, tapi pula kita libatkan tokoh masyarakat, terutama para pelaku ekonomi kerakyatan, maupun birokrat Pemkab yang membidangi perekonomian," jelasnya saat memberikan keterangan pers, Kamis (18/8), di ruang Fraksi Golkar Amanat Reformasi DPRD.&lt;br /&gt;Selama acara berlangsung, lanjut Anjar, kegiatan diisi pula selingan hiburan dari Kelompok Pemusik Jalanan (KPJ) dan marawis. Kata dia, kehadiran Hatta Rajasa bukan sebatas melakukan konsolidasi dengan seluruh pengurus PAN hingga tingkat ranting di wilayah Kabupaten Karawang, tapi juga pihaknya ingin memanfaatkan kedatangan Hatta untuk berdialog kearah membuka akses bantuan-bantuan bidang perekonian rakyat yang selama ini tersedia di pemerintah pusat melalui Kementerian Perekonomian.&lt;br /&gt;"Jujur saja, selama ini kita masih merasa kesulitan membuka akses kepada pemerintah pusat terkait program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Jarang kita ketahui berapa besar dana bantuan yang dimiliki pusat untuk disebar ke berbagai daerah di Indonesia. Makanya dengan kehadiran beliau di sini harus kita manfaatkan untuk membuka akses itu. Paling tidak, kita tahu berapa besar anggaran yang tersedia di pusat yang dapat diminta daerah. Termasuk bagaimana caranya mendapatkan dana bantuan tersebut. Pada pertemuan Sabtu besok, kita juga undang pejabat Pemkab yang membidangi perekonomian, serta tokoh-tokoh masyarakat diluar kader PAN. Biar moment ini bisa kita manfaatkan bersama demi membangun Karawang," tandas Anjar yang mantan kader PKS, bahkan salah seorang pendiri Partai Keadilan sejak muncul di sini.&lt;br /&gt;Ditambahkan oleh Ketua DPD PAN, Bambang Maryono, rangkain dari kegiatan Hatta Rajasa di Karawang dimulai dengan perjalanan dinasnya di pabrik PT Pupuk Kujang Cikampek hingga menjelang Dzuhur. Selanjutnya, sebelum hadir di acara silaturahmi para kader dan pengurus PAN di wilayah Kabupaten Karawang, Hatta terlebih dulu transit untuk menunaikan shalat dzuhur berjamaah di pondok pesantren Mandiri Bambu Raki di Jatiragas Kecamatan Jatisari. Yakni, pondok pesantren yang diasuh KH. Agus Salim Dasuki, cucu KH Ahmad Dasuki yang mantan ketua syuriah PCNU di era tahun 1970-an.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &lt;br /&gt;"Insya Allah, setelah shalat dzuhur berjamaah di pondok pesantren tersebut, beliau langsung meluncur ke rumah Edi Darnadi di Kaum II Karawang untuk bertemu langsung para pengurus PAN dari tingkat ranting hingga pengurus DPD. Para pendiri PAN juga akan kita undang untuk sama-sama mengikuti pertemuan silaturahmi ini. Jarang-jarang kan pengurus di bawah bertemu langsung ketua umumnya dari pusat. Tokoh masyarakat yang punya keterkaitan langsung maupun tidak langsung dengan PAN, kita bakal undang pula. Kabarnya, kehadiran Hatta Rajasa didampingi anggota Fraksi PAN DPR RI, DPRD Jawa Barat, hingga pengurus DPP maupun DPW selaku tuan rumah," ungkap Bambang. (vins)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-8154151676991750075?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/8154151676991750075/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/hatta-rajasa-besok-temui-kader-pan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/8154151676991750075'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/8154151676991750075'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/hatta-rajasa-besok-temui-kader-pan.html' title='Hatta Rajasa Besok Temui Kader PAN Karawang'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-DVndChtqPtY/Tk5uloDzQdI/AAAAAAAAEn8/S-PA0vnYK0w/s72-c/Ketum+san+Wakil+Ketum+PAN_hatta_rajasa_dan_zulkifli_hasan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-7472308230886046139</id><published>2011-08-19T21:08:00.001+07:00</published><updated>2011-08-19T21:08:53.331+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Karawang Kota'/><title type='text'>Karawang Kini Punya Buku Sejarah</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-q9R7Knl3zcs/Tk5uVk1IzrI/AAAAAAAAEn4/icFp0cglfTM/s1600/1766508.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="160" src="http://4.bp.blogspot.com/-q9R7Knl3zcs/Tk5uVk1IzrI/AAAAAAAAEn4/icFp0cglfTM/s320/1766508.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;KABUPATEN Karawang sejak saat ini dipastikan bakal memiliki buku sejarah resmi menyusul acara launching alias peluncurannya yang digelar di lingkungan Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) setempat, Kamis (18/6). Acara yang dipimpin Kadisbudpar Drs. Acep Jamhuri, MSi, itu menghadirkan langsung ketua tim penulisnya Prof. Dr. Nina Herlina Lubis, MS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di acara yang gelarannnya diresmikan bupati lewat Sekda Ir. H. Iman Sumantri, ini disebutkan kalau buku sejarah itu jadi yang terbit terakhir setelah buku serupa sebelum-sebelumnya. Kata Prof Nina, buku itu sendiri pun jadi kumpulan dari versi buku sejarah yang telah terbit, selain survey temasuk penelitian kembali obyek-obyek yang terkait.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diakui Prof. Nina kalau buku yang disusunnya bersama Drs. Adeng, Dra. Etty Saringendyanti, M.Hum, Drs. Awaludin Nugraha, M.Hum, Miftahul Falah, SS, M.Hum dan Iim Imadudin, SS, itu mungkin saja belum menjadi yang paling sempurna. Sebab itu jika di antara tokoh sejarah lain yang mungkin merasa tahu, pihaknya pun terbuka menerima masukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi berdasar survey dan penelitian tim, diakui Prof Nina setidaknya seperti yang lalu tercetak di buku sejarah yang diterbitkannya bersama pihak Disbudpar Karawang itulah yang memang terjadi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara seusai launching, di acara yang dihadiri sejumlah tokoh sejarah, agama, seni dan budaya serta kawula muda Karawang, itu buku sejarah tersebut diserahkan Prof Nina kepada Sekda Iman Somantri. Dan dari Sekda Iman Somantri sendiri, lalu bagian buku sejarah tadi juga diserahkan kepada tokoh masyarakat Karawang yang secara simbolis diterima H. Nurdin Singadimeja, SH, MH. (yud) &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-7472308230886046139?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/7472308230886046139/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/karawang-kini-punya-buku-sejarah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/7472308230886046139'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/7472308230886046139'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/karawang-kini-punya-buku-sejarah.html' title='Karawang Kini Punya Buku Sejarah'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-q9R7Knl3zcs/Tk5uVk1IzrI/AAAAAAAAEn4/icFp0cglfTM/s72-c/1766508.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-6946705505842790111</id><published>2011-08-19T21:07:00.001+07:00</published><updated>2011-08-19T21:07:02.558+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Karawang Kota'/><title type='text'>Bupati Pantau Jalur Mudik, H-10 Diyakini Perbaikan Jalan Tuntas</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-qw7fHa5vaU8/Tk5t7fIqCuI/AAAAAAAAEn0/11H21poNvt0/s1600/HL.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="241" src="http://2.bp.blogspot.com/-qw7fHa5vaU8/Tk5t7fIqCuI/AAAAAAAAEn0/11H21poNvt0/s320/HL.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;KARAWANG, RAKA - Sehari sebelum&amp;nbsp; rapat koordinasi (rakor) tahap akhir terkait persiapan pengamanan arus mudik lebaran 2011, Bupati Karawang Ade Swara meninjau perbaikan jalan jalur mudik khusus roda dua, Johar-Karasak-Cikalong. Selain itu, Ade juga memantau kondisi pasar di sepanjang jalur tersebut termasuk mencari solusi untuk mengatasi kemacetan arus lalulintas di sekitar pasar Cikampek terutama akibat belum berfungsinya terminal Cikampek. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan itu dilakukan bersama Kepala Dinas Binamarga dan Pengairan (BMP) Yusuf Abdulgani, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Kadishubkominfo), R Tedjasuria serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP)&amp;nbsp; Rokhuyun A Santosa. "Setelah melihat kondisi jalan dan perbaikan yang sudah dilakukan dalam pengamanan dan kelancaran arus mudik, saya yakin perbaikan jalan ini sudah rampung sebelum H-10," ucap&amp;nbsp; Ade kepada wartawan, Kamis (18/8) kemarin. &lt;br /&gt;Dalam kesempatan tersebut, Bupati langsung meminta ketiga pembantunya (Kadin BMP, Kadishubkominfo dan Kasatpol PP) untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab masing-masing agar pada pelaksanaan mudik lebaran nanti berjalan tertib am,an dan lancar. "Perbaikan jalan tuntas sebelum H-10, antisipasi kemacetan akibat kendaraan/angkutan yang parkir sembarangan&amp;nbsp; serta antisipasi pasar tumpah," pintanya.&lt;br /&gt;Untuk mengantisipasi terjadinya pasar tumpah, Rokhuyun mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan seluruh mantri polisi (MP) yang ada diwilayah jalur mudik tersebut untuk melakukan penertiban. "Camat juga sudah memberikan surat edaran kepada para pedagang tidak berjualan di bahu jalan agar tidak menjadi biang kemacetan," ucapnya. &lt;br /&gt;Sementara itu, perbaikan ruas jalan Purwasari, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang dari arah Cikampek menuju Karawang Kota hingga Kamis (18/8) belum selesai. Bahkan, petugas dilapangan mengatakan perbaikan tersebut tidak akan siap saat digunakan arus mudik atau balik lebaran tahun ini. Akibatnya, jalan yang semula dua lajur kini karena perbaikan hanya meggunakans atu lajur untuk dua arah kendaran sehingga pada H-12 ini sudah menyebabkan kemacetan yang cukup panjang. "Pasti ini akan menjadi titik macet karena ada penyempitan jalan. Lihat saja belum puncak arus mudik saja sudah seperti ini," ucap salah seorang petugas perbaikan di lapangan, Agus (34).&lt;br /&gt;Kasatlantas Polres Karawang AKP Fillol Praja Arthadira menuturkan untuk antisipasi pengamanan arus mudik maupun balik, pihaknya meminta kerjasama Dishubkominfo Kabupaten Karawang dan Satpol PP. Pasalnya, selain beberapa ruas jalan yang belum selesai akan menyebabkan simpul kemacetan, pasar tumbah dan angkot yang tidak tertib juga menganggu arus mudik.&lt;br /&gt;"Saya ingin Satpol PP menindak tegas beberapa pedagang di pasar tumpah Cikampek dan Kosambi yang membuat jalan menjadi sempit hingga arus kendaraan tersendat," tuturnya.&lt;br /&gt;Selain itu, angkot yang suka berhenti dipinggir jalan dengan seenaknya juga harus ditertibkan saat puncak arus mudik. "Saya sudah meminta kepada Dishub Karawang untuk lebih pro aktif dalam mengamankan arus mudik tahun ini," ujarnya.(ops) &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-6946705505842790111?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/6946705505842790111/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/bupati-pantau-jalur-mudik-h-10-diyakini.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/6946705505842790111'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/6946705505842790111'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/bupati-pantau-jalur-mudik-h-10-diyakini.html' title='Bupati Pantau Jalur Mudik, H-10 Diyakini Perbaikan Jalan Tuntas'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-qw7fHa5vaU8/Tk5t7fIqCuI/AAAAAAAAEn0/11H21poNvt0/s72-c/HL.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-2736007845418109436</id><published>2011-08-19T21:05:00.003+07:00</published><updated>2011-08-19T21:05:29.951+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Karawang Kota'/><title type='text'>Ansor Gelar Tadarus Kemerdekaan di Dewi Air</title><content type='html'>KARAWANG,RAKA - Guna memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke 66, Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Karawang, mengadakan kegiatan tadarus kemerdekaan, sekaligus buka puasa bersama di kafe dan restoran Dewi Air Karawang. Kegiatan tersebut diisi dengan pembacaan puisi kemerdekaan, qosidah, marawis serta tausiah agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam acara yang dihadiri sekitar 100 orang dari berbagai elemen tersebut, Ketua Umum GP Ansor Kabupaten Karawang, Emay Ahmad Maehi, SAg mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan untuk merefleksikan nilai-nilai kemerdekaan RI yang ke 66, supaya lebih terinternalisasi. "Kita kan merupakan bagian dari instrumen negara, ya kami juga ikut senang dan mereyakan hari kemerdekaan ini. Jadi, makna kemerdekaan ini, bukan hanya milik pemerintahan saja, tapi seluruh khalayak masyarakat yang hari ini menyelenggarakannya, masa Ansor tidak?" katanya ketika ditemui RAKA, Rabu (17/8) malam kemarin.&lt;br /&gt;Emay menegaskan, bagi GP Ansor, NKRI dan pancasila merupakan harga mati dan menolak ideologi bangsa yang lain. Menurut Emay persoalan kebangsaan yang harus segera diselesaikan, diantaranya persoalan kemiskinan dan kebodohan. "Saat ini, sekitar 40 juta jiwa warga kita masih miskin. Tak kalah pentingnya, persoalan kebodohan juga harus kita selesaikan, karena masih banyak warga kita yang belum mengenyam pendidikan yang berkualitas secara merata. Saya kira kedua hal tersebut, merupakan yang paling esensial dan harus dijadikan prioritas kedepan, untuk segera diselesaikan, daripada menebar kebencian antar sesama warga bangsa, kami tidak memiliki watak seperti itu," tegas pria yang juga ketua KPUD Karawang ini.&lt;br /&gt;Mengenai pelaksanaan kegiatan yang dilaksanakan ditempat hiburan, Emay menjelaskan, bahwa itu merupakan sesuatu yang biasa dan tidak perlu dipersoalkan. "Kita tidak perlu mensakralkan sesuatu dan menterjemahkan sebuah polemik, hanya kebetulan saja, kita menyelenggarakan tadarus kemerdekaan di sini dalam keadaan kita sedang berpuasa. Ada ruang bersama yang kita bangun hari ini, ditengah hiruk pikuk kemerdekaan, itu esensinya. Diluar itu, silah saja menterjemahkan sendiri," ucapnya.&lt;br /&gt;Sementera itu, pengurus DPD KNPI Kabupaten Karawang, Cep Elih, mengatakan, kegiatan tersebut sangat bagus dilaksanakan. Karena memiliki banyak pesan kebangsaan dan keagamaan. "Saya kira ini kegiatan yang bagus, banyak pesan-pesan kebangsaan dan keagamaan yang disampaikan. Mengenai tempat tidak menjadi persoalan. Karena, persoalan dakwah, saya kira tidak harus memilih-milih tepat, dimana saja, harus dilakukan," pungkasnya. (asy)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-2736007845418109436?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/2736007845418109436/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/ansor-gelar-tadarus-kemerdekaan-di-dewi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/2736007845418109436'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/2736007845418109436'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/ansor-gelar-tadarus-kemerdekaan-di-dewi.html' title='Ansor Gelar Tadarus Kemerdekaan di Dewi Air'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-8769847937870395343</id><published>2011-08-19T21:05:00.001+07:00</published><updated>2011-08-19T21:05:03.976+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Karawang Kota'/><title type='text'>Cellica Memotivasi Club Bola Volly</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/--UTni05cIpU/Tk5tbHuaOpI/AAAAAAAAEnw/yMhCVrMp3bE/s1600/DIBAWAH+HL.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/--UTni05cIpU/Tk5tbHuaOpI/AAAAAAAAEnw/yMhCVrMp3bE/s320/DIBAWAH+HL.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;KARAWANG, RAKA – Untuk menciptakan altet bola voli putri handal yang berprestasi di tingkat wilayah Kabupaten Karawang dan tingkat Jawa Barat, serta nasional berdasarkan kelompok usia, PERWOSI (Persatuan Wanita Olah Raga Seluruh Indonesia) di sini menggelar silaturahmi dengan atlit bola voly PBV Bikara. Acara dibuka oleh Wakil Bupati Cellica Nurachadiana di Sport Hall Adiarsa, Kamis (18/8). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam laporannya, Ketua PBV Bikara Perwosi, Dadan H, bahwa misi clubnya adalah menyelenggarakan pembinaan dan latihan secara kontinyu, berkesinambungan, terprogram secara menyeluruh terhadap semua altil sesuai kelompok usia. “Kami rutin kegiatan bagi para atlit ini. Tujuannya untuk pembinaan prestasi. Kami juga melakukan kerjasama pembinaan dengan beberapa tim bola voly Jawa Barat. Selain itu dari tahun ketahun PBV Bikara Perwosi pernah mendapatkan prestasi,” ungkapnya.&lt;br /&gt;Disebutkan Dadan, di antara prestasi yang telah diraihnya, juara kelompok umur 1995 Silvas Cup Bandung tahun 2010, juara pertama turnamen bola voly Piala Camat Cikarang Pusat tahun 2011.&amp;nbsp; Pada kesempatan sama, Cellica menyampaikan ucapan terima kasih sekaligus penghargaan yang tinggi kepada para atlit bola voly usia anak-anak PBV Bikara Perwosi Karawang. Atas kerja keras yang selama ini dilaksanakan, diharapkannya, dapat terjalin silaturahmi guna menambah semangat meraih prestasi lebih baik. &lt;br /&gt;“Semoga dengan silaturahmi ini ada sedikit juga bantuan untuk pembinaan dari Perwosi Karawang. Pembinaan ini diharapkan pula bisa menambah semangat dan gairah bagi para atlit.&amp;nbsp; Atas nama Pemerintah Daerah maupun pribadi, termasuk sebagai ketua Perwosi berharap agar wanita di Kabupaten Karawang tetap sehat dengan tetap gemar berolah raga. Karena dengan berolah raga yang teratur, terukur, dapat memberikan kesehatan kepada diri kita. Oleh karena itu, prestasi selalu kita peroleh,” seru Cellica.&lt;br /&gt;Mengenai program kerja PBV Bikara Perwosi, disebutkan, pada tahun 2011 melakukan penambahan atau penambahan jadwal latihan. Termasuk pengadakan fasilitas mess atlit, menambah fasilitas latihan, aktif mengikuti kejuaraan di tingkat provinsi, menargetkan masuk Divisi I Livoli bergabung dengan Bandung Tectona. (vins)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-8769847937870395343?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/8769847937870395343/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/cellica-memotivasi-club-bola-volly.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/8769847937870395343'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/8769847937870395343'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/cellica-memotivasi-club-bola-volly.html' title='Cellica Memotivasi Club Bola Volly'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/--UTni05cIpU/Tk5tbHuaOpI/AAAAAAAAEnw/yMhCVrMp3bE/s72-c/DIBAWAH+HL.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-1351029737187747768</id><published>2011-08-19T21:03:00.001+07:00</published><updated>2011-08-19T21:03:40.053+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Karawang Kota'/><title type='text'>Umar Cs Ambil Alih Pengelolaan Pasar Ramadan</title><content type='html'>KARAWANG,RAKA - Kubu pengelola pasar malam dan bazar ramadan area parkir Stadion Singaperbangsa mengklaim telah mengambil alih pengelolaan pasar malam di out door GOR&amp;nbsp; Panatayudha, sejak Kamis (18/8) kemarin. Pengambilalihan pengelolaan pasar malam tersebut dilakukan setelah kedua belah pihak melakukan musyawarah yang dipimpin Asda III Setda Karawang Teddy R. Namun, kelompok Hasan Suyatno selaku pengelola awal mengklaim bahwa kesepakatan itu sifatnya sepihak sehingga harus dilakukan musyawarah kembali. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pengelolaan pasar malam di GOR ini sudah kami ambil alih karena ijin pengelola yang pertama (Event Organizer Hariza Promosindo yang dikoordinir Hasan Suyatno-red) sudah berakhir tertanggal 15 Agustus 2011 lalu,"kata Ketua Penyelenggara Pasar malam dan Bazar Ramadhan area parkir Stadion Singaperbangsa, Umar Buamona saat ditemui RAKA di sekitar out door Panatayudha, kemarin. &lt;br /&gt;Dikatakannya, semula pihaknya hendak memindahkan pedagang yang ada di area out door GOR Panatayudha ke area parkir Stadion Singa perbangsa. Namun, para pedagang keberatan dengan berbagai alasan dan, pada akhirnya dilakukan musyawarah dengan pihak Hariza Promosindo yang difasiltasi Asisten Administrasi (Asda III) Karawang. "Pak Heri dari Dekranasda juga hadir dalam musyawarah tersebut," ujarnya. &lt;br /&gt;Ketika disinggung soal berapa berasan biaya yang ditarik dari pihak pedagang, Umar mengaku belum bisa memastikan besarannya karena harus terlebih dahulu berkoordinasi dengan pengelola sebelumnya. Pasalnya, lanjut dia, pihaknya juga belum mengetahui secara pasti berapa biaya yang ditarik per pedagang."Belum kita ketahui berapa biayanya karena kita sendiri belum mengeceknya.Nantilah setelah kita berkoordinasi kembali dengan pihak EO sebelumnya," ungkapnya. &lt;br /&gt;Secara terpisah, Hasan Suyatno yang dihubungi RAKA melalui ponselnya, kemarin malam mengatakan, pengambilalihan pengelolaan out door Panatayudha itu masih merupakan wacana dari Asda III karena memang sifatnya masih sepihak. "Itu masih wacana. KIta justru lagi berunding nih di Poponcol. Sebab, saya tidaak diajak dalam musyawarah itu dan, lagi pula pemerintah tidak bisa seenaknya begitu saja. Saya juga sekarang dengan pak&amp;nbsp; Umar disisi," tandasnya.(ops)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-1351029737187747768?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/1351029737187747768/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/umar-cs-ambil-alih-pengelolaan-pasar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/1351029737187747768'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/1351029737187747768'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/umar-cs-ambil-alih-pengelolaan-pasar.html' title='Umar Cs Ambil Alih Pengelolaan Pasar Ramadan'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-7592528875486530019</id><published>2011-08-19T21:01:00.003+07:00</published><updated>2011-08-19T21:01:48.987+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dengklok'/><title type='text'>Dua Tahun Hilang, Keluarga TKW Resah, Sponsor Tak Mau Bertanggungjawab</title><content type='html'>KUTAWALUYA, RAKA - Penghentian pengiriman tenaga kerja Indonesia (TKI) ke sejumlah negara timur tengah sejak 1 Agustus 2011, mengundang kecemasan bagi pihak keluarga tenaga kerja wanita (TKW) di Karawang, belakangan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satunya, keluarga TKW yang berasal dari kampung Bakan Ama RT 01/01, Desa Sindangmulya, Kutawaluya. Pasalnya, TKW dari Kabupaten Karawang yang dikenal bernama Nani belum juga dipulangkan setelah 2 tahun diberangkatkan oleh pihak manajemen lokal sebagai perwakilan perusahaan sponsor PJTKI.&lt;br /&gt;Diketahui, kata ibu Nani, Karwit (64), anak gadis kandungnya yang dilahirkan bulan Mei tahun 1942, sejak dua tahun terakhir belum memberikan kabar kepada beberapa anggota keluargannya di Kecamatan Kutawaluya. "Sejak diberangkatkan ke timur tengah, sudah hampir 2 tahun tidak ada kabar berita dari anak saya," ungkap Karwit kepada RAKA yang masih bersedih di hari Kemerdekaan RI ke 66.&lt;br /&gt;Kesedihan orang tua Nani, karena sangat mencemaskan kondisi salah satu anak kandungnya ketika memikirkan keadaan di negara timur tengah belakangan ini. Sementara perwakilan pihak perusahaan sponsor ibu ER yang berada di Kampung Poponcol, Desa ciwulan, Kecamatan Telagasari, bersama EN yang beralamat di Desa Kalibuaya, Kecamatan Telagasari, tidak mampu mempertanggungjawabkan keberadaan Nani di tempat kerjanya. "Sempat sampai penasaran, dan saya berangkat ke perusahaan jasa yang dimaksud. Namun sejak diberangkatkan ke PT PJTKI "NOPAL" alamat Cipinang, Jakarta Timur, tidak juga menemui hasil," ungkapnya.&lt;br /&gt;Menyikapi hal itu, memaknai hari kemerdekaan RI, Pemkab Karawang melalui Disnakertrans diminta aktivis LSM Kompak Karawang, Yatno Nur, untuk proaktif menjembatani harapan warga di Kutawaluya. Saat ini, BNP2TKI bisa langsung dihubungi untuk memproses dimana kebedaraan TKW asal Kutawaluya sejak 2 tahun terakhir. "Saya merasa masih banyak warga yang tidak memiliki arti kemerdekaan seperti yang dirasakan Nani ketika berada di luar negaranya sendiri. Ini tugas pemerintah memberikan kemerdekaan hidup sesuai hak dan kewajibannya sebagai pahlawan devisa negara," ungkapnya. (get)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-7592528875486530019?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/7592528875486530019/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/dua-tahun-hilang-keluarga-tkw-resah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/7592528875486530019'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/7592528875486530019'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/dua-tahun-hilang-keluarga-tkw-resah.html' title='Dua Tahun Hilang, Keluarga TKW Resah, Sponsor Tak Mau Bertanggungjawab'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-2548273053186472093</id><published>2011-08-19T21:01:00.001+07:00</published><updated>2011-08-19T21:01:13.641+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dengklok'/><title type='text'>Tangkapan Nelayan Pedes Penuhi Kebutuhan Ekspor</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-k1P7qKeueQY/Tk5slUJ11CI/AAAAAAAAEns/rO6XBHvNm3g/s1600/BAWAH.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://4.bp.blogspot.com/-k1P7qKeueQY/Tk5slUJ11CI/AAAAAAAAEns/rO6XBHvNm3g/s320/BAWAH.JPG" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;PEDES, RAKA - Beberapa komoditi ikan tangkapan para nelayan Desa Sungaibuntu, Kecamatan Pedes, diakui telah mendukung jumlah pasokan ekspor ke seluruh negara Asian dan beberapa negara Eropa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasalnya, menurut Ketua Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Mina Karya Makmur, Sutrisno, melalui komoditas berupa ikan tenggiri, udang, cumi-Cumi dan jenis kepiting, maka jumlah produksi jenis ikan ekspor di beberapa pasar induk mampu bersaing dengan negara lainnya.&lt;br /&gt;Sutrisno menjelaskan, produksi ikan ekspor ke Afrika Selatan termasuk beberapa negara Asia seperti Singapura bisa memberikan napas bagi beberapa perusahaan BUMN, maupun swasta yang bergerak dibidang ekspor perikanan. "Ekspor komoditi jenis ikan dalam catatan kami, harga pasaran dari negara Indonesia tergolong cukup bersahabat bagi negara luar. Ini salah satu potensi ekspor perikanan bagi beberapa perusahaan ekspor nasional," ujarnya, kemarin.&lt;br /&gt;Berdasarkan keterangan yang dihimpun, beberapa jenis ikan cenderung tidak mengalami kenaikan harga, yakni jenis ikan bawal dipatok seharga Rp 38.000/kilogram (kg), udang masih relatif pada kisaran Rp 75.000-100.000/kg dan jenis kepiting RP 105.000 per kg, tengggiri Rp 40.000/kg. Diperkirakan, akibat kondisi ekspor komoditi ikan yang cenderung stabil, tidak akan mampu mempengaruhi harga komoditi ikan untuk bergerak naik selama satu bulan mendatang.&lt;br /&gt;Sementara itu, salah satu bakul, Komarudin, mengatakan, produksi pengiriman ikan ekspor belakangan ini mengalami semangat positif seiring cuaca di wilayah kelautan Pulau Jawa cenderung stabil. Saat ini, untuk menunjang produksi dan pengiriman komoditi ikan dari pelelangan menuju pasar induk di Muara Angke dan Muara Baru, Dinas Perikanan, Kelautan, dan Peternakan Kabupaten Karawang, memberikan bantuan berupa 40 box fish bagi para bakul ikan. "Sebenarnya masih kekurangan. Tapi daripada tidak sama sekali lebih baik dituntut sedikit-sedikit. Sisanya bisa diperoleh secara swadaya," ungkap Komarudin.&lt;br /&gt;Sebelumnya, komoditi ikan tidak sedikit kendala yang harus dihadapi untuk pemasok, selain minimnya hasil tangkapan nelayan pada cuaca yang kurang bersahabat. Sebab itu, ketika kebutuhan ekspor sulit untuk bisa dipenuhi, bisa berdampak pada harga ikan secara nasional. “Tidak ada perjanjian khusus dalam acara pembeli meski digunakan untuk via ekspor. Kami hanya mempersiapkan pasokan. Sedangkan biaya pengiriman dan lainnya, ditanggung oleh pengepul di pasar induk. Kalau kami mampu memasok dua kali dalam sebulan, pihak pengepul tetap bersedia menampungnya,” tuturnya.(get)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-2548273053186472093?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/2548273053186472093/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/tangkapan-nelayan-pedes-penuhi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/2548273053186472093'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/2548273053186472093'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/tangkapan-nelayan-pedes-penuhi.html' title='Tangkapan Nelayan Pedes Penuhi Kebutuhan Ekspor'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-k1P7qKeueQY/Tk5slUJ11CI/AAAAAAAAEns/rO6XBHvNm3g/s72-c/BAWAH.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-513461456727798530</id><published>2011-08-19T21:00:00.001+07:00</published><updated>2011-08-19T21:00:20.754+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dengklok'/><title type='text'>Bentuk Sekolah Militer Khusus Pelajar</title><content type='html'>RENGASDENGKLOK, RAKA - Bentrok antar warga yang terjadi di Kecamatan Rengasdengklok, beberapa waktu lalu, membuat Polsek Rengasdengklok dan SMA Negeri I Rengasdengklok menggelar kegiatan pembinaan terkait kenakalan di kalangan pelajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saat ini kita belum bisa berbicara apa ada siswa yang terlibat fisik dalam kejadian tersebut," kata Kepala Kesiswaan SMAN I Rengadengklok, Drs. Jaji, kemarin.&lt;br /&gt;Sementara itu, Kepala SMAN I Rengasdengklok, Drs. Tarya Sukmana, mengatakan kenakalan remaja di kalangan pelajar dipengaruhi berbagai faktor yang umumnya tidak sama diantara satu siswa dengan siswa lainnya. "Untuk kenakalan remaja di kalangan remaja lebih identik dipengaruhi faktor usia, karena semasa tingkatan pertama dan menengah kejiwaan mereka sangat rentan," ungkapnya.&lt;br /&gt;Hanya saja, lanjutnya, persoalan kenakalan di kalangan pelajar perlu dibentuk beberapa aturan sekaligus hukuman yang jelas bentuknya, agar tidak sampai mengarah pada tindakan yang berbentuk kriminal. "Kalau pun harus dibentuk sekolah khusus, seperti sekolah milliter saya juga setuju. Terpenting, agar para pelajar yang sering terlibat kasus kenakalan remaja bisa diminimalisir dalam jangka waktu 4 tahun ke depan itu lebih baik," jelasnya.&lt;br /&gt;Sebab, jelas Tarya, persoalan kenakalan remaja di kalangan pelajar merupakan tantangan di lapangan yang termasuk sebagai penghambat kemajuan bagi dunia pendidikan di Karawang. Artinya, pihaknya setuju agar permasalahan ini dijadikan masukan bagi Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang, dan dicarikan solusi agar kasus-kasus tersebut bisa diminimalisir. "Kemajuan dunia pendidikan di Karawang bukan merupakan tugas pihak sekolah saja. Ini perlu dukungan dari berbagai pihak, terutama Disdikpora Kabupaten Karawang sebagai bahan masukan dan pengenalan," katanya.&lt;br /&gt;Semisal, masukan soal kenakalan remaja di kalangan pelajar yang nyaris terjadi di daerah. Minimal, jumlah kasus kenakalan pelajar yang tergolong sebagai perbuatan kriminal, angkanya tidak naik di Kabupaten Karawang. Dalam hal ini, bentuk aturan yang melibatkan pembinaan bersama pihak kepolisian perlu digagas bersama-sama, agar pelajar tidak sampai berani untuk berbuat nakal di luar konteks. "Ini perlu dibentuk sebuaH aturan yang jelas, sehingga bukan sebatas ancaman dengan bentuk hukuman. Terpenting, agar kenakalan di kalangan pelajar bisa ditekan mulai dari lingkungan sekolah," jelasnya. (get) &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-513461456727798530?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/513461456727798530/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/bentuk-sekolah-militer-khusus-pelajar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/513461456727798530'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/513461456727798530'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/bentuk-sekolah-militer-khusus-pelajar.html' title='Bentuk Sekolah Militer Khusus Pelajar'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-2866670215554595445</id><published>2011-08-19T20:59:00.003+07:00</published><updated>2011-08-19T20:59:54.303+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cilamaya'/><title type='text'>Sewa Tambak Tak Dibayar, Petambak Merasa Dibohongi Kontraktor Proyek Safver</title><content type='html'>CILAMAYA WETAN, RAKA - Sebanyak delapan belas petani tambak merasa dibohongi dalam proyek pembibitan mangrove yang dibiayai Proyek Sustainable Aquaculture Development For Food Security and Proverty Reduction (Safver) atau Budidaya Perikanan Berkelanjutan. Pasalnya, lahan pembibitan mangrove seluas kurang lebih delapan belas hektar tersebut awalnya dijanjikan akan mendapatkan kompensasi.&lt;br /&gt;Wandi, petambak asal Dusun Prahubosok, Desa Muara Baru, Kecamatan Cilamaya Wetan mengatakan, sudah lebih dari dua bulan tambak yang disemai bibit mangrove tersebut belum mendapatkan kompensasi, padahal janjinya akan segera dibayar. Namun hingga saat ini belum ada indikasi bahwa lahan yang digunakan persemaian mangrove tersebut akan dibayar sesuai perjanjian.&lt;br /&gt;Diteruskannya, bahwa karena janji akan mendapatkn kompensasi akhirya para petani merelakan lahannya dibuat tempat pembibitan mangrove dan meninggalkan kegiatan budidaya tambak sebagaimana biasa. Untuk mendapatkan haknya, ia dan kawan-kawan pernah mempertanyakan hal tersebut kepada Ratim, orang yang disebut-sebut sebagai orang kepercayaan perusahaan yang mendpatkan proyek pembibiatan mangrove tersebut. Namun jawaban yang didapat masih sekedar janji-janji belaka. "Nggak tau relaisasinya mah kapan, yang jelas kami merasa kecewa dengan janji-janji palsu. Katanya sih proyek milyaran ya, tapi para petani aja sampai saat ini belum dapat kompensasi," jelasnya.&lt;br /&gt;Lebih lanjut Wandi menjelaskan bahwa jika dalam waktu dekat tidak ada kejelasan kapan kompensasinya, ia dan belasan petambak lain akan melakukan boikot lahan yang digunakan pembibitan. "Kesabaran para petani ada batasnya, kami tidak mau lagi dibohongi," ujarnya.&lt;br /&gt;Ketika dikonfimasi, Ratim yang disebut-sebut sebagai kepanjangan tangan perusahaan rekanan dan pada awalnya ikut menjanjikan dan melakukan kerja-kerja agar proyeknya tercapai seperti meyakinkan para petani untuk merelakan agar lahannya mau dijadikan tempat pembibitan mangrove. Ia mengatakn bahwa persoalan kompensasi lahan dan kapan kompensasi itu turun bukan urusan dirinya, tetpi urusan CV pemenang tender. "Saya mah sekedar jual bibit kepada CV Lestari Citra Utami, jadi persoalan kompensasi itu urusaan CV Lestari Citra Utami, bukan urusan saya. Silahkan saja orang mau bilang apa, banyak yang bilang saya sebagai kontraktornya, padahal mah tidak seperti itu. Saya sekedar jual bibit kepada CV pemenang tender, katanya sih CV tersebut milik salah satu LSM pendamping program Safver," jelasnya.&lt;br /&gt;Lebih lanjut Ratim juga mengklarifikasi proyek pengerjaan pengecoran jalan tambak yang dinilai tidak transparan oleh masyarakat. "Pertama papan proyek itu ada, kedua saya bukan pelaksana proyek, karena pelaksananya adalah PT Paligun Golden dari Jakarta, kebetulan halaman rumah saya dijadikan tempat untuk menampung material, jadi bukan saya," tandasnya.&lt;br /&gt;Berdasarkan informasi dari para petani, mulai dari Juli proyek Safver kembali digulirkan, baik untuk program budidaya tambak, bantuan peningkatan infrastruktur, maupun penanaman mangrove. Informasi yang berkembang untuk dana proyek penanaman mangrove menghabiskan angaran sebesar tiga ratus juataan. (awi)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-2866670215554595445?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/2866670215554595445/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/sewa-tambak-tak-dibayar-petambak-merasa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/2866670215554595445'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/2866670215554595445'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/sewa-tambak-tak-dibayar-petambak-merasa.html' title='Sewa Tambak Tak Dibayar, Petambak Merasa Dibohongi Kontraktor Proyek Safver'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-7216029500565892528</id><published>2011-08-19T20:59:00.001+07:00</published><updated>2011-08-19T20:59:20.367+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cilamaya'/><title type='text'>Surat Cerai Banyak Dikeluhkan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-wDMbduINZ1s/Tk5sHK0muUI/AAAAAAAAEno/qiB2PLT2rTg/s1600/kanan.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/-wDMbduINZ1s/Tk5sHK0muUI/AAAAAAAAEno/qiB2PLT2rTg/s320/kanan.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;CILAMAYA KULON, RAKA - Salah satu persoalan yang muncul dari proses perkawinan adalah perceraian. Dalam hukum Islam perceraian bisa terjadi melalui cara yang terang-terangan ataupun melalui cara yang tersembunyi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika masuk dalam ranah negara, proses pernikahan dan perceraian harus diketahui oleh institusi yang diberikan kewenangan untuk itu, seperti pengadilan agama, kantor urusan agama hingga amil di kampung-kampung. Masing-masing lembaga tersebut memiliki kewenangan, ada yang bertindak dalam proses pernikahan dan atau perceraian, ada yang mengeluarkan surat-surat secara adminitrtif dan tugas-tugas perbantuan dalam proses itu.&lt;br /&gt;Demikian dikatakan Amid Soegianto, warga Bayur Lor Cilamaya Kulon. Menurutnya, di tingkatan masyarakat ada persoalan serius yang harus segera disikapi, yaitu surat keterangan janda atau duda yang informasinya diterbitkan oleh pengadilan agama, tanpa surat dari pengadilan agama tersebut, seorang janda atau duda tidak bisa menikah kembali atau setidaknya proses pernikahannya akan dipersulit oleh petugas. "Berdasakan kesaksian beberapa orang yang mengadu kepada saya, untuk menikah lagi harus ada surat keterangan cerai yang menjelaskan statusnya, jika tidak ada surat keterangan tersebut maka untuk dapat menikah kembali statusnya menjadi gadis kembali. Persolan lanjutannya adalah bagaimana ketika janda tersebut sudah mempunyai anak, masa harus bohong menjadi gadis lagi, atau bagaimana jika yang bersangkutan adalah warga miskin, boro-boro ngurus surat cerai dari pengadilan agama, untuk makan aja susah. Dan itu jumlahnya banyak, kalau persyaratan menikah bagi janda atau duda itu harus ada surat keterangan dari pengadilan agama, maka akan ada banyak yang tidak bisa menjalankan hak sosialnya, hak menjalankan ibadah dan kepercayaannya gara-gara surat itu" katanya.&lt;br /&gt;Lebih lanjut Amid berharap agar ada kebijakan alternatif dalam memberlakukan aturan yang menyangkut hajat hidup orang banyak. "Sebab dampak lanjutnnya banyak, misalnya menikah secara siri dan tidak tercatat, maka status anaknya di akte kenal lahir hanya anak dari ibunya saja, tidak ada bapaknya. Proses pembuatan kartu keluarganya pun akan menemukan kendala lagi, lalu ketika anak tersebut besar dan akan membuat KTP, syaratnya harus melampirkan KK orangtuanya. Susah lagi, atau kemudian jika anak tersebut akan melaksanakan pernikahan, butuh wali, siapa walinya, karena secara administratif bapaknya tidak diakui," paparnya. (awi)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-7216029500565892528?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/7216029500565892528/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/surat-cerai-banyak-dikeluhkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/7216029500565892528'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/7216029500565892528'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/surat-cerai-banyak-dikeluhkan.html' title='Surat Cerai Banyak Dikeluhkan'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-wDMbduINZ1s/Tk5sHK0muUI/AAAAAAAAEno/qiB2PLT2rTg/s72-c/kanan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-2213410941748685859</id><published>2011-08-19T20:57:00.001+07:00</published><updated>2011-08-19T20:57:29.738+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pangkalan'/><title type='text'>Pemkab Diminta Razia Tempat Wisata, Dijadikan Tempat Bebas Puasa oleh Remaja</title><content type='html'>TEGALWARU, RAKA - Aktivis Karang Taruna Sinar Buana, Deden, mengatakan, tempat wisata di Desa Mekarbuana kerap dijadikan pelarian oleh remaja yang enggan berpuasa di bulan Ramadhan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami tidak mau jika kampung saya hanya dijadikan tempat pelarian orang yang tidak puasa," tuturnya, kemarin.&lt;br /&gt;Menurutnya hal ini harus dijadikan pelajaran dan bahan evaluasi organisasi karang taruna nya, karena jika dibiarkan akan memberi dampak pada generasi selanjutnya yang mau tidak mau melihat banyak yang tidak puasa. "Ini bukan permasalahan sepele, tapi permasalahan serius yang akan membawa masyarakat menjadi tidak beradab," ungkapnya.&lt;br /&gt;Hal serupa disampaikan oleh pengelola parkir Muara Tilu, Masri (40). Menurutnya, petugas yang berwenang menegur pemilik warung yang berjualan di siang hari. "Sebab jika ditegur sama saya, ini permasalahannya akan lain. Yang lebih tepat dalam menagani masalah ini petugas sebab lebih berwenang," ujarnya.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;Sementara itu, menurut tokoh masyarakat setempat, Dace Hidayat SPdI, kondisi remaja yang demikian mempunyai dampak negatif. "Mungkin karena beralasan bahwa tempat tersebut disebut tempat pariwisata, kalaupun tidak ada warung yang buka, meraka yang datang jadi banyak yang tidak puasa, padahal yang namanya puasa dimanapun tetap harus dilakukan," tuturnya. &lt;br /&gt;"Saya fikir jika ada yang berdalih bahwa tidak puasa itu adalah hak asasi manusia, maka kitapun yang berpuasa mempunyai hak asasi untuk dihargai. Jadi jika orang beradab kalupun tidak puasa, dia tidak akan memperlihatkan pada orang lain atau tidak makan di sembarang tempat," lanjut Dace. &lt;br /&gt;Masih menurut Dace, ketika datang bulan Ramadhan, agama lain menghargai umat Muslim yang sedang melakukan ibadah puasa. "Maka jika ada yang terlihat di tempat umum ada yang merokok atau makan, berarti jelas orang tersebut memang kurang ajar alias sudah menghina agama yang seyogyanya harus ditindak," ungkapnya. &lt;br /&gt;Kalaupun menurut agama tidak ada paksaan dalam agama, tapi jika dilihat yang tidak puasa di jalanan, Dace menilai ini lebih pada usia remaja mereka sehat, mereka waras, mereka umat Islam, jelas jika hal ini dibiarkan maka daerah tersebut tidak bisa disebut baik dari sosialnya. "Inipun merupakan tanggung jawab pemerintah, sebab saat ini pemerintah kita orang Islam, remaja yang tidak puasa orang Islam, maka pemimpin atau pemerintah berkewajiban untuk membimbing remaja ini," tuturnya. Ia juga mengingatkan bahwa pariwisata ini bukan berarti memberikan kebebasan, justru dengan wisata ini bagaimana caranya mengemas aturan menjadi kesenangan bagi para pendatang. "Bagaimana jadinya jika di tempat wisata ditempati orang berengsek, inikan tidak akan membuat nyaman pengunjung lainnya," ketusnya.&lt;br /&gt;Ia melanjutkan, wisata itu menjual ciri khas, jika memang Pangkalan Tegalwaru lebih terkenal dengan kultur agama, maka dunia agamalah yang harus ditonjolkan, bukan menjadikan daerah ini menjadi tempat tujuan orang untuk mencurahkan keinginan nafsunya, dan justru ini malah menggiring pariwisata menjadi kehancuran bagi daerahnya. "Lebih parah akan berdampak pada generasi muda di usia remaja atau anak usia sekolah dasar," tuturnya. &lt;br /&gt;Alhasil, Dace mempertanyakan akankah pemerintah membiarkan generasi muda ini hancur atau tidak? "Jika tidak, mari kita bersama mengawasi dan membimbing generasi penerus bangsa ini," ujarnya. (ark) &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-2213410941748685859?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/2213410941748685859/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/pemkab-diminta-razia-tempat-wisata.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/2213410941748685859'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/2213410941748685859'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/pemkab-diminta-razia-tempat-wisata.html' title='Pemkab Diminta Razia Tempat Wisata, Dijadikan Tempat Bebas Puasa oleh Remaja'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-2355444774002339186</id><published>2011-08-19T20:56:00.001+07:00</published><updated>2011-08-19T20:56:25.843+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pangkalan'/><title type='text'>Petani Pangkalan Uji Coba Tanam Brokoli</title><content type='html'>PANGKALAN, RAKA - Tanaman brokoli yang biasa tumbuh di dataran tinggi beriklim dingin, kini dicoba ditanam di Desa Jatilaksana, Kecamatan Pangkalan, yang beriklim panas oleh Kelompok Tani Cipta Karya, kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut salah seorang anggota kelompok tani tersebut, Deden, jika berhasil dan dapat dipanen, kualitas brokoli di daerah panas akan lebih baik dibanding daerah dingin, hanya saja dalam perawatan dan pemeliharaannya tiga kali lipat lebih sulit. "Tapi inilkan baru tahapan awal, mungkin untuk daerah Lembang Bandung atau Puncak Cianjur tanaman biasa, tapi kalau untuk di Karawang ini benar-benar hal yang tak gampang," tuturnya, kemarin. &lt;br /&gt;Deden menjelaskan, setelah tanaman ini berhasil ditanam, ia dan rekannya sesama petani berencana akan mencoba langsung di tanah yang sedikit luas. "Sebab jika di tempat ini terus, pencahayaannya kurang karena berada di bawah pohon. Dan jika pohonnya ditebang, maka selain merusak lingkungan juga akan menimbulkan panas," ungkapnya. &lt;br /&gt;Petani lainnya, Marhadum, mengatakan, jika menanam tanaman yang sering ditanam, itu hal yang lumrah. "Yang lebih penting lagi kalaupun sebagai petani, kami ingin mempunyai pengetahuan yang nantinya bisa diberikan pada petani lain atau teman saya sendiri," ujarnya.&lt;br /&gt;Adapun resiko kegagalan dari usahanya tersebut, petani yang biasa dipanggil Mang Kumis ini mengatakan, merupakan kepastian yang harus diterima, sebab jika menanam padi saja sangat rentan gagal, apalagi menanam yang memang pengetahuannya hanya dihasilkan dari konsultasi dengan penyuluh lapangan atau sesama petani yang memang pernah menanam, itupun di daerah lain. "Wajarlah beresiko gagal panen," tuturnya. &lt;br /&gt;Sementara itu, Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pertanian dan Kehutanan Kecamatan Pangkalan, Agus Rakhmat SP, dan BP3K, Lulu Jamaludin SP, mengatakan, Kelompok Tani Cipta Karya termasuk sangat rajin dalam mencoba beberapa tanaman, hingga wajar saat ini kelompok tersebut sedang mencoba sayuran brokoli. "Sebab mereka sering konsultasi dan bercerita juga tentang rencana uji coba brokoli tersebut," ujarnya. (ark)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-2355444774002339186?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/2355444774002339186/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/petani-pangkalan-uji-coba-tanam-brokoli.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/2355444774002339186'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/2355444774002339186'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/petani-pangkalan-uji-coba-tanam-brokoli.html' title='Petani Pangkalan Uji Coba Tanam Brokoli'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-236609204095645561</id><published>2011-08-19T20:54:00.001+07:00</published><updated>2011-08-19T20:54:58.109+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cikampek'/><title type='text'>Pencairan Honor Guru DTA Terhambat, Ada Kesalahan Administrasi Kependudukan</title><content type='html'>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-6LRSfzGUl-A/Tk5rDPGds9I/AAAAAAAAEnk/KCw5su_dRfQ/s1600/HL.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/-6LRSfzGUl-A/Tk5rDPGds9I/AAAAAAAAEnk/KCw5su_dRfQ/s320/HL.JPG" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;MENGECEK NOMOR KTP : Guru DTA &lt;br /&gt;sedang mengecek nomor KTP &lt;br /&gt;dalam daftar yang dikeluarkan oleh &lt;br /&gt;Pemkab Karawang di Bank Jabar Banten &lt;br /&gt;cabang Cikampek, kemarin.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;CIKAMPEK, RAKA - Guru Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA) di Kecamatan Jatisari, kecewa karena tidak bisa langsung mengambil bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang di Bank Jabar Banten (BJB) Cikampek. Pasalnya, nomor Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang mereka miliki tidak sesuai dengan nomor KTP yang dikeluarkan oleh pemkab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah seorang guru DTA di Desa Mekarsari, Kecamatan Jatisari, yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, administrasi pencairan bantuan untuk guru DTA tidak rapi, dan banyak yang tidak sesuai data yang dimilikinya. "Saya datang jauh dari Jatisari ke Cikampek untuk mengambil honor yang diberikan pemda. Tapi, setelah datang ke sini (BJB) ternyata tidak bisa langsung dicairkan, soalnya nomor KTP-nya tidak sesuai. Padahal waktu pendataan lalu saya menggunakan KTP ini, karena masih berlaku. Tapi, kenapa sekarang berbeda nomornya," herannya saat ditemui RAKA saat mau mengambil honor guru DTA, Kamis (18/8).&lt;br /&gt;Diteruskannya, ketidaksesuaian nomor KTP tersebut hampir dialami oleh seluruh guru DTA di Jatisari. Anehnya, untuk guru ngaji maupun TK, tidak mengalaminya dan data yang mereka miliki sesuai. Untuk mencairkannya, dia diminta untuk mengambil pengantar terlebih dahulu dari kesra kabupaten, lalu kembali lagi ke BJB untuk mencairkan bantuan. "Saya harus ke Karawang dulu, ke kesra untuk meminta pengantar, soalnya tanpa itu tidak bisa dicairkan. Terus balik lagi ke sini, soalnya pencairannya Jatisari di Cikampek. Lumayan jauh capek juga, bolak balik. Kalau datanya sesuai mah, tentu tidak seperti ini," keluhnya.&lt;br /&gt;Sementara itu, guru DTA Miftahussa'adah Jatisari, Sopyan Sauri, menuturkan, kejadian tersebut baru dialaminya saat ini. Dia meminta kedepan kejadian tersebut tidak terulang. Pasalnya, fisik guru DTA menjadi terkuras. "Baru sekarang seperti ini, tidak tertib dan banyak yang salah data, kalau yang lalu-lalu mah tidak sepert ini, tertib. Kalau saya saja yang salah data, mungkin itu wajar, ini mah banyak, hampir semua. Saya meminta agar kedepan harus diperbaiki, jangan sampai terulang lagi. Kasihan guru-guru, apalagi yang jauh. Ke Cikampek dulu, terus harus ke Karawang ngambil surat pengantar, balik lagi ke Cikampek," paparnya.&lt;br /&gt;Dia juga berharap agar nilai bantuan yang diberikan bisa ditingkatkan, minimal Rp 100 ribu per bulan. Pasalnya, perjuangan guru ngaji, DTA dan yang lainnya cukup berat untuk mendidik anak-anak dalam bidang keagamaan. Karena saat ini guru ngaji maupun DTA hanya mendapatkan bantuan Rp 800 ribu selama satu tahun. "RT/RW juga saja mendapatkan insentif Rp 100 ribu per bulan, kita Rp 100 ribu saja tidak. Kami berharap bantuan untuk guru DTA dan guru ngaji bisa ditingkatkan, minimal sama dengan insentif RT/RW," pungkasnya.(asy)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-236609204095645561?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/236609204095645561/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/pencairan-honor-guru-dta-terhambat-ada.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/236609204095645561'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/236609204095645561'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/pencairan-honor-guru-dta-terhambat-ada.html' title='Pencairan Honor Guru DTA Terhambat, Ada Kesalahan Administrasi Kependudukan'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-6LRSfzGUl-A/Tk5rDPGds9I/AAAAAAAAEnk/KCw5su_dRfQ/s72-c/HL.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-5476105462648777293</id><published>2011-08-19T20:52:00.001+07:00</published><updated>2011-08-19T20:52:09.600+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cikampek'/><title type='text'>Calo Proyek, LSM/Ormas Diminta Bubar Oleh KNPI</title><content type='html'>CIKAMPEK, RAKA - Wakil Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Karawang, Asep Kurniawan SH, meminta aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) maupun Organisasi Kemasyarakatan (ormas) yang meminta ataupun menerima proyek dari pemerintah daerah untuk membubarkan diri, karena hal tersebut telah menciderai idealisme dan tupoksi aktivis, LSM/Ormas sebagai sosial kontrol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti telah diberitakan RAKA sebelumnya, ada aktivis LSM/Ormas yang diindikasikan telah menjadi calo proyek di dinas-dinas. Menanggapi pemberitaan tersebut, Asep mengaku kecewa dengan aktivis yang melakukan hal tersebut. Pasalnya, perilaku tersebut telah mencoreng nama aktivis dan menciderai perjuangan aktivis yang memang benar-benar memegang teguh idealisme dan memerankan tupoksinya dengan sebaik mungkin. "Sepengetahuan saya, LSM/ormas itu tupoksinya adalah melakukan kontrol sosial, bukan jadi calo proyek. Ini telah mencoreng teman-teman aktivis yang lain yang memang benar-benar memegang teguh idealisme dan menjungjung tinggi nilai-nilai keadilan," katanya pada RAKA, Kamis (18/8) kemarin.&lt;br /&gt;Dijelaskannya, LSM/Ormas, memiliki tugas dan fungsi untuk melakukan kontrol sosial pada pemerintah daerah, melakukan kritik serta memberikan kontribusi pemikiran dan mengkonsep pembangunan daerah untuk disodorkan pada pemerintah daerah, agar lebih baik dan dirasakan oleh masyarakat tanpa pamrih atau iming-iming sesuatu. "Bukannya menyuarakan keadalian, mengkritisi pemerintah, tapi setelah itu meminta proyek pada pemerintah daerah melalui dinas-dinas yang ada. LSM atau ormas seperti itu tidak benar dan menyalahi tupoksinya sebagai kontrol sosial. Menjadi jembatan perusahaan untuk meloloskannya di dinas, itu broker atau calo, bukan aktivis. Kalau ada yang demikian, lebih baik bubar saja, dan diganti dengan CV ataupun perusahaan. Itu lebih elegan dan tidak menciderai nama aktivis," tegasnya.&lt;br /&gt;Asep juga meminta pemerintah daerah melalui dinas-dinas yang ada, bekerja profesional dan proporsional. Jangan memberikan suatu pekerjaan pada orang ataupun lembaga yang memang tidak memiliki kredibilitas. "Jangan mentang-mentang ada yang datang dengan membawa ormas atau LSM tertentu jadi takut. Tetap saja bekerja secara profesional dan proporsional, sesuai dengan tupoksinya. Saya meminta agar LSM/ormas untuk kembali pada flatpomnya, sebagai sosial kontrol. Lakukan kritik yang membangun, dengan objektif dan tanpa pamrih, jangan menakut-nakuti pemerintah untuk mendapatkan proyek," terangnya.&lt;br /&gt;Hal senada juga dikemukakan oleh Sekretaris Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Karawang, Fadludin SE, pemerintah untuk tetap selektif dalam memberikan pekerjaan untuk mengerjakan proyek-proyek di lingkungan pemerintah daerah. Jangan sampai diberikan pada lembaga ataupun orang yang memang tidak memiliki kemampuan untuk mengerjakannya. Dia juga meminta agar aktivis LSM/ormas untuk tetap menjaga idealismenya dan tidak melangkah terlalu jauh. "Kalau memang ada proyek pengerjaan, berikan saja pada perusahaan yang memang benar-benar memiliki kemampuan, jangan diberikan pada aktivis LSM atau ormas. Terbukti, jembatan alun-alun yang katanya konsultan pembangunannya adalah dari aktivis, sampai sekarang terbengkalai, pengerjaannya terhenti dan tidak tahu kapan selesainya," pungkasnya.(asy)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-5476105462648777293?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/5476105462648777293/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/calo-proyek-lsmormas-diminta-bubar-oleh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/5476105462648777293'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/5476105462648777293'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/calo-proyek-lsmormas-diminta-bubar-oleh.html' title='Calo Proyek, LSM/Ormas Diminta Bubar Oleh KNPI'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-6687151451062230884</id><published>2011-08-19T20:50:00.001+07:00</published><updated>2011-08-19T20:50:57.315+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cikampek'/><title type='text'>Pemateri : Banyak Remaja Tak Kenal Allah</title><content type='html'>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-jw3Q2Z_QFHw/Tk5qFN27PPI/AAAAAAAAEng/GEFbse3HPZw/s1600/BAWAH.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="239" src="http://4.bp.blogspot.com/-jw3Q2Z_QFHw/Tk5qFN27PPI/AAAAAAAAEng/GEFbse3HPZw/s320/BAWAH.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;ANTUSIAS : Ratusan pelajar terlihat &lt;br /&gt;antusias mengikuti pelatihan psikologi &lt;br /&gt;dasar di Masjid Hidayatussalam, &lt;br /&gt;Sukaseuri, Kotabaru, kemarin.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;KOTABARU, RAKA - Sebanyak 250 pelajar tingkat SMP dan SMA di Kotabaru, mengikuti pelatihan psikologi dasar yang digelar Dewan Kemakmuran Mesjid (DKM) Hidayatussalam, Sukaseuri, Kotabaru, Kamis (18/8) kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelatihan tersebut untuk memberikan pemahamanan mengenai keagamaan pada siswa, agar mereka paham tentang nilai-nilai keagamaan dan dijalankannya dalam kehidupan sehari-hari. "Awalnya kami merasa cemas dengan kemajuan teknologi yang tidak jarang disalahgunakan, dan pergaulan remaja sekarang ini yang banyak jauh dari agama. Bahkan, pada umumnya mereka tidak mengenal Allah, mereka hanya tahu nama saja dan tidak mengenal jati dirinya. Atas dasar tersebut kami berinisiatif mengadakan pelatihan psikologi ini. Kami sengaja menggunakan nama pelatihan psikologi, karena memang tentang kejiwaan, juga supaya pesertanya luas, dari semua kalangan, tidak hanya muslim. Peserta dari Pamor, PGRI, Taman Siswa dan&amp;nbsp; Tri Mitra," kata penyaji materi, H Heru Priyono, saat ditemui RAKA.&lt;br /&gt;Heru melanjutkan, pelatihan tersebut merupakan tahun keempat yang telah diselenggarakan dan telah memiliki alumni sekitar 3.600 orang. Melalui kegiatan tersebut dia mengajak siswa untuk lebih tahu lagi tentang agama, terutama Islam. "Selama ini mereka hidup di bawah naungan Islam, tapi mereka tidak tahu apa itu Islam. Saya coba mereka bawa dulu keluar, lalu secara perlahan mereka diberikan pemahaman dan diajak masuk kembali. Sehingga mereka tahu kenapa Allah menciptakan kita? tentang kekuasaan Allah. Dari mana mereka tahu, ya dari ciptaannya. Karena sekarang sudah masuk zamannya teknologi. Materi yang saya sajikan juga melalui teknologi dengan audio visual, supaya mereka bisa paham," terangnya.&lt;br /&gt;Diteruskannya, sejauh ini siswa cukup mengerti mengenai pemahaman tentang keagamaan. Dia mengharapkan kegiatan tersebut terus berkesinambungan dan dilanjutkan oleh guru serta orang tua mereka, agar kedepan memiliki generasi bangsa yang handal dan memiliki keseimbangan antara intelektual dan spiritual. "Alhamdulillah sejauh ini mereka mengerti apa yang telah disampaikan. Ini hanya sebuah proses, untuk mencapainya perlu pendamping, yaitu guru. Saya berharap bisa berkesinambungan, guru bisa melanjutkannya di sekolah. Jadi pelatihan seperti ini tidak perlu dilakukan di sini. Kami juga berharap di tempat lain bisa mengadakan kegiatan seperti ini, agar generasi muda khususnya masyarakat memiliki pemahaman keagamaan yang mendalam," ucapnya.&lt;br /&gt;Ditemui di tempat yang sama, Kesiswaan SMK Panca Moral (Pamor) Cikampek, Sam Syahid, menuturkan, pelatihan seperti itu harus banyak dilakukan agar siswa memiliki keseimbangan spritual dan intelektual. Karena tanpa ada keseimbangan tersebut, diyakininya tidak akan menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas. Bahkan lanjut dia, kegiatan tersebut harus diikuti oleh guru dan juga masyarakat, karena manfaatnya bisa dirasakan. "Siswa dari kelas 1 sampai kelas 3 saya ikut sertakan, ini bagus bagi mereka. Bagi saya belajar itu tidak mesti soal akal atau menjadi pintar, tapi juga tentang spritual. Karena percuma pintar juga kalau tidak mendalami agama, jadinya akan sombong kan. Kedepan akan kami lakukan secara inten kegiatan seperti ini," pungkasnya.(asy)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-6687151451062230884?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/6687151451062230884/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/pemateri-banyak-remaja-tak-kenal-allah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/6687151451062230884'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/6687151451062230884'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/pemateri-banyak-remaja-tak-kenal-allah.html' title='Pemateri : Banyak Remaja Tak Kenal Allah'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-jw3Q2Z_QFHw/Tk5qFN27PPI/AAAAAAAAEng/GEFbse3HPZw/s72-c/BAWAH.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-7866399236588856886</id><published>2011-08-19T20:48:00.003+07:00</published><updated>2011-08-19T20:48:50.277+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Purwakarta'/><title type='text'>Fantastis, Anggaran Pilkada Rp 23 Miliar</title><content type='html'>&lt;b&gt;-Sudah Diusulkan KPUD ke Pemkab Purwakarta&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PURWAKARTA, RAKA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purwakarta telah mengajukan anggaran untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Purwakarta pada 2013 mendatang. Ajuan anggaran tersebut mencapai sebesar Rp 23 miliar. Anggaran tersebut, hampir sama dengan penggunaan anggaran Pilkada Karawang 2010 yang nota bene jumlah pemilihnya hampir tiga kali lipat dari jumlah pemilih di Kabupaten Purwakarta.&lt;br /&gt;KPUD menyatakan, besaran anggaran pilkada itu juga sebagai asumsi Pilkada dilakukan dua putaran. Menurut Ketua KPUD Purwakarta Deni Ahmad Haidar, ajuan anggaran Pilkada Purwakarta 2013 itu telah diajukan ke Pemerintah Kabupaten Purwakarta dua pekan kemarin. Kendati demikian, pemerintah telah merespon ajuan tersebut.&lt;br /&gt;Menyusul pada Kamis (18/8) kemarin, KPUD bersama Bapeda Kabupaten Purwakarta melakukan pertemuan awal membahas masalah tersebut. "Rencananya, sore ini kita ada pertemuan dengan Bapeda soal ini," kata Deni kepada Radar di ruang kerjanya, kemarin.&lt;br /&gt;Di kesempatan ini, Deni meminta pengajuan anggaran akan mendapat prioritas dari Pemerintah. Sebab besaran anggaran itu seluruhnya tercover dari APBD PUrwakarta. Sementara, anggaran pusat tidak ada, jika pun ada hanya anggaran rutin saja. Sehingga, Deni berharap pertemuan dengan Bapeda itu bisa terjalin komunikasi baik. "Semua anggaran tercover APBD. Oleh karenanya, pada 2012 nanti Pemkab sudah mengalokasikannya," jelas dia.&lt;br /&gt;Ditambahkan Deni, ajuan anggaran sebesar Rp 23 miliar ini dibagi menjadi dua tahap. Dimana untuk putaran pertama KPUD merinci anggaran sebesar Rp 15 miliar. Sedangkan putaran kedua sekitar Rp 6 miliar.&lt;br /&gt;Kendati demikian, keseluruhan anggaran sebagian besar akan digunakan untuk honor petugas. Sisanya akan dialokasikan untuk pembelian perlengkapan. "Jadi lebih banyak untuk honor petugas atau sekitar 75 persennya. Sementara 25 persen pembelian perlengkapan," jelasnya.&lt;br /&gt;Terkait waktu penyelenggaraan, hingga saat ini belum bisa ditetapkan. Namun Deni memperkirakan pada Juli tahun 2012, KPUD sudah memasuki memasuki tahapan persiapan. (ton)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-7866399236588856886?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/7866399236588856886/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/fantastis-anggaran-pilkada-rp-23-miliar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/7866399236588856886'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/7866399236588856886'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/fantastis-anggaran-pilkada-rp-23-miliar.html' title='Fantastis, Anggaran Pilkada Rp 23 Miliar'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-2284533530852792757</id><published>2011-08-19T20:48:00.001+07:00</published><updated>2011-08-19T20:48:01.506+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Purwakarta'/><title type='text'>Lapangan Tembak Polres Terbakar</title><content type='html'>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-7Hu30P4kqGA/Tk5pf39M0kI/AAAAAAAAEnc/j0UvjhgTOLY/s1600/bawah+HL.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://2.bp.blogspot.com/-7Hu30P4kqGA/Tk5pf39M0kI/AAAAAAAAEnc/j0UvjhgTOLY/s320/bawah+HL.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Warga berkerumun tak jauh dari lokasi&lt;br /&gt; lapang tembak Polres Purwakarta.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;PURWAKARTA, RAKA - Kebakaran hebat hingga mengakibatkan kepulan asap tebal pekat terjadi di sebuah lapangan tembak Polres Purwakarta, Kamis (18/8) sore. Kendati tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun dua mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Purwakarta terpaksa harus diterjunkan di lokasi ini.&lt;br /&gt;Beruntungnya, tim petugas kebakaran akhirnya bisa menjinakkan api sekitar 20 menit setelah kejadian. Berdasarkan informasi, menyatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Kebakaran itu juga diakibatkan karena terbakarnya tumpukan ban bekas yang berada di lokasi ini. Ban-ban itu biasa digunakan sebagai latihan menembak.&lt;br /&gt;Namun api yang sempat membumbung tinggi dan menghembohkan masyarakat khususnya di Kecamatan Purwakarta mengundang perhatian masyarakat. Puluhan masyarakat sekejap pun terlihat menghampiri lokasi kejadian.&lt;br /&gt;Sementara masyarakat yang berada jauh dari lokasi itu sebelumnya sempat menduga, kejadian ini akibat ada rumah atau gedung yang terbakar. "Gedung kebakaran, asapnya sampai juga sampai tinggi seperti ini," ujar Andi Warga Ciseuereuh.&lt;br /&gt;Andi yang sempat penasaran itu akhirnya berusaha mendatangi lokasi kejadian. "Ternyata kebakaran ban di lapangan tembak," sambungnya.&lt;br /&gt;Seorang Petugas Kepolisian Polres Purwakarta saat ditemui wartawan di lokasi kejadian mengatakan, kejadian itu diduga karena ada seseorang yang telah melakukan pembakaran tumpukan ban bekas yang berada di lokasi. Namun untuk memastikan dugaan ini pihaknya akan melakukan penyelidikan. "Ban ban bekas ini biasa digunakan untuk latihan menembak," ujar dia. (ton)&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-2284533530852792757?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/2284533530852792757/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/lapangan-tembak-polres-terbakar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/2284533530852792757'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/2284533530852792757'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/lapangan-tembak-polres-terbakar.html' title='Lapangan Tembak Polres Terbakar'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-7Hu30P4kqGA/Tk5pf39M0kI/AAAAAAAAEnc/j0UvjhgTOLY/s72-c/bawah+HL.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-3507795706004235294</id><published>2011-08-19T20:46:00.001+07:00</published><updated>2011-08-19T20:46:18.394+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Purwakarta'/><title type='text'>Dilaporkan Hilang, Kolektor Dibunuh</title><content type='html'>PURWAKARTA, RAKA - Dena Pujiana (23), pegawai bagian kolektor perusahaan leasing Otto Finance Purwakarta yang hilang sejak pekan lalu ditemukan sudah menjadi mayat, Kamis (18/8) sore, di Perkebunan Abaka di Kampung/Desa Cirendeu, Kecamatan Campaka, Purwakarta. Hingga sekarang, petugas masih memburu pelaku yang diduga telah menghabisi nyawa korban.&lt;br /&gt;Kapolres Purwakarta AKBP Bachtiar UP kepada wartawan, Kamis (18/8) malam, membenarkan adanya penemuan mayat yang diduga merupakan pegawai perusahaan leasing yang hilang pekan lalu. Menurutnya, seorang saksi yang kebetulan melintas di lokasi kejadian mencium bau yang menyengat hidung. "Ketika dicari baru itu ternyata berasal dari sesosok mayat yang tergeletak di kebun Abaka tersebut," kata Bakhtiar UP.&lt;br /&gt;Kapolres menambahkan, saat dilakukan pemeriksaan sementara terdapat luka seperti bekas pukulan di kepala. Diduga korban dihabisi dengan cara dipukul sebelum dibuang ke kebun Abaka. Pihaknya berjanji dalam waktu yang tidak lama, jajarannya dapat mengungkapkan kasus termasuk membekuk pelaku yang telah menghabisi pegawai bagian kolektor perusahaan leasing tersebut.&lt;br /&gt;Suharna, ayah Dena Pujiana ketika dihubungi mengaku terpukul atas peristiwa yang menimpa anaknya tersebut. Menurutnya, setelah menerima kabar adanya penemuan mayat yang diduga anaknya itu, dirinya langsung bergegas ke lokasi kejadian di kebun Abaka Cirendeu, Kecamatan Campaka, Purwakarta. "Saat ditemukan gantungan nama (ID card) milik Dena masih menggantung di lehernya. Sedangkan sepeda motor Yamaha Vixon tidak berada di dekatnya," katanya. (nos)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-3507795706004235294?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/3507795706004235294/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/dilaporkan-hilang-kolektor-dibunuh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/3507795706004235294'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/3507795706004235294'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/dilaporkan-hilang-kolektor-dibunuh.html' title='Dilaporkan Hilang, Kolektor Dibunuh'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-3907040199747335467</id><published>2011-08-19T20:45:00.005+07:00</published><updated>2011-08-19T20:45:51.940+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Purwakarta'/><title type='text'>PAW Anggota Fraksi PDIP Hampir Kelar</title><content type='html'>PURWAKARTA, RAKA - Pengajuan pergantian antar waktu (PAW) anggota DPRD Purwakarta dari Fraksi PDIP Yeti N sudah sampai ke meja Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Selanjutya, diagendakan pada pekan depan sudah terlampir di Sekretariat DPRD Purwakarta.&lt;br /&gt;Demikian disampaikan anggota DPRD Jabar Deden Darmansyah ketika dihubungi Radar, kemarin. "Sudah di meja gubernur, tinggal tandatangan saja. Mudah-mudahan pekan depan sudah di bagian Sekwan," kata Deden, menjelaskan proses PAW yang tengah ditempuh kader PDIP Kabupaten Purwakarta, Yeti.&lt;br /&gt;Dihubungi terpisah, kepada Radar Yati mengamini proses PAW yang ditempuhnya untuk menggantikan Almarhum Deden Saepuloh akan dieksekusi lewat pelantikan minimal pada bulan depan. "Diagendakan bulan September pelantikannya," kata Yeti. Yeti juga menyatakan siap tampil di panggung daerah Purwakarta sebagai wakil rakyat dari partai moncong putih untuk meneruskan aspirasi masyarakat. &lt;br /&gt;Sebelumnya, Ujang Kardiwan ditemui di RM Ciganea Purwakarta menyatakan tidak ragu dengan kapabilitas pengganti Almarhum Deden Saepuloh ini. "Saudari Yeti juga merupakan kader terbaik yang dimiliki PDIP Purwakarta selain almarhum Kang Deden. Saya optimis, perannya nanti akan menambah warna di kancah dewan untuk kepentingan masyarakat," ungkap Ujang Kardiwan. (rif)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-3907040199747335467?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/3907040199747335467/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/paw-anggota-fraksi-pdip-hampir-kelar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/3907040199747335467'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/3907040199747335467'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/paw-anggota-fraksi-pdip-hampir-kelar.html' title='PAW Anggota Fraksi PDIP Hampir Kelar'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-7339024136577734757</id><published>2011-08-19T20:45:00.003+07:00</published><updated>2011-08-19T20:45:30.766+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Purwakarta'/><title type='text'>2 Pelaku Trafficking Masih Berkeliaran</title><content type='html'>PURWAKARTA, RAKA - Aktivis Purwakarta yang tergabung dalam LSM Triloka menyayangkan sikap polisi yang belum menindak dua dari empat pelaku trafficking yang ditangkap karena kedapatan mengelabui 13 orang warga Purwakarta asal Kecamatan Plered dengan mengiming-imingi menjadi TKI di Negeri Jiran Malaysia. &lt;br /&gt;Triloka menilai, tanpa ada efek jera dari lembaga hukum terhadap para pelaku trafficking yang kerap bernaung di bawah bendera sponsor tidak akan memutus rantai permasalahan TKI, termasuk di Kabupaten Purwakarta. Dewan Penasehat LSM Triloka Purwakarta Tarman Sonjaya kepada Radar mengatakan belum adanya sikap tegas lembaga hukum terhadap pelaku trafficking diyakini bakal menambah daftar panjang masalah trafficking ke depan. "Kalau memang pelaku trafficking bisa lolos tanpa kejelasan, tentu ini akan menjadi hal tidak baik kedepan bagi Purwakarta," tegas Tarman.&lt;br /&gt;Apa yang diutarakan Triloka, lanjut Tarman, bukan tanpa alasan. Triloka yang sejak bulan Mei 2011 sudah melaporkan perihal dugaan sponsor bermasalah ini kepada BNP2TKI Bandung dan mendapat respon serta terbukti pengirimannya di Negeri Jiran tak sesuai prosedur justru terkesan dimentahkan kembali atas tidak tegasnya sikap lembaga hukum setempat. "Belasan warga yang dipulangkan ini dijemput oleh Disnekertrnsos Purwakarta karena pengirimannya dianggap bermasalah di Malaysia. Dan dari laporan kami pada Mei pun responnya baik dari BNP2TKI Bandung. Tapi dengan kondisi sekarang, meski masih perlu dibuktikan, justru seakan pelaku trafiking dibawah bendera sponsor bermasalah terkesan mendapat perlindungan," kata Tarman.&lt;br /&gt;Diungkapkan, perkara dimaksud Triloka seperti terhadap So dan Bs yang keduanya adalah warga Purwakarta. Mereka sebelumnya sudah diamankan polisi karena diduga tidak mematuhi undang-Undang 29 2004 tentang pelayanan penempatan dan perlindungan TKI selain diduga terlibat persengkongkolan melakukan tindakan yang merugikan belasan warga Plered dengan mengiming-imingi pekerjaan menjadi TKI. "Kalau urusan begini bisa lolos, tentu yang terjadi akan menimbulkan kecemburuan pada pihak sponsor resmi. Belum lagi, kalau dilihat dari aspek penegak hukum yang akan dipandang loyo," jelas Tarman.&lt;br /&gt;Kecali itu, dalam upaya meluruskan kaitan ini lebih terbuka, upaya Triloka melakukan audensi bersama polisi Kamis (18/8) malah urung dilaksanakan. Akibatnya, kejelasan informasi penanganan kasus berkenaan dengan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ini pun hingga siang kemarin masih samar selain menggantungkan pertanyaan. "Ada apa ini dengan Polisi," ungkapnya. (rif)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-7339024136577734757?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/7339024136577734757/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/2-pelaku-trafficking-masih-berkeliaran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/7339024136577734757'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/7339024136577734757'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/2-pelaku-trafficking-masih-berkeliaran.html' title='2 Pelaku Trafficking Masih Berkeliaran'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-3423366163698993721</id><published>2011-08-19T20:45:00.001+07:00</published><updated>2011-08-19T20:45:09.505+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Purwakarta'/><title type='text'>Lebaran, Dewan Tak Dapat THR</title><content type='html'>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-XOwifvZM9qg/Tk5oj8--lJI/AAAAAAAAEnY/1l_k2uYgE1k/s1600/banner.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="125" src="http://2.bp.blogspot.com/-XOwifvZM9qg/Tk5oj8--lJI/AAAAAAAAEnY/1l_k2uYgE1k/s320/banner.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Anggota DPRD Purwakarta tak mendapatkan jatah THR.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;PURWAKARTA, RAKA - Ketua DPRD Purwakarta Ucok Ujang Wardi menyatakan tidak ada pemberian tunjangan keagamaan bagi anggota dewan pada Idul Fitri tahun ini. "Sumuhun (betul). Tidak ada pembagian tunjangan hari raya (THR) untuk semua anggota dewan di Purwakarta," tulis Ucok Wardi, lewat pesan singkatnya, kemarin.&lt;br /&gt;Namun ketika ditanya mengapa alasan tunjangan keagamaan itu tak digulirkan kepada para wakil rakyat, Ucok belum merincinya. "Kondisinya belum jelas. Apalagi mengarah ke situ (THR)," singkatnya.&lt;br /&gt;Sementara kalangan akademisi di Purwakarta mengatakan kaitan THR bagi anggota dewan memang tidak tercantum dalam PP No 16/2010 mengenai kedudukan, keuangan, protokoler pimpinan dan anggota dewan.&amp;nbsp; Karenanya, kalaupun ada perguliran THR tersebut perlu ada perubahan atau revisi pada produk hukumnya. Kendati demikian, akademisi menilai bahwa secara kepatutan THR itu merupakan hak bagi setiap pekerja, termasuk juga para wakil rakyat (anggota dewan). "Mungkin diantaranya bagi mencover konstituen," kata Iwan Supriatna, akademisi lokal di Purwakarta.&lt;br /&gt;Diakui Iwan, PP 16 tersebut merupakan turunan dari PP 24. Dalam PP 24 itu, memang diatur menganai larangan anggota dewan menerima THR saat lebaran. Akan tetapi, para anggota dewan yang menjabat seumuran dengan PP 24 itu, tidak dipilih berdasarkan suara rakyat (konstituen). Sehingga, mereka tidak ada beban bila tak memberi THR kepada konstituennya.&amp;nbsp; (rif)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-3423366163698993721?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/3423366163698993721/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/lebaran-dewan-tak-dapat-thr.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/3423366163698993721'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/3423366163698993721'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/lebaran-dewan-tak-dapat-thr.html' title='Lebaran, Dewan Tak Dapat THR'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-XOwifvZM9qg/Tk5oj8--lJI/AAAAAAAAEnY/1l_k2uYgE1k/s72-c/banner.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-3132667328509394195</id><published>2011-08-19T20:42:00.001+07:00</published><updated>2011-08-19T20:42:32.060+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Purwakarta'/><title type='text'>Anggota Kadin Protes Pelantikan Ketua</title><content type='html'>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-vSLqfFKrdV8/Tk5oIfRNdHI/AAAAAAAAEnU/O0hwJ-dnvhs/s1600/HL.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/-vSLqfFKrdV8/Tk5oIfRNdHI/AAAAAAAAEnU/O0hwJ-dnvhs/s320/HL.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Para pengurus Kadin saat buka bersama, kemarin.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;PURWAKARTA, RAKA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Purwakarta telah memilih Yan Sahri sebagai ketuanya untuk periode 2010-2016. &lt;br /&gt;Namun ketua terpilih ini mengalami kendala saat akan dilakukan pelantikan. Pasalnya, saat pelantikan itu dilaksanakan belum lama ini, sejumlah tim formatur Kadin serta anggota Kadin lainnya memilih tidak hadir dalam pelantikan tersebut.&lt;br /&gt;Akibatnya, bukan saja pelantikan ini minim peserta. Sebab mereka juga mengaku kecewa karena pelantikan dinilai tidak sesuai mekanisme. "Jadi buat apa kami dibentuk sementara kami tidak dilibatkan," kata seorang anggota Kadin kepada Radar, kemarin.&lt;br /&gt;Sejumlah anggota Kadin yang terdiri dari Dewan Pertimbangan, Pimpinan sidang dan Penanggungjawab Muskab Kadin berkumpul di Rumah Makan Pondok Hijau, Kamis (18/7) sore. Acara kumpul bareng dengan tujuan membahas soal tersebut, juga sekaligus diselipi acara buka puasa bersama. "Maka tujuan kami di sini pun untuk membahas soal ini, termasuk solusinya," jelas dia.&lt;br /&gt;Dijelaskannya, Tim Formatur merupakan tim yang di bentuk oleh ketua Kadin setelah dia dinyatakan terpilih menjadi Ketua. Tim yang berjumlah 5 orang ini memiliki fungsi untuk membentuk kepengurusan. Namun Tim Formatur yang diberikan kesempatan bekerja selama 14 hari setelah pemilihan, hingga Kemarin belum sekalipun melakukan rapat kerja.&lt;br /&gt;Karenanya bagi dia, pelantikan Ketua Kadin yang tanpa koordinasi itu dianggap terlalu tergesa-gesa. "Padahal keberadaan kami disini harus menaati aturan organisasi, jika ini tidak dilaksanakan bagaimana hasilnya," sambungnya.&lt;br /&gt;Sementara itu, Iwan Torana sebagai pimpinan sidang pada Mukab yang juga turut hadir dalam acara ini, menyayangkan peristiwa gagalnya pelantikan ketua Kadin. Tapi kata Iwan, sebelum pelantikan itu digelar memang ada beberapa tahapan yang harus dilaksanakan, diantaranya membentuk kepngurusan. "Maka kami sebenarnya prihatin dengan gagalnya pelantikan itu. Tapi kami juga sangat menyayangkan pelantikan itu digelar, sebab memang ada mekanisme yang harus dilakukan terlebih dahulu," kata Iwan Torana. Iwan menambahkan, pertemuan sejumlah anggota Kadin ini juga untuk mencari solusi atas soal tersebut. Bahkan, kata IWan, hasil dari keputusan ini akan segera dilayangkan ke Kadin Jawa Barat. "Kami pun berharap ke depan ada solusi terbaik," katanya. (ton)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-3132667328509394195?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/3132667328509394195/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/anggota-kadin-protes-pelantikan-ketua.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/3132667328509394195'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/3132667328509394195'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/anggota-kadin-protes-pelantikan-ketua.html' title='Anggota Kadin Protes Pelantikan Ketua'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-vSLqfFKrdV8/Tk5oIfRNdHI/AAAAAAAAEnU/O0hwJ-dnvhs/s72-c/HL.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-2932401372045437387</id><published>2011-08-19T20:40:00.003+07:00</published><updated>2011-08-19T20:40:58.197+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis'/><title type='text'>Inovasi Terbaru Tri, Tak Perlu Registrasi</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-dQLjCuxUJbM/Tk5n2WlxpzI/AAAAAAAAEnQ/SM_jbvSluiE/s1600/HL.BMP" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-dQLjCuxUJbM/Tk5n2WlxpzI/AAAAAAAAEnQ/SM_jbvSluiE/s1600/HL.BMP" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;KARAWANG,RAKA - Operator GSM 3 (Tri) dari PT Huthcison CP Telecomunication memperkenalkan layanan inovatif bernama PakeTri yakni voucher berisi paket layanan dengan berbagai bonus, saat Gathering bersama retail di Karawang, kemarin malam. PaketTri ini sebelumnya sudah dilaunching secara nasional. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskan bahwa keunggulan dari produk ini adalah simplicity dan transparansi. "Terobosannya, PakeTri tidak perlu proses registrasi seperti produk lainnya. Selain itu, tidak ada autorenewal ketika paket berakhir. Jadi semua kontrol ada pada pelanggan," kata Deputy GM Channel &amp;amp; Distribution Regional Jabodetabek, Josef&amp;nbsp; Imanto Abbry,S disela-sela Gathering retailer Karawang, di RM Aneka Baru, Karawang, kemarin malam.&lt;br /&gt;Josef&amp;nbsp; menjelaskan, ketika PakeTri berakhir, maka tarif penggunaan telepon seluler akan kembali ke tarif dasar kartu Tri. Ketika memakai PakeTri, pengguna juga tidak kehilangan saldo atau benefit dari kartu perdana Tri yang sebelumnya dipakai. Justru menambah benefit. Salah satu paket unggulan PakeTri adalah PakeTri All in One. "Paket ini seharga Rp 10.000 dengan masa berlaku 10 hari. Kita bisa mendapatkan 5000 menit panggilan, 50.000 SMS, dan 30 MB akses data internet," tambah Josef.&lt;br /&gt;Selain itu, pengguna juga bisa mendapatkan bonus makan pizza di Pizza Hut. Paket bisa langsung dipakai setelah mengisi kode pengisian PakeTri dan menerima SMS konfirmasi. Paket bisa dinikmati mulai pukul 00.00-18.00 dengan pemakaian wajar, yaitu 500 menit panggilan, 5000 SMS, dan 3 MB akses data per harinya. Jika berlebihan, pengguna akan dikenai tarif dasar kartu perdana.&lt;br /&gt;Peluncuran PakeTri adalah salah satu rangkaian memberikan keuntungan bagi pengguna di masa bulan Ramadhan hingga Oktober mendatang. "Dengan paket ini, apalagi dengan waktu penggunaannya yang pas, pengguna Tri bisa menikmati keuntungan melakukan panggilan, SMS, atau internetan sepuasnya," kata Josef.&lt;br /&gt;Sementara, menyambut Lebaran, Josef&amp;nbsp; mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan dan sudah belajar dari tahun lalu. Meski demikian, ia tak menguraikan langkah detail dalam mengatasi lonjakan itu.&amp;nbsp; Tri sendiri mengadakan Gathering merupakan kegiatan rutin yang digelar dengan retail ataupun En User di Karawang.&lt;br /&gt;Kegiatan Gathering ini dijadikan sebagai ajang untuk bersilahturahmi ataupun untuk memberikan inforamsi terbaru yang ada di Tri. ”Kebetulan saat ini bulan puasa, kegiatan Gathering ini juga selain silahturahmi juga ditutup dengan buka puasa bersama,” kata Brancah Manager Tri Karawang-Cikarang, Murni Adi Wibowo. (dri)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-2932401372045437387?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/2932401372045437387/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/inovasi-terbaru-tri-tak-perlu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/2932401372045437387'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/2932401372045437387'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/inovasi-terbaru-tri-tak-perlu.html' title='Inovasi Terbaru Tri, Tak Perlu Registrasi'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-dQLjCuxUJbM/Tk5n2WlxpzI/AAAAAAAAEnQ/SM_jbvSluiE/s72-c/HL.BMP' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-3719901320481765441</id><published>2011-08-19T20:40:00.001+07:00</published><updated>2011-08-19T20:40:07.770+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis'/><title type='text'>Toserba Luncurkan Promo Belanja Murah</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-afS9CmSq1mo/Tk5npCdOpdI/AAAAAAAAEnM/-zLaqq5zFjw/s1600/BAWAH.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://1.bp.blogspot.com/-afS9CmSq1mo/Tk5npCdOpdI/AAAAAAAAEnM/-zLaqq5zFjw/s320/BAWAH.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;CIKAMPEK,RAKA - Toserba Yogya Cikampek meluncurkan promo belanja murah dengan diskon 20 persen untuk semua produk fashion dan 5 persen khusus produk supermarket. Promo yang diluncurkan dalam rangka menyambut lebaran ini hanya berlangsung hingga 21 Agustus mendatang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sejak akhir pekan yang lalu, masyarakat semakin dimanjakan promo-promo disetiap pusat perbelanjaan. Tidak heran, Costumer berbondong- bondong menyerbu setiap pusat perbelanjaan untuk memanfaatkan diskon yang ditawarkan. Dalam hal ini, tidak ketinggalan Toserba Yogya Cikampek memberikan diskon Lebaran diluar diskon yang sudah ada. ”Hari Lebaran menjadi hari istimewa bagi umat Muslim,untuk itu Toserba Yogya memberikan harga spesial Lebaran.Diskon yang ditawarkan ini diluar diskon yang sudah ada.Sehingga pengunjung bisa menikmati diskon yang doauble,” ungkap Supervisor Promotion Toserba Yogya, Fikri Hanzari Akbar,saat dikunjungi RAKA, kemarin ditokonya.&lt;br /&gt;Tambah Fikri, Toserba Yogya juga menawarkan belanja sambil ngabuburit dari mulai minuman, makanan, hingga pakaian untuk menyambut hari Lebaran tersedia di Torserba Yogya Cikampek.Dalam hal ini juga, Yogya menawarkan&amp;nbsp; kebutuhan. Seperti fashion, Supermarket dengan layanan yang nyaman, ramah dan aman. &lt;br /&gt;Selain itu,kualitas yang ada di Toserba Yogya jauh lebih baik jika dibanding lain yang sejenis. ”Anda bisa shopping disore hari untuk membuat waktu berjalan tanpa terasa, dehingga waktu buka tidak terasa dan anda bisa melakukan buka puasa makan minum di Toserba Yogya Cikampek,” jelasnya.&lt;br /&gt;Para pelanggan setia Toserba Yogya telah mengenal baik kualitas produk, harga, dan pelayanan yang disediakan peritel terbesar di Jawa Barat ini ,mereka tetap memilih untuk berbelanja disana, kendatipun banyak pilihan lain menanti di hadapan mereka. &lt;br /&gt;Pada kesempatan akhir pekan kali ini, Toserba Yogya Group mengadakan promo Ngabuburit Sale dimana semua koleksi Fashion mereka tawarkan dengan potongan diskon 20 Persen. &lt;br /&gt;Di seluruh cabang fashion Toserba Yogya. Sambil tetap menjalankan Ibadah Puasa, kita dapat meluangkan waktu sejenak untuk menikmati koleksi produk Fashion yang ditawarkan ini. Beragam warna dan corak telah tersedia disana, untuk menemani kita di Hari Kemenangan nanti atau sekedar mewarnai suasana santai saat liburan bersama keluarga tercinta. Semua ini bisa Anda dapatkan dengan mengunjungi Toserba Yogya Cikampek. (dri)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-3719901320481765441?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/3719901320481765441/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/toserba-luncurkan-promo-belanja-murah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/3719901320481765441'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/3719901320481765441'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/toserba-luncurkan-promo-belanja-murah.html' title='Toserba Luncurkan Promo Belanja Murah'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-afS9CmSq1mo/Tk5npCdOpdI/AAAAAAAAEnM/-zLaqq5zFjw/s72-c/BAWAH.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-6137767186177533750</id><published>2011-08-19T20:39:00.001+07:00</published><updated>2011-08-19T20:39:24.558+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis'/><title type='text'>Dadan Saepudin Nugroho: Kuncinya Disiplin</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-uwXcynVQJBk/Tk5na-QZYCI/AAAAAAAAEnI/lfjaE_8x29c/s1600/PROFIL.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://2.bp.blogspot.com/-uwXcynVQJBk/Tk5na-QZYCI/AAAAAAAAEnI/lfjaE_8x29c/s320/PROFIL.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;SEJAK usia remaja, Dadan Saepudin Nugroho terbiasa hidup dalam suasana penuh kedisiplinan. Gemblengan dari pekerjaan yang ia lakoni sejak remaja hingga lulus kuliah membuatnya tangguh menjalani kehidupan. Kreativitas yang lahir dari sikap disiplin membuat dirinya “mudah” dalam menghadapi berbagai persoalan yang menghimpit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun demikian, pendidikan disiplin tidak serta merta diperoleh Dadan begitu saja. Pengalaman bekerjanya yang membentuk ia disiplin dalam setiap pekerjaanya. Dadan saat ini dipercaya menjadi Supervisor Promotion Toserba Yogya Cikampek. Dengan pengalaman yang dimiliki, Dadan yakin bisa meski secara faktual ia belum memiliki kerja dibidang yang sama. &lt;br /&gt;Pria, asal Ciamis yang menempuh pendidikan formal hingga SMA disana itu, mengaku sejak kuliah sudah bekerja secara serius diberbagai bidang. Seperti pusat perbelanjaan, radio hingga yang lain. Dengan prinsip disiplin dan tidak suka menunda-nunda pekerjaan itu diusia mudanya ia sudah dipercaya menjadi pemimpin meski baru lulus kuliah tapi ia sudah menjadi Supervisor.&lt;br /&gt;Dadan mengaku, meski kepemimpinan dan sikapnya banyak yang bilang jutek atau kaya judes padahal tidak seperti itu. ”Saya orangnya hanya disiplin dan tidak suka menunda- nunda pekerjaan.Kalau bisa dikerjakan ya kenapa tidak,” tegas Dadan.&lt;br /&gt;Alumni STKIP Subang itu, mengaku siap membawa Toserba Yogya menjadi pusat shooping yang pamiliar di masyarakat Cikampek dan sekitarnya. Hal ini juga secara kualitas Toserba Yogya memiliki kelebihan dibanding yang lain. Selain berkualitas, layanan dan kenyaman Toserba Yogya Cikampek bisa dibuktikan. (dri)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-6137767186177533750?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/6137767186177533750/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/dadan-saepudin-nugroho-kuncinya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/6137767186177533750'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/6137767186177533750'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/dadan-saepudin-nugroho-kuncinya.html' title='Dadan Saepudin Nugroho: Kuncinya Disiplin'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-uwXcynVQJBk/Tk5na-QZYCI/AAAAAAAAEnI/lfjaE_8x29c/s72-c/PROFIL.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-2723045651967758963</id><published>2011-08-19T20:38:00.001+07:00</published><updated>2011-08-19T20:38:07.884+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Subang'/><title type='text'>Disnakertrans Sosialisasi THR</title><content type='html'>SUBANG, RAKA - Terkait pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) dari perusahaan kepada para karyawannya, Dinas Tenaga Kerja dan Trasmigrasi sudah menurunkan tim ke perusahaan-perusahaan di Kabupaten Subang untuk melakukan sosialiasasi THR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini diungkapkan Kadisnakertrans, Ade Rusmana Kepada RAKA, Kamis (18/8). Menurut Ade, pemantauan dilakukan terhadap 60 perusahaan, dari mulai skala marjinal sampai dengan perusahaan besar. “Bukan hanya surat, tapi Kita sudah turunkan 5 tim ke perusahaan-perusahaan, yang kita pantau 60 perusahaan. Dan berdasarkan hasil pemantauan, seluruh perusahaan yang dipantau, sudah siap untuk memberikan tunjangan hari raya,”ujar Ade.&lt;br /&gt;Menurut Ade, kesiapan yang dilakukan oleh perusahaan, bukan sekadar omong kosong, bahkan diantaranya sudah ada perusahaan yang membayarkan THR kepada para karyawannya, sejak tanggal 15 Agustus yang lalu. “Pembayaran Tunjangan Hari raya, sesuai dengan ketentuan peraturan menteri tenaga kerja nomor 4 tahun 94 bahwa seorang pekerja yang sudah menjalani masa kerja 3 bulan berturut-turut, sampai 1 tahun, opsional, 1 tahun gaji. Dan yang sudah satu tahun, mendapatkan 1 tahun gaji,”jelas Ade.&lt;br /&gt;Walaupun begitu, tambah Ade, ada perusahaan yang memberikan kebijakan lain, saat ada pekerja mereka yang belum genap 3 bulan bekerja, sudah diberikan THR. Walaupun tidak 1 bulan gaji, tapi hal tersebut sudah menjadi sebuah sinyalemen yang baik. “Karena menurut ketentuan, yang masa kerjanya belum 3 bulan, tidak mendapatkan THR, kenyataannya mereka menerima,”tambah Ade.&lt;br /&gt;Menurut Ade, 60 perusahaan yang dipantau, terdiri dari 20 perusahaan Garment, sisanya, ada perusahaan perkebunan, textil, termasuk diantaranya perusahaan menengah dan besar. Dengan keterbatasan tenaga, tambah Ade, tidak seluruh perusahaan yang ada di Kabupaten Subang, yang terpantau. “Karenanya, untuk mengantisipasi terjadinya persoalan akibat pembayaran THR ini, Kami sudah menyediakan posko pengaduan THR, kemungkinan timbul persoalan yang tidak kita pantau, silahkan mengadu ke kita dan akan kita tindak lanjuti,”tambah Ade.&lt;br /&gt;Jika ada perusahaan yang tidak membayarkan THR, menurut Ade, secara normatif, mengacu kepada undang- undang no 14 tahun 69,&amp;nbsp; di undnag-undang tersebut disebutkan sanksi bagi perusahaan yang tidak membayar THR adalah kurungan tiga bulan, atau sanksi denda sebesar Rp. 100 ribu. “itu tidak ada didalam peraturan yang baru, singkatnya, kami tidak melihat itu, kami mengharuskan agar perusahaan membayar, sebab ini merupakan kewajiban mereka,”tegas Ade. (eko)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-2723045651967758963?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/2723045651967758963/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/disnakertrans-sosialisasi-thr.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/2723045651967758963'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/2723045651967758963'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/disnakertrans-sosialisasi-thr.html' title='Disnakertrans Sosialisasi THR'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-412349890454773579</id><published>2011-08-19T20:37:00.001+07:00</published><updated>2011-08-19T20:37:51.254+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Subang'/><title type='text'>Berbuka Puasa di Hanggar Skadik 303 Tingkatkan Keimanan dan Ajang Silaturahmi</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-fcDE55lJjao/Tk5nEt_GFRI/AAAAAAAAEnE/q_PpPPc5b-E/s1600/BANNER.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://3.bp.blogspot.com/-fcDE55lJjao/Tk5nEt_GFRI/AAAAAAAAEnE/q_PpPPc5b-E/s320/BANNER.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;PIA Ardhya Garini dan siswa Wingdiktekkal mengikuti acara buka puasa bersama di Hanggar Skadik 303 Wingdiktekkal Kalijati. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai ajang silahturahmi dan mempererat hubungan serta komunikasi antar anggota dan siswa Wingdiktekkal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bulan suci Ramadhan selain sebagai bulan yang penuh ibadah bagi kaum muslimin dan muslimat guna meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT dalam upaya melatih diri untuk mampu mengendalikan hawa nafsu, juga sebagai sarana instrospeksi untuk memperbaiki berbagai kekurangan dan kesalahan yang pernah kita perbuat,”jelas Danwingdiktekkal, Kolonel Tek Agus Yulianto dalam sambutannya pada acara buka puasa bersama, Rabu kemarin.&lt;br /&gt;Pada kesempatan itu, Danwingdiktekkal mengatakan bahwa pada bulan Ramadhan ini terjadi pula suatu peristiwa yang sangat spiritual bagi umat islam yaitu peristiwa turunnya kitab suci Al-Qur’an atau yang lebih dikenal dengan peristiwa Nuzulul Qur’an yang merupakan suatu peristiwa yang sangat&amp;nbsp; penting,&amp;nbsp; baik&amp;nbsp; untuk&amp;nbsp; umat&amp;nbsp; islam&amp;nbsp; yang&amp;nbsp; telah meyakini Al-Qur’an sebagai kitab sucinya maupun oleh seluruh umat manusia di dunia ini yang telah mendapatkan nilai-nilai hidup dari ajaran Al-Qur’an.&lt;br /&gt;Sebelum berbuka puasa, anggota Wingdiktekkal diberikan siraman rohani oleh Bapak Taswa Firmansyah yang mengatakan bahwa Al-Qur’an adalah Hudan atau petunjuk hidup bagi umat manusia, karena di dalam Al-Qur’an mengandung isi aturan diantaranya Al-Qur’an mengatur hubungan manusia dengan Allah, manusia dengan manusia, dan manusia dengan makhluk lainnya. Di samping itu pula, Al-Qur’an mengatur hal yang berhubungan dengan masalah dunia dan akhirat.&lt;br /&gt;“Jika kita sebagai orang yang beragama Islam tiada kunci yang paling berharga untuk mencapai keselamatan dunia dan keselamatan kelak di akhirat, tiada lain kita harus mengikuti apa yang diperintahkan Allah SWT melalui firmanNya yaitu Al-Qur’an. Maka dengan diturunkannya Al-Qur’an oleh Allah SWT melalui Nabi Besar Muhammad SAW manusia menjadi makhluk yang memiliki derajat yang mulai dan hidup teratur. Untuk itu, manusia menjadi mulia karena hidupnya bersandar kepada Al-Qur’an dan Sunah, sebaliknya manusia hidupnya akan hina apabila dia lepas dari tuntunan Al-Qur’an.”, ungkap Bapak Taswa Firmansyah dalam siraman rohaninya. (*)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-412349890454773579?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/412349890454773579/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/berbuka-puasa-di-hanggar-skadik-303.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/412349890454773579'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/412349890454773579'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/berbuka-puasa-di-hanggar-skadik-303.html' title='Berbuka Puasa di Hanggar Skadik 303 Tingkatkan Keimanan dan Ajang Silaturahmi'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-fcDE55lJjao/Tk5nEt_GFRI/AAAAAAAAEnE/q_PpPPc5b-E/s72-c/BANNER.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5679207216648449671.post-8571604000750586257</id><published>2011-08-19T20:36:00.002+07:00</published><updated>2011-08-19T20:36:47.771+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Subang'/><title type='text'>Pantura Mulai Dilintasi Pemudik</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/--2wIlCdk54U/Tk5m2RFFLaI/AAAAAAAAEnA/caQ2IgoIYNk/s1600/DIBAWAH+HL.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="233" src="http://1.bp.blogspot.com/--2wIlCdk54U/Tk5m2RFFLaI/AAAAAAAAEnA/caQ2IgoIYNk/s320/DIBAWAH+HL.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;SUBANG, RAKA – Jalur Pantura mulai dilalui oleh pemudik kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat, Kamis (18/8). Adanya aktifitas pemudik mulai melintasi jalur Pantura Subang terlihat dari tumpukan barang bawaan diatas mobil serta pengakuan dari pemudik yang sedang istirahat disejumlah tempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti halnya dikatakan, Pujiono (50) pemudik asal Bengkulu yang didampingi Isterinya Supiati (45). Dia menjelaskan dirinya beserta dua keluarga tetangganya pulang kampung lebih awal untuk menghindari kemacetan arus mudik yang biasanya terjadi pada H-7.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;“Meskipun saya baru pertama kali pulang kampong sejak bertransmigrasi 32 tahun yang lalu namun kami telah membaca Pantura dari berita-berita di TV pada setiap hari lebaran,”jelas Pujiono ketika dikonfirmasi saat istirahat di SPBU Gempolsari, Kamis (18/8).&lt;br /&gt;Mudik pertama kali ini, dilanjutkan Pujiono, merupakan kerinduan terhadap keluarga yang ada di Lumajang Jawatimur, lantaran sejak tahun 1979 hingga 2011 belum pernah pulang sama sekali, untuk itu sejak keberangkatannya dari Bengkulu, Rabu (17/8) menuju pelabuhan Bangkahuni sesampainya di pelabuhan Merak hingga Pantura ini dipikirannya telah sampai ke kampung halamannya.&lt;br /&gt;Karena, ditambahkan Pujiono selain kerinduannya kepada keluarganya, juga rindu kepada Gunung Semeru pada tahun 1979 yang langsung ditinggalkannya karena turut dalam program pemerintah bertransmigrasi ke Bengkulu .”Saya benar-benar telah rindu pada kamupung halaman, keluarga, dan gunung semeruku yang kandas karena meletus,”tambahnya.&lt;br /&gt;Berbeda dengan pengakuan isterinya, Supiati bahwa Dia ingin segera sampai ke kampung halaman&amp;nbsp; telah rindu kepada kakaknya yang selama 32 tahun berpisah, sejak berpisah berangkat transmigrasi ke Bengkulu belum memiliki anak, sementara saat ini telah memiliki seorang anak dan seorang cucu yang ingin sekali dipamerkan kepada kakaknya dan saudara-saudaranya di kampung halaman. “Pamer harta kita kan enggak punya, namun keluargaku di Jawa akan bangga kepada kita bisa pulang bersama anak menantu dan cucu,” akunya. (pir)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5679207216648449671-8571604000750586257?l=radarkarawangnews.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/feeds/8571604000750586257/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/pantura-mulai-dilintasi-pemudik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/8571604000750586257'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5679207216648449671/posts/default/8571604000750586257'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://radarkarawangnews.blogspot.com/2011/08/pantura-mulai-dilintasi-pemudik.html' title='Pantura Mulai Dilintasi Pemudik'/><author><name>Radar Karawang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12671352097078879443</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='34' height='6' src='http://2.bp.blogspot.com/_jXMpt-FJU4U/S4fGGhWKhWI/AAAAAAAAAA8/VGQ7CC_p3Z4/S220/radar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/--2wIlCdk54U/Tk5m2RFFLaI/AAAAAAAAEnA/caQ2IgoIYNk/s72-c/DIBAWAH+HL.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
